Category: Bengkulu

5 Destinasi Wisata Popular Di Bengkulu

Bengkulu adalah sebuah provinsi yang terletak di pesisir barat Pulau Sumatra dan berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia. Dikota ini yang paling terkenal di antaranya adalah wisata alam yang memikat dan peninggalan bersejarahnya yang mengagumkan. Bengkulu terkenal karena disebut sebagai pengendali iklim dunia. Provinsi Bengkulu identik dengan bunga Rafflesia Arnoldii. Dalam beberapa promosi Bengkulu disebut juga The Land of Rafflesia. Bunga raksasa satu-satunya di dunia ini disebut juga Padma Raksasa. Berikut ini destinasi wisata yang bisa anda kunjungi ketika ada di Bengkulu.

  1. Pantai Panjang

Pantai panjang adalah keunikan yang dimiliki tempat wisata di Bengkulu yang satu ini. Disebut Pantai Panjang karena pantai ini memiliki garis panjang sejauh 7 kilometer dan menjadi salah satu pantai dengan garis terpanjang di Indonesia. Selain garis pantai, garis pasang-surutnya juga mencapai 500 meter karena tak ada batu karang yang menghalangi ombaknya. Satu lagi yang unik adalah Anda tak akan menemukan pohon kelapa layaknya di banyak pantai. Di sini, pohon kelapa digantikan dengan deretan pohon cemara dan pinus. Terletak di kawasan strategis pariwisata Bengkulu, publik dan akomodasi yang lengkap. Dari pusat kota, kamu hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk dapat sampai di Pantai Panjang ini, atau berjarak sekitar 3 km.

Pohon cemara dan pohon pinus yang tumbuh di sepanjang bibir pantai adalah daya tarik lain yang melengkapi keindahan panorama matahari tenggelam di kawasan pantai. Pantai Panjang memiliki pasir putih yang halus sehingga saat kamu berjalan maka pasirnya tidak akan mengotori kaki. Berolahraga di pantai ini merupakan kegiatan yang tepat karena di sepanjang pantai tersedia jogging trek. Penggemar volly pantai dapat bermain di lapangan yang dibangun di atas pasir-pasir alami, pecinta surfing pun memiliki titik sendiri untuk menaklukan ombak bersama papan selancarnya. Tempat wisata di Bengkulu ini terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya yang indah. Selain itu pada pagi dan sore hari, pantai ini digunakan sebagai lintasan jogging. Jika kamu ingin sesuatu yang lain, kamu dapat mencoba menikmati kuliner laut di kawasan pantai ini. Ada banyak restoran hingga tempat-tempat makan yang mudah kamu temukan di sini. Objek wisata Bengkulu yang satu ini menyediakan beberapa fasilitas yaitu penginapan, restoran dan cafe, pusat perbelanjaan, arena bermain anak, hingga fasilitas olah raga.

  1. Pantai Tapak Paderi

Pantai ini terhubung dengan Pantai Panjang dan Pantai Jakat di Bengkulu yang awal mulanya adalah sebuah pusat pelabuhan laut pertama di Bengkulu sekaligus sebagai penunjang transportasi laut pada masa pemerintahan Inggris di Bengkulu yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari wisata Bengkulu Benteng Marlborough. Lokasinya yang berada di dekat pusat kota membuat tempat wisata ini sangat mudah untuk diakses. Keindahan pasir putih yang dipadukan dengan birunya air laut akan membuat siapapun yang datang ke pulau ini terpukau dengan keindahanya. Pemandangan matahari terbenam Pulau Tapak Paderi merupakan momen paling menarik yang sayang jika Anda lewatkan. Pengunjung yang datang ke pulau ini biasanya menantikan momen tersebut sambil menikmati es kelapa muda, pisang bakar, atau jagung bakar yang dijajakan di sekitar pantai.

Pantai ini juga biasa digunakan sebagai lokasi Festival Tabot yang merupakan peringatan wafatnya Husein bin Ali bin Abu Thalib. Ada banyak pertunjukan seni dan perlombaan yang diadakan pada saat festival. Selain itu juga digelar pasar kaget yang menjual berbagai kuliner, pakaian dan suvenir khas Bengkulu.

Selain itu ada yang unik dari pantai ini. Pantai Tapak Paderi Bengkulu Punya Spot Selfie Baru, Sandal Jodoh Namanya. Karena spot baru ini sekarang makin menarik perhatian wisatawan dan banyak anak-anak kekinian sedang berlomba-lomba kemari dan berfoto bersama ratusan sandal kusam. Sandal Jodoh ini persis ada di bibir pantai. Wisatawan bisa menuliskan namanya dengan pasangan pada sandal, untuk kemudian menggantungnya di Pondok Sandal Jodoh. Mereka yang melakukan ‘ritual’ ini pun lantas berharap kisah cintanya tetap abadi. Semua ini merupakan hasil kreativitas para nelayan setempat yang merasa prihatin dengan banyaknya sampah botol dan sandal yang hanyut di pantai ini. Akhirnya, mereka pun mengumpulkan sandal-sandal bekas dan mengkreasikannya dengan menyusun berjejer pada dinding yang terbuat dari bambu hingga menjadikannya serupa bentuk kupu-kupu atau juga bertuliskan I Love You.

Kenapa bisa disebut Sandal Jodoh, konon katanya, pada suatu hari, ada seorang pria yang sedang liburan ke Pantai Jakat di sebelah Pantai Tapak Paderi, dia mengaku sedang mencari sandal sang istri yang hilang. Kemudian, si pria itu menemukan pasangan sandal di tumpukan sandal yang dikumpulkan nelayan. Dari situlah, pengunjung sepakat memberi nama Sandal Jodoh. Sebab, kebanyakan sandal yang ditemukan hanya separuh. Jadi, ibarat sandal, mereka pun berharap menemukan separuh hatinya alias jodohnya di pantai ini. Untuk memasuki kawasan pantai, anda dikenakan biaya masuk Rp 1.000 untuk anak-anak dan Rp 2.000 untuk dewasa, sedangkan untuk kendaraan roda dua dikenakan biaya Rp 1.000, roda empat Rp 2.000 dan roda enam Rp 4.000.

  1. Pulau Tikus

Pulau Tikus, bukan berarti bahwa di pulau tikus ini banyak dihuni tikus. Pulau Tikus adalah sebuah pulau yang terhubung langsung dengan Samudera Hindia. Pulau Tikus dulunya adalah tempat kapal-kapal untuk berlabuh dan berlindung dari hantaman badai ombak laut Samudra Indonesia. Pulau ini memiliki luas lahan sekitar 1,5 Ha, sebuah pulau yang dikelilingi terumbu karang yang luas dan secara alami melindungi pulau dari abrasi akibat gelombang yang besar. Panorama pulau yang indah, air laut yang jernih, dan kegiatan snorkel untuk menyaksikan pesona batu karang yang indah serta ikan-ikan laut penuh warna adalah beberapa hal yang paling memikat di objek wisata Bengkulu yang satu ini. Pulau ini Terletak 10 km di arah barat dari kota Bengkulu, kamu bisa sampai di tempat wisata ini dengan menyewa kapal nelayan di pantai Jakat, dengan durasi waktu perjalanan sekitar 1 jam. Jika menyewa boat untuk pergi ke Pulau Tikus, akan memakan waktu sekitar 40 menit dari Pelabuhan Pulau Baai.

Pulau Tikus dikelilingi dengan terumbu karang yang luas, yang menjaga keindahan pulau dari kerusakan dan abrasi akibat dari gelombang ombak pantai yang besar. Beberapa jenis karang yang ada terdiri dari jenis poriter, pocillopora, sarcophito, acroporase, fungia, dan montipora. Terumbu karang juga menjadi rumah yang nyaman bagi ikan-ikan kecil sehingga pulau ini menjadi surga untuk para penggila memancing. Selain itu anda bisa menemukan kepiting, udang hingga lobster di sekitar terumbu karang tersebut. Sementara itu ada juga sebuah mercusuar dan bangunan yang menjadi tempat para penjaga mercusuar tersebut di sisi timur pulau. Karena abrasi gelombang laut, bangunan yang semula ada ada lima itu, kini hanya bersisa dua buah, dan tiga lainnya hancur. Mercusuar ini pun sudah lebih dari dua kali dipindahkan untuk mengantisipasi hancurnya mercusuar tersebut karena abrasi.

Sedangkan di atas pulau, anda bisa melihat beragam tumbuhan seperti pohon waru, ketapang, kelapa dan nyamplung. Keindahan faunanya pun bisa anda saksikan dengan beberapa jenis burung seperti burung bangau hitam, burung dara laut, burung pecuk padi dan burung kwak maling. Pasir pantainya yang berwarna putih menjadi tempat bertelur yang nyaman bagi penyu dengan nama ilmiah eretmocheIys imbricata atau penyu sisik dan cheloma mydas atau penyu hijau. Sayangnya hal ini hanya terjadi di malam hari. Jadi bagi anda yang ingin melihatnya, bisa membawa tenda untuk bermalam di sini. Selain menikmati indahnya langit malam di atas pulau, anda juga bisa melihat aktifitas penyu tersebut.

  1. Danau Mas Harun Bastari

Danau Mas Harun Bastari ini adalah sebuah danau yang indah dan dikelilingi oleh bukit-bukit yang hijau yang memiliki luas 3.600 Ha. Berada di perbatasan antara kota Curup dan kota Lubuk Linggau, tepatnya berada di di Desa Mohorejo, Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Dengan menempuh jarak kurang lebih 95KM kearah barat jika dari pusat kota bengkulu anda bisa menggunakan kendaraan roda  2 ataupun 4. Ada satu keunikan yang ada di danau ini, yaitu adanya sebuah pulau yang berbentuk huruf C. Warga sekitar mengatakan bahwa huruf C tersebut melambangkan nama kota Curup.

Kegiatan yang bisa kalian lakukan di sini tentu saja memancing. Selain itu, ada juga wahana permainan lain seperti sepeda air, flying fox dan juga berkeliling danau dengan perahu. Sarana yang ada dilokasi Danau Mas Harun Bastari ini antara lain : Pos Penjaaan, WC Umum, Musholla, Tempat Parkir, Tempat Bermain Anak-anak, kantin, Aula dan untuk mengeliling Danau, kita dapat menyewa perahu yang telah disiapkan Oleh Dinas Pariwisata. Disekitar Danau Mas harun Bastari ini tersedia gedung yang memadai guna menunjang Wisata Konferensi, dimana gedung tersebut dapat dijadikan sarana bagi pertemuan fomal dan informal, baik oleh pemerintah, swasta maupun masyarakat, selain itu banyak pula berdiri Villa-villa dan Cafe yang indah yang dimiliki oleh Pemerintah maupun pribadi yang dapat disewa oleh pengunjung.

  1. Benteng Marlborough

Benteng Marlborough adalah sebuah bangunan benteng pertahanan yang terletak di pesisir pantai Tapak Paderi – Kota Bengkulu. Benteng Marlborough adalah sebuah benteng terbesar di Asia yang merupakan peninggalan Pemerintah Inggris pada saat penjajahan beberapa tahun silam. Benteng ini pada mulanya berfungsi sebagai pertahanan. Namun seiring berkembangnya waktu, bangunan ini beralih fungsi menjadi pusat perdagangan. Benteng Marlborough adalah sebuah bangunan benteng pertahanan yang terletak di pesisir pantai Tapak Paderi – Kota Bengkulu yang dibangun pada 1713 hingga 1719 pada masa kepemimpinan Gubernur Joseph Collet.

Tempat wisata di Bengkulu yang satu ini adalah wisata sejarah yang menarik. Benteng ini berdiri kokoh di lahan seluas 44.100 m persegi dengan panjang 240,5 m dan lebar 170,5 m, menghadap ke arah selatan dan membelakangi Samudra Hindia. Bentuk arsitektur bangunan Benteng Marlborough ini mirip kura-kura, terdapat jembatan yang menghubungkan bagian kepala dan badan, sebuah jembatan di atas parit yang membentuk ekor dan jembatan yang menghubungkan jalan masuk dengan bagian luar. Selain menjadi benteng pertahanan, tempat wisata ini dulunya juga digunakan sebagai tempat penyimpanan dan perdagangan rempah-rempah di wilayah timur Indonesia. Di dalam benteng, Anda bisa menemukan ruang tahanan, kantor pemerintahan Inggris, meriam, ruang perlindungan, gudang senjata dan terowongan dengan ukuran 6 x 2 meter. Selain menjadi tempat wisata, Benteng Marlborough juga dapat dijadikan sebagai referensi untuk melakukan penelitian tentang sejarah. Setiap wisatawan yang berkunjung ke tempat bersejarah ini dapat menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke pantai Paderi dan pantai Zakat yang terletak tidak jauh dari Benteng Marlborough.

Top