Category: Gresik

5 Destinasi Wisata Menarik di Gresik

Gresik adalah sebuah daerah di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Gresik, yang berbatasan dengan Surabaya, memang terkenal sebagai salah satu kota industri di Jawa Timur. Daerah ini berbatasan dengan Kota Surabaya dan Selat Madura di sebelah timur, Kabupaten Lamongan di sebelah barat, Laut Jawa di sebelah utara, serta Kabupaten Sidoarjo dan Mojokerto di sebelah selatan. Beberapa industri besar berada di sini, seperti industri semen, petrokimia, dan peralatan elektronik. Di kota ini berdiri pabrik semen pertama sekaligus perusahaan semen terbesar di Indonesia. Bersama dengan Sidoarjo, Gresik merupakan salah satu penyangga utama Kota Surabaya, dan termasuk dalam kawasan Gerbangkertosusila. Meskipun terkenal dengan kota industri, Gresik juga menyimpan beragam obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa destinasi yang dapat dikunjungi di Gresik yaitu;

  1. Pulau Bawean

Meski letaknya di tengah-tengah Laut Jawa, Pulau Bawean ini masih bagian dari Kabupaten Gresik. Secara geografis kepulauan Bawean terletak antara 112 45’ Bujur Timur dan 5 45’Lintang Selatan. Luas wilayah sebesar 196,27 Km. kepulauan Bawean terdiri dari 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak. Pulau yang letaknya 80 mil atau 120 km dari Gresik membutuhkan waktu 3 jam bila ditempuh dengan menggunakan kapal cepat atau 8 jam bila ditempuh menggunakan kapal biasa. Pulau ini ternyata menyimpan sejuta eksotisme pariwisata di dalamnya. Pulau Bawean merupakan pulau kecil yang terletak di sisi utara Pulau Jawa. Pulau Bawean bisa menjadi salah satu tujuan wisata bahari yang mengasyikkan. Di pulau ini terdapat suaka alam dan suaka margasatwa. Selain itu wisata pantainya pun juga mempesona, masih alami, bersih, dan masih jarang dikunjungi wisatawan. Di pantai ini, Anda bisa bermain dengan aman dan nyaman.

Tak hanya itu, di Pulau Bawean juga tersimpan kekayaan alam lainnya yang bisa Anda kunjungi diantaranya sejumlah pantai berpasir putih di sekeliling pulau, wisata pemandian air panas, air terjun, Danau Kastoba, sampai Pulau Noko yang bisa kamu jelajahi dengan berjalan kaki saat laut surut. Selain itu, ada rusa Bawean (Axis kuhli), spesies endemik yang dijadikan sebagai maskot bagi Kabupaten Gresik. Untuk menuju kemari, kamu bisa menumpang kapal cepat ekspres bahari milik swasta, atau kapal ASDP Gili Iyang.Jika beruntung, Anda bisa menjumpai Rusa Bawean yang menjadi maskot dari Kabupaten Gresik. Salah satu fenomena yang khas di Pulau Bawean adalah menu ikan yang berlimpah. Masyarakat Bawean menanam sayuran secara terbatas seperti sawi, bayam, kangkung dan singkong, sedangkan sayuran lain seperti wortel, dan cabai dibawa dari Gresik. Hal ini mengakibatkan harga sayuran menjadi sangat mahal jika tidak ada kapal yang berlabuh yang membawa sembako dan sayuran.

  1. Gunung Kapur Sekapuk

Sekapuk merupakan nama sebuah desa kecil yang terletak di Kecamatan Ujung pangkah Kabupaten Gresik. Terletak di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik. Desa ini terletak 5 km dari arah pantai Utara Jawa, penduduknya mayoritas bekerja sebagai petani dan penggali tambang gunung kapur. Awalnya Gunung kapur Sekapuk merupakan salah satu perbukitan kapur di wilayah Gresik, gunung ini merupakan sebuah bukit kapur biasa, semenjak tahun 1950-an gunung kapur ini mulai digali, digergaji dan dipahat. Semenjak tahun itulah bentuk alam gunung ini menjadi berubah. Bentuk yang dihasilkan dari pahatan dan penggalian liar oleh para warga membentuk sebuah arsitektur yang eksotisme dan menawan jika dilihat. Kawasan ini terbentang sepanjang 2-3 km mulai dari desa sekapuk sampai desa Cangaan Gresik. Untuk akses jalan masuk masih belum rata dan bisa ditempuh dengan jalan kaki, sepeda gunung, sepeda motor dan mobil.

Hingga saat ini, tempat tersebut sebenarnya bukan lokasi wisata. Yang unik dari tempat ini adalah bekas aktivitas penggalian yang dilakukan selama bertahun-tahun membuat bentuknya jadi tampak unik. Tebing dan lorong kapur yang ada membuatnya memiliki sisi yang menarik perhatian wisatawan. Bergeser ke area yang lain, Anda bisa menemukan sebuah sisa bukit kapur yang bentuknya menyerupai bangunan peradaban kuno. Untuk sesaat, mungkin Anda akan serasa sedang mengunjungi kawasan Eropa yang kaya akan kebudayaan masa lalunya. Sisa bukit kapur yang menjulang, ditambah hiasan tanaman liar dan lumut yang tumbuh di sana, membuat eksotisme lokasi ini jadi makin terasa.

  1. Bukit Jamur Gresik

Salah satu tempat unik yang bisa kita kunjungi di Gresik adalah Bukit Jamur. Letaknya hanya sekitar 20 km saja dari pusat kota Gresik dan tepatnya terletak di Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur. Untuk mencapi tempat ini dapat diakses dengan mudah baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Luasnya tempat wisata bukit jamur gresik ini sekitar 2 hektare dan berada di tengah perbukitan yang sudah diratakan dengan luas 250 hektare. Awalnya dulu nama bukit tersebut bukan Bukit Jamur melainkan namanya Bukit Dakar. Tapi karena mengingat sebutan nama Dakar itu kurang enak di dengar yang merupakan nama kelamin, akhirnya beri nama Bukit Jamur dan itu juga bukan tanpa alasan, bukan hanya nama dakar kurang enak didengar akan tetapi nama bukit jamur didukung juga dari bentuk bebatuan memang menyerupai tanaman Jamur.

Lokasi ini sebenarnya merupakan sebuah lahan penambangan batu kapur yang dimiliki oleh perseorangan. Konon, eksplorasi batu-batu kapur di tempat ini membuat batu-batu yang bentuknya seperti jamur tersebut menjadi terlihat. Melihat potensinya sebagai sebuah tempat wisata, pemilik lahan akhirnya bekerja sama dengan pemerintah desa setempat untuk mengelola tempat ini sebagai tempat wisata. Bukit Jamur di Gresik ini dibuka untuk umum hanya pada hari minggu saja, karena untuk hari biasa banyak pekerjaan proyek yang berjalan disekitar lokasi bukit jamur, karena dikhawatirkan pengunjung bisa mengganggu jalannya proyek disaat hari kerja, maka disaat hari kerja lokasi ini ditutup untuk umum. Untuk masuk lokasi bukit jamur ini, pengunjung harus menyerahkan KTP di pos penjagaan (seperti yang saya alami saat berkunjung kesana), dan membayar tiket masuk sebesar Rp. 3.000 untuk sepeda motor dan Rp. 10.000 untuk mobil. Untuk parkir kendaraan tidak perlu khawatir, karena di dekat lokasi bukit jamur sudah ada petugas yang berjaga mengatur parkir pengunjung dan area parkir juga sangat luas. Selain itu karena di tempat wisata ini sangat panas, anda menyewa payung seharga Rp 3000 – Rp 5000 sesuai dengan ukuran payung yang disewakan.

  1. Air Terjun Laccar

Air Terjun Laccar terletak di desa kebun teluk dalam, kecamatan sangkapura, pulau bawean. Air terjun ini letaknya sedikit agak terpencil sehingga untuk menuju ke air terjun tersebut butuh perjuangan karna harus melalui jalan setapak memasuki hutan sejauh kurang lebih 500-an meter dan dilanjutkan dengan melewati jalan jalan sungai berbatu. Air terjun laccar mempunyai ketinggian kurang lebih 20-an meter dan air yang mengalir di air terjun ini dipengaruhi oleh musim jadi ketika waktu musim kemarauair yang mengalir di air terjun ini mengecil dan sebaliknya ketika musim hujan tiba. Pemandangan di sekitar kawasan air terjun ini cukup indah berupa tebing, hijau tetumbuhan yang memberikan kesejukan di area air terjun laccar ini. Air terjun laccar mempunyai keunikan tersendiri karna keadaan alamnya yang masih alami, tidak banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini sehingga menjadikan suasana di sekitaran air terjun ini lebih tenang. Dengan berwisata ketempat yang tidak begitu ramai seperti di air terjun laccar ini kita akan lebih bisa untuk menikmati keindahan alamnya ditempat tersebut, berbeda dengan tempat wisata yang penuh sesak dengan pengunjung malah kita seperti berada didalam pasar, memang kurang menyenangkan, kalau untuk saya sendiri lebih suka dengan tempat yang tidak begitu ramai atau paling tidak ada orang lah sehingga tidak menjadikan kita sendirian.

  1. Tanjung Gaang

Tanjung Gaang merupakan obyek wisata yang berada di pulau bawean tepatnya Dusun Somor-somor Tanjung Kima, Desa Kumalasa, Tanjung Gaang kurang lebih 8 Km ke arah barat dari Pulau Bawean. Tanjung Gaang menyuguhkan keindahan batu karang dan tebing yang kokoh dan indah. Untuk bisa sampai di Tanjung Gaang ada dua jalur yang bisa di tempuh yaitu jalur darat dan laut, namun akan menjadi menyenangkan apabila anda mengunakan jalur laut dengan menyewa perahu nelayan warga setempat karna apabila anda mengunakan jalur laut anda akan di suguhi aneka biota laut yang bisa anda lihat di sepanjang perjalanan. Kita harus melewati beberapa karang terlebih dahulu. Anda harus melewati Pantai Kima, dan juga Tanjung Kodok Bawean, setelah itu jalanan berkarang. Anda harus merangkak secara hati-hati agar tak terjatuh pada karang yang tajam.

Daya tarik utama dari Tanjung Gaang adalah bukit karangnya yang indah. Bukit di Tanjung Gaang sangat terkenal dan konon mengandung batu marmer juga. Dari atas, Anda bisa melihat ikan-ikan di dalam kejernihan air laut. Menurut mitos yang berkembang, pada jaman dahulu setiap malam jumat, gua-gua yang ada mengeluarkan bunyi-bunyian seperti musik. Tetapi tak banyak yang tau kebenaran ceritanya. Bukit karang dan kejernihan air lautnya ini adalah daya tarik dari Tanjung Gaang. Kita dapat menikmati bukit karang yang indah dengan air laut yang masih sangat jernih berada di bawahnya. Dan kita dapat menikmati lucunya ikan menari-nari dalam kerjernihan air laut tersebut. Dan istimewanya lagi sebagian dari bukit karang ini ialah bukit marmer. Ada hal menarik lain yang ada di Tanjung Gaang, sebelum kita menikmati pada lokasi utama, kita harus melalui Pantai Tanjung Kima, Batu Karang yang mirip Kodok atau sering disebut dengan Tanjung Kodok Bawean dan jalan yang berkarang. Dan pada jalan yang berkarang tersebut kita harus melewati dengan cara sedikit merangkak dengan sangat hati-hati juga, sebab jika tidak kita akan terjatuh pada batuan karang yang tajam.

Top