Category: Batam

5 Destinasi Wisata Seru Di Batam

Batam merupakan kota yang terletak di propinsi Kepulauan Riau. Batam merupakan salah satu kota industri terbesar dan termaju di Indonesia. Letaknya yang strategis yaitu berada di jalur perdagangan internasional membuat Batam menjadi salah satu kota pelabuhan terpenting di Indonesia. Berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Batam juga menjadi salah satu tempat yang memiliki daya tarik wisatawan tertinggi di Indonesia. Kawasan Metropolitan Batam sendiri meliputi Pulau Batam, Rempang dan Galang  (Barelang). Kota ini mempunyai julukan sebagai Singapura tempo dulu ini merupakan salah satu daerah yang menjadi sentra industri bagi Indonesia.

Kawasan Batam adalah kawasan free trade zone, posisi tersebut membuat Pulau ini sangat ramai dikunjungi para wisatawan baik dari domestik maupun mancanegara. Tercatat bahwa pulau ini tiap tahunnya menjadi tujuan wisata kedua setelah Bali. Berbagai macam tempat wisata yang berada di kota Batam tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal namun juga dikunjungi oleh para wisatawan dari mancanegara seperti Malaysia dan Singapura. Karena Batam memiliki pesona pariwisata yang memukau bagi para pengunjungnya. Berikut beberapa daftar tempat wisata yang bisa dikunjungi saat berplesir ke kota Batam:

  1. Jembatan Barelang

Jembatan Barelang adalah ikon dan landmark Kota Batam, Jembatan ini dibangun pada masa pemerintahan presiden Bj. Habibie. Jembatan Barelang terdiri dari 6 jembatan yang menghubungkan Pulau-Pulau besar di Batam. Jembatan Barelang Batam dulunya bernama Jembatan Fisabillilah, namun masyarakat Batam lebih sering menyebutnya dengan nama Barelang singkatan dari Batam, Rempang dan Galang. Jembatan yang menghubungkan tiga wilayah metropolitan Batam ini (Batam, Rempang dan Galang) ini dibangun untuk memajukan roda ekonomi di pulau Batam. Namun ada juga sebagian orang yang menamakannya dengan “Jembatan Habibie”, karena beliau merupakan  orang yang telah memprakarsai pembangunan dari jembatan panjang ini untuk menfasilitasi ke tiga pulau tersebut yang memang sengaja dirancang untuk dikembangkan dan dijadikan sebuah kawasan industri yang masih berada di kawasan Kepulauan Riau.

Jembatan ini memiliki view yang begitu indah yaitu perpaduan antara pulau-pulau nan menghijau, bebukitan dan birunya laut. Jembatan ini menjadi tempat persinggahan favorit wisatawan di Batam. Selain itu tempat ini juga menjadi tempat favorit para wisatawan untuk mengabadikan momen di kota Batam. Jembatan dengan total panjang 2.264 meter ini terdiri dari rangkaian enam jembatan yang masing-masing diberi nama raja yang pernah berkuasa pada zaman Kerajaan Melayu Riau pada abad 15-18 Masehi. Jembatan yang pertama sekali kita temui disebut dengan nama Jembatan Tengku Fisabilillah. Jembatan kedua bernama Jembatan Narasinga yang menghubungkan Pulau Tonton dengan Pulau Nipah. Jembatan ketiga adalah Jembatan Ali Haji yang menghubungkan Pulau Nipah dengan Pulau Setokok. Jembatan keempat bernama Jembatan Sultan Zainal Abidin yang menghubungkan Pulau Setokok dengan Pulau Rempang. Jembatan kelima adalah Jembatan Tuanku Tambusai yang menghubungkan Pulau Rempang dengan Pulau Galang dan memiliki panjang lebar tinggi 385 x 245 x 31 meter. Jembatan terakhir bernama Jembatan Raja Kecil, menghubungkan Pulau Galang dengan Pulau Galang Baru.

  1. Pantai Nongsa

Pantai ini terletak di Kelurahan Sambau, Kecamatan Batam Timur, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia.  Konon, kampung nongsa merupakan pemukiman penduduk paling awal yang wujud di Batam. Nama nongsa sendiri diambil dari kata Nong Isa, nama penguasa pertama Batam yang bertahta di nongsa sekitar awal abad ke-18. Seorang tokoh Melayu yang pertama kali mengembangkan wilayah pantai ini.Pantai Nongsa juga lebih dikenal dengan nama Nongsa Tua sebuah pantai yang berpasir putih dan berair jernih terletak di sebelah Timur Laut-nya Batam. Untuk sampai di Pantai ini, para wisatawan dapat memakai jasa taksi. Kira-kira 40 menit dari pusat kota Batam dan 20 menit dari bandara kebanggaan kota Batam, yakni Bandara Hang Nadim.

Dan satu lagi keunggulan Pantai Nongsa ini, yaitu dekat dengan dermaga. Pantai Nongsa ini sangat dekat dengan pesisir pantai Singapura bagian selatan, bahkan saking dekatnya hanya perlu waktu setengah jam menggunakan perahu motor untuk pergi ke pantai selatan Singapura.  Karena jaraknya sangat dekat maka para pengunjung dapat menyaksikan langsung View Negara Singapura dan Negara Malaysia yang letaknya tepat diseberang Pantai Nongsa Pantai Nongsa ini menjadi tujuan objek wisata bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing yang datang ke sana sekedar untuk menikmati liburan ataupun menikmati keindahan alamnya. Para wisatawan dapat menyaksikan pemandangan matahari terbenam di Pantai Nongsa ini. Dan pada malam hari, anda akan disuguhkan dengan pemandangan lampu-lampu gemerlap gedung-gedung pencakar langit yang terpancar dari negara tetangga kita, Singapura.

Ada satu yang sangat menarik di kawasan Pantai Nongsa ini, yaitu sebuah pulau yang terletak di seberang Pantai Nongsa. Pulau tersebut bernama Pulau Putri yang merupakan sebuah pulau kecil yang masih menjadi bagian dari Provinsi Kepulauan Riau. Pulau Putri sendiri mempunyai keindahan alam yang tak kalah menariknya selain Pantai Nongsa. Maka wisatawan-wisatawan yang datang ke Pantai Nongsa sayang sekali rasanya apabila tidak singgah sejenak ke Pulau Putri. Pulau ini bentuknya oval memanjang kira-kira sepanjang 199 meter dengan garis tengahnya tak lebih dari 50 meter. Untuk akses kepulau ini tidaklah sulit, dengan menggunakan bot pancung biaya Rp.10.000 untuk pulang pergi kita sudah bisa sampai kepulau ini. Tiket masuk ke kawasan Pantai Nongsa ini juga sangat terjangkau, hanya dengan membayar tiket masuk seharga Rp. 9.500,- para wisatawan sudah dapat menikmati keindahan Pantai Nongsa dan keindahan alam disekitarnya. Bahkan wisata pantai ini dibuka selama 24 jam oleh pihak pengelola yang berarti tidak ada batasan waktu bagi para wisatawan apabila ingin berkunjung ke kawasan ini.

  1. Mega Wisata Ocarina

Mega Wisata Ocarina Park Batam adalah kawasan wisata terbesar di Batam dengan luas 40 hektar. Tempat Wisata di Batam ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2009, kawasan wisata ini berada di Pasir Putih, Batam Center, dan bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 15 menit dari Bandara Hang Nadim, Batam.

Mega Wisata Ocarina Park Batam memiliki fasilitas yang cukup lengkap dengan berbagai wahana permainan yang tersedia bagi anak-anak maupun orang dewasa. Salah satu wahana permainan disini yang menarik pengunjung adalah kincir raksasa. Selain kincir raksasa anda juga bisa berenang dan bermain banana boat. Objek wisata ini terletak di jalan Bunga Raya, Sadai, Bengkong, Kepulauan Riau. Selai itu juga menyediakan berbagai wahana seperti Kolam renang, Kiddy Land, Kolam Bangau, Giant Wheel Flying Fox, Patung Shio Tionghoa, 3D Movie Theater, Trampolin  dan Water Feature Spot untuk fotografi.

Wahana favorit di tempat ini adalah kolam mandi busa yang memberikan sensasi mandi yang luar biasa. mandi busa ini hadir setiap hari Minggu jam 5 sore dan jam 7 malam. Tidak hanya itu, Mega Wisata Ocarina juga memiliki fasilitas lain berupa food court, pantai berpasir, playground untuk anak-anak, tempat konser yang menghadap ke laut, serta tempat karoke di atas laut juga bisa dinikmati oleh pengunjung yang datang. Atau, kalau mau kamu bisa melakukan aktivitas air seperti diving, renang, kapal dayung dan banana boat.

Biaya masuk ke tempat wisata ini yaitu Rp. 5.000/mobil dan Rp. 2.000/sepeda motor. Biaya parkir: RP. 2.000/jam pertama dan Rp. 1.000/jam berikutnya untuk mobil, Rp. 1.000/jam pertama dan Rp. 5000/jam berikutnya untuk sepeda motor. Sedangkan untuk Jam operasional operasionalnya Senin-Jumat dan Minggu, pk. 9:00-22:00; Sabtu, pk. 9:00-24:00. Tiket masuk kawasan wisata ini untuk dewasa Rp10.000,- dan untuk anak-anak Rp 5.000. untuk tiap wahana akan ada biaya tersendiri. Anda akan menikmati berbagai jenis wahana permainan dengan pemandangan pantai yang luar biasa.

  1. Kampung Vietnam

Kampung Vietnam Batam merupakan sebuah bekas perkampungan yang dulunya pernah dihuni oleh mayoritas Orang Vietnam Asli yang notabene adalah sebagai pengungsi. Kampung Vietnam merupakan sebuah camp pengungsian seluas 80 hektar yang di bangun puluhan tahun yang lalu saat terjadinya perang saudara di Vietnam pada tahun 1975. Camp pengungsian ini menampung sekitar 250.000 pengungsi dari Vietnam yang terpaksa harus lari dari negaranya karena kejamnya perang yang terjadi.

Untuk menuju ke Pulau Galang dari Kota Batam, kita hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan darat melewati jembatan Barelang. Kondisi Kampung Vietnam sekarang sudah sepi, dan hanya tersisa bangunan-bangunan atau puing-puing, karena pada tahun 1996 seluruh pengungsi warga Vietnam telah dipulangkan kembali ke negara asalnya. Jejak yang tertinggal di antaranya lokasi pekuburan, serta bangunan rumah ibadah, seperti mushala, wihara, dan gereja (Katolik dan Kristen Protestan). Kampung Vietnam juga dilengkapi museum khusus yang menyimpan benda-benda peninggalan, foto dan identitas pengungsi  di masa itu. Kini, Kampung Vietnam sekitar 60 kilometer dari Batam, dipasarkan sebagai obyek wisata sejarah andalan Batam, bahkan Kepulauan Riau. Khusus pada hari raya atau hari libur, pengunjungnya bisa mencapai 4.000 orang hingga 5.000 orang. Tidak sedikit dari para wisatawan itu adalah pengungsi atau keluarganya yang kini sudah berhasil dan menyebar di sejumlah negara. Kunjungan mereka terutama ke lokasi pemakaman.

Di Galang, Anda masih bisa menemukan bekas perahu-perahu kayu yang digunakan manusia perahu mengarungi Laut China Selatan. Perahu yang menjadi monumen di Galang hanyalah beberapa di antara ratusan perahu untuk mengungsi. Banyak di antara perahu yang kandas di darat atau hancur di lautan. Anda juga bisa menapaktilasi makam, gereja, kelenteng, hingga penjara di sana. Ada pula bangunan Humanity Statue, monumen kemanusian berbentuk patuk perempuan dalam kondisi tak berdaya. Kini, Kampung Vietnam yang terletak sekitar 60 kilometer dari Batam ini dijadikan sebagai salah satu obyek wisata sejarah andalan Batam. Tak sedikit dari para wisatawan adalah eks pengungsi atau keluarganya yang kini sudah berhasil di sejumlah negara. Harga tiket masuk untuk tempa wisata ini adalah Rp 5.000/orang sedangkan jam operasionalnya dari jam 08.00-17.30 WIB.

  1. Pantai Marina

Pantai Marina merupakan salah satu obyek wisata di kota Batam yang paling terkenal. Berada di kawasan resort mewah, Marina Water Front City, Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang. Selain sebagai kawasan wisata, pantai ini juga berfungsi sebagai pelabuhan Ferry Internatinal Water Front City. Pantai Marina ini mempunyai pemandangan yang mempesona dan juga pasir putih yang mempesona serta air lautnya yang biru dan bening. Di pantai ini Anda bisa bermain air atau juga hanya menjelajahi pantai yang indah ini. Fasilitas yang di berikan di pantai ini juga dapat terbilang sangat lengkap. Pantai Marina tak hanya mencangkup kawasan wisata saja. namun juga tempat kapal ferry berlabuh. Pantai dengan pemandangan yang indah dan taman yang hijau sangat cocok untuk tempat bersantai atau pun sebagai tempat bermain anak.

Pantai ini memiliki pemandangan yang indah dan dapat membuat betah siapa saja yang berkunjung ke sini. Bahkan pada saat cuaca cerah, kita bisa melihat Marina Bay Sands di Singapura. Hal ini dikarenakan letak Pantai Marina menghadap ke Selat Singapura. Tidak hanya itu saja, pemandangan sunset di pantai ini juga merupakan momen yang paling banyak diminati karena memiliki pesona tersendiri. Di tepian pantai ini terdapat taman hijau yang ditata dengan apik dan dilengkapi dengan arena permainan bagi anak-anak. Sehingga pantai ini juga cocok sebagai tempat liburan keluarga. Bermain air, berenang dan mencoba berbagai wahana permainan air seperti banana boat serta jet ski merupakan sebagian aktivitas yang biasa dilakukan oleh para pengunjung pantai.

Tak usah khawatir jika tidak membawa bekal saat berkunjung ke sini karena terdapat banyak penjual makanan di sekitar wilayah pantai. Mulai dari makanan ringan hingga makanan olahan seafood khas Batam. Jika ingin menikmati Pantai Marina lebih lama, kita bisa menginap di penginapan yang terdapat di dekat pantai ini, yaitu Harris Resort dan Holiday Inn. Untuk dapat memasuki Pantai Marina dikenakan tarif Rp 6.000 per orang untuk dewasa dan Rp 3.000 per orang untuk anak-anak. Namun harga bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan yang ada.

 

Top