Category: Bandung

5 Destinasi Wisata Alam Di Bandung

Bandung Adalah ibukota provinsi jawa barat dan merupakan salah satu kota metropolitan di indonesia. Sering disebut juga dengan sebutan Paris Van Java Indonesia atau Kota Kembang. Selain itu juga terkenal dengan Factory Outletnya. Bandung memiliki berbagai macam tepat wisata seperti wisata alam, wisata religi, wisata sejarah, dan wisata budaya. Pada kesempatan ini kita ingin membahas destinasi wisata alam yang ada di bandung. Bandung juga memiliki keindahan alam yang mempesona dan elok. Disini kita bisa merasakan sejuknya udara, ragamnya kondisi geografis, budaya yang unik dan kulinernya yang bisa menggugah selera. Berikut ini 5 destinasi wisata alam yang harus dikunjungi versi kita.

  1. Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey adalah salah satu destinasi wisata alam favorit bagi wisatawan yang berada di di pusat kawasan wisata ciwidey Jl. Raya Soreang Ciwidey, Sugihmukti, Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat, kurang lebih sekitar 50 KM arah selatan kota Bandung. Danau berbentuk kawah yang tercipta akibat letusan Gunung Patuha ini dipercaya sebagai danau mistis oleh warga setempat karena dulu setiap burung yang terbang melintas di sekitarnya pasti akan langsung mati. Akibatnya semua orang enggan untuk mendekatinya. Baru pada abad ke-19 seorang ahli botani dari Jerman mengeksplorasi area ini dan menemukan danau kawah yang amat menawan. Kawah Putih Ciwidey berada di kawasan pegunungan yang mempunyai ketinggian lebih dari 2.400 meter di atas permukaan laut. Dengan ketinggian tersebut, suhu udara di kawasan Kawah Putih tentu saja dingin dengan suhu 8 derajat Celsius sampai dengan 22 derajat Celsius, oleh karena itu jangan lupa membawa jaket atau memakai pakaian yang tebal. Kawah bekas letusan gunung purba sunda ini memiliki panorama alam indah berupa hamparan pasir putih di sekitar air kawah yang selalu berubah warna sesuai dengan kadar belerang yang terkandung, suhu, dan cuaca. Selain untuk dinikmati keindahan dan fenomena alamnya, Kawah Putih Ciwidey juga sering kali menjadi tempat kegiatan lain, seperti pengambilan gambar film, melukis, foto pengantin, sampai dengan kegiatan mendaki dan berkuda. Karena telah dikembangkan sebagai kawasan wisata, Kawah Putih mempunyai fasilitas penunjang yaitu: Area parkir yang luas, Mushola, Transportasi dari gerbang depan sampai dengan kawah, Pusat informasi, Restoran dan warung makanan, Toilet. Sedangkan untuk tarif kendaraan adalah sebagai berikut:

  • Parkir atas (mobil): 150.000 Rupiah
  • Parkir atas (motor): 35.000 Rupiah
  • Ontang-anting: 13.000 Rupiah
  • Parkir bawah (mobil): 6.000 Rupiah
  • Parkir bawah (motor): 5.000 Rupiah
  • Parkir bawah (bus): 25.000 Rupiah

Untuk harga Tiket Masuk weekday dan weekend Rp18.0000,- sedangkan untuk prewedding Rp 500.000,-. Untuk Jam Operasional kawah putih: 07.00-17.00.

  1. Stone Garden Geo Park Citatah Padalarang Bandung

Stone Garden adalah sebuah kawasan gunung batu kapur. Pada awalnya tempat ini dulu di sebut dengan nama Pasir pawon karena letaknya yang berada di wilayah Gunung Pawon. Namun saat ini lebih populer dengan nama Stone Garden. Stone Garden termasuk sebagai salahstau lokasi geowisata yang menunjukan batuan-batuan dengan bentuk artistik dari jutaan tahun lalu. Stone Garden terletak di daerah Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di Kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit Kecamatan Cipatat. Letaknya sekitar 28 KM dari Kota Bandung dan 30 KM dari Lembang. Secara geografisnya terletak di puncak Gunung Pawon yang berada pada ketinggian 709 mdpl. Untuk pergi kesana dapat memakan waktu tempuh 1 – 2 jam dari pusat kota Bandung. Apabila Anda menggunakan mobil dan perjalanan melewati jalan tol, maka akan memakan kurang dari 1 jam tapi dalam kondisi tidak macet. Perlu diketahui bahwa pintu masuk menuju kawasan wisata stone garden padalarang ini terdapat 2 jalan alternatif, yaitu:

  1. Pintu Masuk Langsung ke Stone Garden

Harga tiket masuknya jika masuk dari pintu ini, maka anda akan dikenakan biaya Rp,3.000/orang dengan tarif parkir kendaraan mobil Rp.10.000, dan motor Rp.5.000.

  1. Pintu Masuk lewat Goa Pawon

Harga tiket masuk ke kawasan Stone Garden lewat pintu masuk ini, maka setiap pengunjung diharuskan membayar sebesar Rp.6.000/orang, dan tarif parkir kendaran mobil Rp.5000.

Harga tiket masuk: Rp. 10.000/orang. Jam operasional Stone Garden ini Mulai dari 06.00-17.00. Di lokasi ini sudah terdapat beberapa fasilitas, seperti toilet, tempat peribadahan berupa mushola, serta tempat-tempat jualan berupa warung-warung sederhana yang menjajakan aneka cemilan dan mankan serta warung penjual cendera mata atau aksesoris seperti topi, kacamata dan masih banyak yang lainnya.

Stone Garden juga sering di gunakan untuk sesi pemotretan prewedding. Waktu terbaik untuk berkunjung kemari adalah pada pagi atau sore hari saat sunset. Pemandangan pada pagi hari sedikit berkabut namun udaranya masih sangat segar. Jika datang di siang hari, tempat ini bisa sangat panas karena terik matahari langsung jatuh ke kepala kamu dan juga di sini hanya terdapat pondokan kecil tempat berteduh, tidak ada pepohonan melainkan hanya batu-batu yang menjulang. Jadi tidak di sarankan datang pada siang hari kecuali kamu memang berniat untuk berjemur. Jika kamu datang pada sore hari dan sedang beruntung, kamu bisa mendapatkan bonus pemandangan sunset yang cantik. Tidak kalah dengan cantiknya sunset di Tebing Keraton.

  1. De Ranch Lembang

De Ranch merupakan salah satu tempat wisata favorit dan unik. De Ranch menawarkan suasana yang berbeda dari tempat wisata pada umumnya. De Ranch mengusung konsep ala cowboy amerika, didukung dengan udara yang segar dan sejuk khas Lembang Bandung. De Ranch pada awalnya tidak dibuat untuk tempat wisata seperti sekarang ini. Dulunya, De Ranch adalah sebuah tempat pemeliharaan dan pengembangbiakan kuda tunggang dan sapir perah. Namun karena memiliki potensi wisata yang unik, dibukalah De Ranch pada bulan Desember tahun 2007, dengan konsep wisata kuda ala koboi yang menyenangkan dan edukatif. Terletak di Jl. Maribaya No. 17, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Phone:+62 22 2785865). Untuk mencapai objek wisata the Ranch anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Untuk mencapi de ranch, hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit saja dari pusat Kota Lembang (kurang lebih 200 meter dari pertigaan pasar Lembang), dari arah Bandung setelah melewati pom bensin Lembang, silahkan belok kiri ke arah tangkuban perahu tapi langsung belok kanan memutar dan belok kiri untuk ambil jalan maribaya, kurang lebih 1 KM dari sana anda akan menemukan lokasi De Ranch Lembang di sebelah kiri jalan. Setiap wisatawan yang mengunjungi tempat wisata ini akan merasakan sensasi menjadi seorang cowboy seperti yang ada di amerika sana. setiap pengunjung mengitari lokasi De’Ranch dengan menunggang kuda lengkap memakai atribut cowboy seperti topi cowboy, baju cowboy, sepatu cowboy dan lainnya dengan ditemani oleh pemandu kuda yang berpengalaman. Lokasi yang dijelajahi meliputi peternakan kuda, peternakan sapi, perkebunan, padang rumput dan lain-lain. Selain itu juga dapat belajar untuk menunggang kuda. Anda bahkan dapat mengetahui tentang bagaimana pemeliharaan serta perawatan kuda yang baik.

Jam operasional De Ranch ini Setiap hari, Senin – Jumat : 09.00 – 17.00 WIB, Sabtu/Minggu/Libur :  08.00 – 18.00 WIB. Untuk harga tiket masuknya Selasa – Jum’at : Rp.5.000 ( Plus wellcome drink susu ), Sabtu – Minggu/Libur : Rp.5.000 dan pada hari Senin Libur. Delman: Rp 30,000, Kuda Tunggang: Rp 25,000, Triker : Rp 25,000, The Gold Hunter : Rp 20,000, Kuda Poni : Rp 25,000, Kolam Pancing : Rp 20,000, Fun Boat tarif : Rp 20,000, Balon Air : Rp 20,000, Flying Fox : Rp 20,000, Sepeda Balita : Rp 20,000, Sepeda Track : Rp 20,000, Tangkap Ikan : Rp 20,000, Mancing Anak : Rp 20,000, Loncat Anak : Rp 20,000, Panahan : Rp 20,000, Trampolin : Rp 20,000, Pony Kidz : Rp 20,000, Kidtrik : Rp 20,000, Kolam Indian Totem Web : Rp 20,000, Kuda Ayun : Rp 20,000, Peti Luncur : Rp 15,000, Riding Out : Rp 200,000, Delman Luar : Rp 40,000. De Ranch menyediakan beberapa fasilitas seperti; Factory Outlet, Restoran, Toko Oleh-oleh/Cendera mata, Pasar Tanaman Hias, Track Untuk Kursi Roda, Tempat Ibadah, Tempat Parkir, Toilet/WC, Kursus Tunggang Kuda, Kursus Merawat Kuda, Kursus Kusir, Kursus memasak Kue khas De Ranch dan Kursus Memerah susu sapi.

  1. Situ Patenggang

Situ Patenggang atau sering juga disebut Situ Patengan adalah tempat wisata di Bandung Selatan yang berupa sebuah danau. Patenggang atau Patengan adalah berarti sunda “Pateangan teangan” atau jika diartikan atau dimaknai ke dalam bahasa indonesia adalah kata kerja yang menunjukan aktifitas “saling mencari“. Danau yang berada di ketinggian lebih dari 1.600 meter di atas permukaan laut ini mempunyai pemandangan yang asri dan sejuk dengan perkebunan teh di sekitarnya. Danau yang mempunyai luas sekitar 45.000 hektar ini merupakan bagian dari cagar alam yang mempunyai luas lebih dari 123.000 hektar merupakan sebuah danau cantik yang terletak di daerah Ciwidey, Jawa Barat, tepatnya Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Di tengah-tegah danau Situ Patenggang juga terdapat Pulau Asmara dan Batu Cinta yang merupakan sebuah lokasi di tengah Situ Patenggang yang memiliki mitos dan ditandai dengan batu besar. Mitos yang beredar di masyarakat hingga kini masih banyak yang mempercayainya.

Harga tiket masuk Situ Patenggang Ciwidey Bandung:

  • Senin – Jumät

Wisatawan Lokal : Rp 18.000

Wisatawan mancanegara : Rp 135.000

  • Sabtu – Minggu (Weekend)

Wisatawan Lokal : Rp. 20.500

Wisatawan mancanegara : Rp 185.000

Sedangkan untuk Tarif Parkir di Situ Patenggang: Roda 2 : Rp 3.500, Roda 4 : Rp 11.500, Bus/Truk : Rp 22.000.

Fasilitas yang ada di Situ Patenggang yaitu; Gazebo, Toilet, Mushola, Penginapan, Area parkir, Penyewaan perahu, Sepeda air, Toko buah, Toko souvenir, Rumah makan, dan Perahu angsa. Selain berkeliling di tepi danau dan menikmati keindahan alam yang asri, Anda juga dapat melakukan kegiatan wisata berikut: Memancing, Bermain sepeda air, Mengelilingi danau dengan perahu warna-warni, Piknik di pinggir danau, Berjalan-jalan di kebun teh, Mengunjungi batu cinta, dan Mengelilingi Pulau Asmara.

  1. Wisata Alam Dago Pakar

Wisata alam Bandung Dago Pakar adalah salah satu kawasan rekreasi yang sudah sangat terkenal di Jawa Barat. Komplek Taman Hutan Ir.H Djuanda No 99, Dago Bandung Utara Jawa Barat. Dago Pakar merupakan nama lain dari Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 14 Januari 1985. Dago Pakar yang termasuk wisata alam ini kaya akan flora atau tumbuhan, terutama pohon-pohon besar. Maka dari itu, setiap pengunjung yang masuk ke kawasan ini pasti akan merasakan kesejukan udara yang pastinya tak bisa ditemukan di kota-kota besar.

Dago Pakar Bandung memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan tempat wisata di Bandung lainnya, seperti kawasan hutan raya yang masih asri rimbun dengan pepohonan yang sudah tua dan tinggi, sehingga memberikan suasana yang sangat sejuk dan sangat nyaman apabila kita melintasi kawasan hutan lindung ini. Berbagai tanaman hayati dengan segala isinya mampu memberikan sensasi rasa tenang dan nyaman bagi siapa pun yang datang ke sini. Karena keindahan alamnya yang begitu indah, Dago Pakar pun dijadikan salah satu objek wisata favorit bagi para pengunjung yang bertujuan untuk menikmati alam ataupun yang hanya ingin sekedar hiking ke sana. Selain itu Dago Pakar juga menyediakan area berkemah bagi mereka yang memang gemar camping. Selain dijadikan lokasi wisata, Dago Pakar juga memiliki fungsi lain yang bermanfaat, yaitu sebagai tempat konservasi flora dan fauna serta menjadi pusat penelitian botani. Jadi, Dago Pakar tak hanya sebagai tempat berlibur, tapi juga memberikan kontribusi positif bagi pendidikan dan kelestarian alam.

Ada beberapa lokasi tempat wisata menarik di Dago Pakar yang bisa dijadikan objek wisata seru dan dijamin mengasyikan untuk anda nikmati, seperti : Curug Dago & Batu, Prasasti Kerajaan Thailand, Panggung Terbuka, Kolam PLTA Bengkok, Monumen Ir. H. Djuanda & Gedung Informasi Taman Hutan Raya, Taman Bermain, Goa Jepang, Goa Belanda, Curug Lalay, Curug Omas Maribaya, Panorama Alam Taman Hutan Raya, dan Jogging Track ke Maribaya. Tiket Masuk kawasan wisata ini Rp 11.000/orang. Sedangkan jam operasionalnya adalah Setiap hari buka, Mulai Senin – Minggu, 08.00 – 17.00 WIB.

Top