Category: Ambon

5 Destinasi Wisata Pantai Yang Menawan Di Ambon

Ambon merupakan kota terbesar wilayah Kepulauan Maluku sekaligus ibukota Provinsi Maluku. Kita sering mendengarkan istilah Ambon Manise. Istilah ini berarti Ambon adalah kota yang cantik, manis dan tentunya penuh dengan keindahan dan sudah mengakar sejak lama sebab Ambon memang sudah cukup populer dari dulu. Kota yang kaya akan rempah-rempah ini merupakan ibukota pertama sekaligus tempat didirikannya kongsi dagang Belanda atau yang lebih kita kenal dengan sebutan “VOC”. Potensi dan kekayaan sumber daya alamnya membuat nama Ambon melejit dan sangat terkenal pada masa lampau sehingga menarik minat para saudagar-saudagar mancanegara untuk berinvestasi di sana pada masa lampau. Bahkan bangsa Cina di abad ke-7 menyebut daratan ini sebagai sebuah oasis di tengah lautan. Setelah lebih dari sepuluh abad berlalu, Ambon masih tak kehilangan pesonanya. Keindahan alamnya terhampar luas, yang menawarkan panorama pantai yang luar biasa. Kota Ambon sering dijadikan destinasi wisata para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Berikut ini 5 destinasi wisata pantai yang menawan di Ambon.

  1. Pulau Nusa Pombo

Nusa Pombo adalah surga tidak berpenghuni dan tersembunyi di perairan Maluku.  Pombo berasal dari bahasa Portugis yang mempunyai arti merpati, sehingga Pulau Pombo juga dikenal dengan nama Pulau Merpati. Di Pulau Pombo ini merupakan habitat bagi hewan endemik Maluku yaitu burung Pombo. Jika dilihat secara geografis, pulau ini berada di tengah-tengah antara Pulau Ambon dan Pulau Haruku. Tetapi secara administratif terletak di antara Pulau Ambon dan pulau Haruku yaitu di Kecamatan Salahhutu, Kabupaten Maluku Tengah. Bisa ditempuh dalam waktu satu jam dari pelabuhan di Ambon dengan menggunakan speed boat bias dengan menyewa speedboat dari Tulehu dengan tarif Rp 500.000*. Karena pulau ini tak berpenghuni maka tidak ada yang menjual makanan atau menyediakan penginapan sehingga anda sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman secukupnya. Jika ingin menginap, Anda bisa mendirikan tenda di sini.

Berbagai kegiatan yang bisa Anda lakukan di tempat wisata di Ambon ini adalah berenang, menyelam, snorkeling dan trekking keliling pulau. Pulau Nusa Pombo dikenal memilliki alam bawah laut yang kaya sehingga menjadinya sebagai tempat menyelam yang menyenangkan. Pulau Pombo terkenal dengan tempat menyelamnya yang sangat jernih didukung dengan keindahan bawah laut yang mempesona. disini dapat menyelam dan menikmati pesona wisata bawah laut yang sekaligus menjadi cagar alam mini di Kabupaten Maluku Tengah ini. Biota laut yang terdapat di kawasan ini meliputi berbagai jenis ikan, kerang, rumput laut, beragam terumbu karang, dan moluska yang berada dalam lindungan pemerintah seperti kima, lola, bia gengge dan triton trompet.

Selain memiliki kekayaan laut yang mempesona, kawasan Pulau Pombo juga telah dijadikan lokasi penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan budidaya alam bawah laut. Air laut di kawasan ini sangat jernih sehingga dasar lautnya pun dapat terlihat. Sehingga para pecinta diving akan dapat melihat keindahan terumbu karang dihiasi ikan yang melintas diantaranya. Hamparan laut biru yang jernih dan pasir putih di sepanjang pantai juga akan memanjakan mata para penelusur dan membuat berasa di surga Maluku. Tak hanya itu, atol dan rangkaian batu karang besar dan kecil mendominasi kawasan laut di Pulau Pombo. Saat air laut surut, rangkaian batu-batu karang tersebut akan muncul ke permukaan dan membentuk sebuah pemandangan yang mempesona setiap wisatawan yang menyaksikannya.

  1. Pantai Liang

Pantai yang juga disebut Pantai Hunimua terletak di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, atau sekitar 40 km dari pusat kota Ambon. ini pernah dinobatkan oleh PBB sebagai pantai terindah di Indonesia pada tahun 1991. Tentu hal ini bukan tanpa alasan, tempat wisata di Ambon ini memiliki hamparan pasir putih dipadu dengan air jernih kebiruan yang membuat Anda tak pernah bosan menikmati keindahannya. Untuk menuju ke pantai ini, cukup dengan waktu 30-45 menit dari pusat kota Ambon. Jaraknya memang tidak terlalu jauh dari pusat perkotaan, yakni hanya sekitar 40 kilometer saja.

Pantai Liang menawarkan pemandangan pantai yang masih alami dengan hamparan pasir putih berkilau terkena sinar matahari, seakan menjadi pintu masuk menuju kecantikan gradasi air laut yang biru yang selalu menggoda Anda untuk cepat-cepat berenang dan bermain air laut sepuas-puasnya. Ombak di pantai ini tidak terlalu besar sehingga cocok untuk bermain air. Jika tak ingin basah, Anda bisa berjemur di pasirnya yang landai. Selan itu, deretan pohon rindang yang berjajar di tepi pantai bisa Anda gunakan untuk berteduh sambil menikmati kuliner setempat. Sementara disepanjang garis pantai banyak ditumbuhi oleh pohon-pohon rindang yang bisa Anda manfaatkan sebagai tempat bersantai. Di Pantai Liang memang belum begitu banyak fasilitas yang tersedia seperti halnya pantai-pantai di Pulau Bali atau Pulau Lombok, Namun panorama pantai yang masih alami tidaklah kalah dengan keindahan pantai-pantai lainnya di dunia. Keheningan laut membuat Pantai Liang ini menjadi Dive Site favorit untuk dinikmati. Di pantai Liang terdapat salah satu titik penyelaman yang menjadi tempat favorit bagi para penyelam ketika berada di tanah Ambon. Wisatawan bisa melihat keindahan alam bawah laut yang dimiliki pantai ini sedalam 5 meter dengan jarak pandang normal. Pesona pantai Liang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pemberian nama Pantai Liang ini pun bukan tanpa sebab. Nama Pantai Liang diberikan setelah Anda menyelam di kedalaman lebih dari 15 meter akan menemui sebuah gua bawah air yang menakjubkan. Kapan saja bisa mengunjungi pantai Liang, tapi kalau ingin suasana yang lebih sepi, maka hindari berkunjung saat akhir pekan atau musim liburan. Begitu pun untuk dapat menikmati keindahan yang maksimal, maka dianjurkan untuk datang di bulan-bulan September-November atau April-Mei. Untuk bisa masuk Pantai Liang, Anda harus membayar 15.000 Rupiah.

  1. Pantai Natsepa

Salah satu pantai indah yang terletak di desa Suli, Maluku Tengah. Natsepa menawarkan keindahan khas pantai. Air laut di tempat wisata ini sangat jernih sehingga Anda bisa melihat ikan berenang dengan mudah. Pantai ini memiliki ciri khas pasir pantai yang berwarna putih cerah dengan ombak yang sangat tenang. Sangat cocok bagi Anda yang gemar menyepi sambil menikmati suasana kedamaian. Untuk menuju ke pantai Natsepa ini cukup mudah. Kamu bisa menggunakan transportasi umum (Rp. 5000) dari Terminal Besar di kota Ambon menuju Suli (sekitar 30 menit). Akan lebih mudah dan lebih cepat jika kamu menggunakan kendaraan pribadi (mobil atau sepeda motor) karena pantai Natsepa dekat dengan pusat kota Ambon, sekitar 18 km.

Di sini kamu bebas bermain air atau sekedar berkeliling di pesisir pantai. Di sini juga disediakan perahu untuk berkeliling dengan biaya sekitar Rp 20.000 untuk 1 jam dan merasakan sensasi memancing di laut lepas. Di pantai Natsepa juga terdapat kedai untuk menikmati keindahannya bersama keluarga, tidak jauh dari pantai sekitar 700 m kamu bisa menjumpai pasar yang menjual berbagai macam ikan segar yang langsung dibawa oleh para nelayan, jika kamu beruntung datang pada saat cuaca cerah maka kamu dapat membeli ikan dengan harga sangat murah karena harga ikan disana tergantung dengan cuaca.

Ada satu makanan khas yang bisa kita dapatkan di pantai ini, yakni rujak Natsepa. Pantai ini dikenal dengan rujak buah segarnya yang banyak dijual di sekitar pantai. Buah-buahan segar seperti mangga, jambu, nenas bercampur dengan gula merah dan kacang akan membuat para penikmatnya merasa segar setelah menikmati buah-buahan dari Rujak Natsepa. Rujak ini dimakan dengan tusuk sate sebagai penusuk buah dari rujak ini. Harga tiket masuk yang sangat murah yaitu Rp 1.000/orang dan Rp 2.500 untuk sekali parkir.

  1. Pantai Pintu Kota

Pantai pintu kota ini menjadi ikon sekaligus tempat wisata di Ambon yang banyak dikunjungi. terletak di Dusun Airlouw, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Provinsi Maluku. Jaraknya sekitar 45 menit perjalanan dari pusat kota Ambon. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang cukup populer bagi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Berbeda dengan pantai-pantai sebelumnya yang memiliki hamparan pasir untuk berjemur, pantai ini dipenuhi oleh batuan karang. Tapi bukan berarti Pantai Pintu Kota kalah cantik.

Yang menarik dari pantai ini adalah adanya sebuah tebing karang rakasa yang menjorok ke laut dengan lubang besar menyerupai sebuah pintu. Percikan air dari ombak yang menghantam tebing karang menjadi salah satu pemandangan favorit pengunjung. Selain biasa menjadi foto sampul untuk majalah wisata alam, tebing karang ini juga seringkali digunakan sebagai latar foto prewedding oleh banyak pasangan. Selain itu juga menjadi spot yang cocok untuk mereka para wisatawan yang memiliki hobi menyelam karena pemandangan bawah laut pantai ini cukup indah. Beberapa spot untuk snorkeling atau diving juga ada di kawasan pantai pintu kota ini. Untuk menuju ke spot tersebut, para wisatawan biasanya menggunakan speedboat atau perahu dari nelayan setempat.

Beberapa fasilitas juga ditawarkan untuk para wisatawan yang datang ke kawasan pantai ini. Saat berada di Pantai Pintu Kota Anda tak perlu mengkhatirkan tentang area parkir, karena disini sudah tersedia area parkir yang cukup luas dan nyaman. Di sekitar kawasan pantai juga terdapat beberapa pondokan yang bisa digunakan untuk beristirahat dan berteduh sambil menikmati keindahan pantai. Beberapa penjual makanan dan penginapan juga bisa Anda dapatkan di sekitar kawasan pantai ini. Harga Tiket Masuk Mobil – Rp. 5.000, Harga Tiket Masuk Motor – Rp. 1.000, dan Harga Tiket Retribusi – Rp. 4.000/orang, Anda sudah bisa menikmati keindahan tempat wisata di Ambon ini.

  1. Pantai Santai

Sesuai dengan namanya, pantai ini cocok sekali digunakan sebagai lokasi bersantai. Letaknya berada di Desa Latuhalat, Nusa Niwe, Ambon, berjarak sekitar 17 km dari pusat Kota Ambon. Pantai ini dapat ditempuh dengan mobil dan memakan waktu sekitar 30 menit. Kontur pantai yang landai ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang santai seperti belajar berenang. Jadi kamu yang belum bisa berenang bisa bersantai dan belajar di Pantai Santai. Tetapi jika kamu keletihan, kamu bisa tiduran-tiduran atau duduk-duduk saja di salah satu bagian yang teduh di pantai.

Bagi pecinta diving dapat menyelam dengan baik di Pantai Santai karena ada operator diving yang akan membantu petualangan menyusuri dasar perairan yang penuh dengan biota laut dan terumbu karang. Apabila Anda ingin diving di Pantai Santai maka harus melakukan pemesanan guide penyelam karena pantai‐pantai di Ambon belum begitu ramai akan jasa seperti ini. Anda banyak spot diving yang bisa dipilih di Pantai Santai dan Anda hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk sampai di sana dengan naik kapal motor. Harga yang harus dibayar ketika diving di Pantai Santai berkisar antara 300 sampai dengan 400 ribu rupiah dan sewa kapal sekitar 150 sampai dengan 200 ribu rupiah (harga ini akan menyesuaikan kondisi ekonomi di Ambon).

Jangan lupa memesan pisang goreng dan teh manis yang menjadi kuliner andalan di sini. Di sekitar pantai ini banyak tersedia penginapan untuk pengunjung yang merasa waktu sehari tak cukup untuk menikmati keindahan Pantai Santai. Harga karcis masuk lokasi pantai Rp3.000/orang sekali masuk, mobil Rp5.000 dan sepeda motor Rp3.000.

Top