Category: Jakarta

5 Destinasi Wisata Populer di Jakarta

Jakarta adalah ibu kota negara indonesia kita tercinta dan sebagai pusat pemerintahan. Kota jakarta identik dengan kesan hiruk-pikuk, macet, banjir, permaslahan-permasalahan dan kehidupan yang keras. Kota terbesar di Indonesia ini kota selalu sibuk dengan aktivitas yang hampir 24 jam non stop dan dapat juga dikatakan sebagai kota yang tak pernah tidur yang selalu saja ada aktivitas siang maupun malam. Namun meski demikian, ibukota Indonesia ini masih memiliki daya tarik wisata yang patut untuk kita jelajahi. Terdapat banyak tempat-tempat wisata di Jakarta yang meliputi wisata sejarah, Budaya, pendidikan nasional dan wisata keluarga. Berikut ini beberapa tempat yang terkenal yang  bisa di kunjungi ketika anda berada di Jakarta.

  1. Monumen Nasional (Monas)

Siapa yang tak tahu Monas, tugu kebanggan warga indonesia dan merupakan icon atau landmark ibu kota jakarta. Terletak di pusat kota jakarta. selain itu monas juga menjadi salah satu pusat tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Indonesa baik yang dijakarta maupun di luar Jakarta. Tempat ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Setiap hari dari pagi hingga malam, monas selalu ramai dipadati para wisatawan. Awal pembangunannya sendiri dimulai tepat pada hari kemerdekaan Indonesia yang ke 16 yaitu tanggal 17 Agustus tahun 1961. Setelah melalui proses yang cukup lama dan panjang, monumen ini sudah bisa dibuka untuk masyarakat umum pada tahun 1975, tepatnya pada tanggal 12 Juli. Peresmiannya dilakukan oleh presiden yang ke dua yaitu Presiden Soeharto. Monumen Nasional adalah salah satu dari monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda. Tugu Monas terlihat seperti lilin raksasa yang menjulang tinggi dengan api yang digambarkan dengan polesan emas 24 karat dibagian ujung tugu ini memiliki tinggi 132 meter (433 kaki). Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.

Pada tiap-tiap sudut di halaman luar sekeliling Monumen Nasional ada relief yang berkisah tentang sejarah Indonesia. Relief dimulai dari sudut timur laut, di sini terdapat gambaran kejayaan nusantara masa lalu, seperti adanya banyak kerajaan di Indonesia (seperti, Singasari dan Majapahit). Melihat Relief Sejarah Indonesia caranya yaitu dengan berkeliling searah jarum jam. Pada bagian dasar Monumen Nasional kita dapat menemukan adanya sebuah tempat yang bernama Museum Sejarah Nasional. Museum ini berada pada kedalaman 3 meter di bawah monumen. mempunyai 48 diorama pada keempat sisinya dan 3 diorama lagi di tengah-tengah, total dioramanya sebanyak 51 buah. Diorama tersebut menampilkan kondisi bangsa Indonesia yang dimulai dari masa prasejarah sampai dengan masa orde baru. Melihat diorama dimulai dari arah timur laut dan berjalan searah dengan jarum jam yaitu dimulai dari masa prasejarah, kerajaan, penjajahan Eropa, perlawanan pahlawan nasional terhadap VOC, pemerintahan Belanda, pergerakan nasional awal abad 20, jepang menduduki Indonesia, perang kemerdekaan dan revolusi, masa orde baru yaitu pemerintahan Soeharto. Di bagian dalam monumen terdapat Ruang Kemerdekaan. Untuk mencapainya dapat melewati tangga berputar baik dari utara atau selatan. Di sinilah symbol kemerdekaan dan kenegaraan disimpan dengan baik, beberapa diantaranya adalah naskah asli proklamasi yang ada dalam kotak kaca dan dalam gerbang yang dilapisi emas, peta kepulauan NKRI yang juga berlapis emas, lambang negara, bendera merah putih. Serta dinding yang memiliki tulisan proklamasi. Ada lift yang akan membawa para wisatawan ke pelataran puncak yang berukuran 11×11 meter. Dan di sini juga tersedia teropong yang dapat digunakan untuk melihat keindahan Kota Jakarta dari ketinggian. Badan elevator dikelilingi tangga darurat yang semuanya terbuat dari bahan besi.

Untuk menghilangkan rasa suntuk dan refreshing bisa mengunjungi Taman Monas, taman ini adalah sejenis hutan kota dengan rancangan seperti taman yang tentunya sangat indah. Di taman ini kita bisa melakukan beragam aktivitas seperti kumpul dan santai bersama keluarga dan juga olahraga. Selain itu dapat juga bermain dengan kawanan rusa yang memang sengaja didatangkan dari Istana Bogor. Sedangkan untuk harga tiket masuk ke monas adalah:

Tiket Masuk Dewasa
Museum dan Cawan Monas Rp 5.000
Puncak Monas Rp 10.000
Tiket Masuk Anak-anak
Museum dan Cawan Monas Rp 2.000
Puncak Monas Rp 2.000
Tiket Masuk Mahasiswa 
Museum dan Cawan Monas Rp 3.000
Puncak Monas Rp 5.000

Jam operasional atau jam buka monas jakarta dibuka setiap hari dari hari senin s/d minggu mulai pukul 07.00-00.00 WIB. Dengan jam buka yang lumayan lama maka pengunjung dapat menentukan waktu yang tepat untuk berkunjung ke monumen nasional.

  1. Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta atau Batavia Lama (Oud Batavia) terletak di Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Salah satu tempat wisata di Jakarta yang selalu ramai dikunjungi para wisatawan. Kawasan Kota Tua ini terbilang wilayah kecil yang ada di Jakarta. Luas wilayah khusus ini sekitar 1,3 kilometer persegi yang melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka). Kota tua adalah sebuah kawasan kota rintisan yang dulunya dibangun oleh Belanda sebagai pusat perdagangan di Asia. Berada di tengah kepulauan Indonesia menjadikan Batavia sebagai pusat perdagangan dari dan keluar negeri menggunakan pelayaran. Berada di antara perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Bagi kamu yang menyukai wisata sejarah, wajib hukumnya untuk datang ke kawasan Kota Tua. Selain bisa menikmati suasana Jakarta ala jaman Belanda, kamu juga sekaligus bisa belajar sejarah dengan mengunjungi museum-museum yang berada di kawasan Kota Tua. Batavia lama dulu mendapat julukan “Permata Asia” dan “Ratu dari Timur” pada abad ke-16 oleh pelayar Eropa. Batavia Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.

Kota Tua Jakarta banyak dikunjungi karena ada hal menarik yang ada disana, apalagi kalau bukan obyek wisata yang ada di Kota Tua Jakarta tersebut. Pada masanya, Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk yang digunakan untuk kegiatan jual beli dalam perdagangan internasional. Sedangkan kawasan sekitar Museum Bank Indonesia dan Museum Fatahilah adalah salah satu pusat pemerintahan kolonial. Berikut ini adalah beberapa obyek wisata yang bisa anda kunjungi ketika berada di Kota Tua Jakarta : Gedung Arsip Nasional, Gedung Chandranaya, Vihara Jin De Yuan (Vihara Dharma Bhakti), Petak Sembilan, Pecinan Glodok dan Pinangsia, Gereja Sion, Tugu Jam Kota Tua Jakarta, Stasiun Jakarta Kota, Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Standard-Chartered Bank, Kota’s Pub, VG Pub Kota, Toko Merah, Cafe Batavia, Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah (bekas Balai Kota Batavia), Museum Seni Rupa dan Keramik (bekas Pengadilan Batavia), Lapangan Fatahillah, Replika Sumur Batavia, Museum Wayang, Kali Besar (Grootegracht), Hotel Former, Nieuws van de Dag, Gedung Dasaad Musin, Jembatan Tarik Kota Intan, Galangan VOC, Menara Syahbandar, Museum Bahari, Pasar Ikan, Pelabuhan Sunda Kelapa, dan Masjid Luar Batang.

  1. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Taman Mini Indonesia Indah atau yang biasa disingkat dengan TMII adalah salah satu tempat wisata yang terletak di Jakarta Timur. Dibangun di atas tanah seluas 150 hektar, Taman Mini Indonesia Indah adalah salah satu taman rekreasi terbesar di Indonesia. Tempat wisata ini merupakan kawasan wisata yang mempunyai tema kebudayaan Indonesia yang berada di Jakarta Timur. TMII (Taman Mini Indonesia Indah) ialah hasil rangkuman dari berbagai segi kehidupan Indonesia yang paling besar di 26 provinsi pada tahun 75-an. Taman Mini Indonesia Indah merupakan sebuah taman rekreasi yang berisi gambaran kebudayaan nusantara. Di sini terdapat sebuah danau dengan miniatur kepulauan Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya itu, masih ada banyak kebudayaan khas tiap provinsi di Indonesia yang dipamerkan di sini mulai dari tarian daerah, pakaian adat, rumah ibadah tiap agama resmi di Indonesia, berbagai museum dan lain-lain. TMII di resmikan oleh Ibu Tien Soeharto pada tahun 1991. Berikut wahana-wahana menarik di Taman Mini Indonesia Indah:

  • Anjungan daerah

Kawasan yang meliputi berbagai bangunan atau arsitektur tradisional dari hampir setiap suku bangsa yang tidak jarang memiliki lebih dari satu lebih dari satu jenis bangunan tradisional.

  • Bangunan Keagamaan

Masjid Pangeran Diponegoro, Gereja Katolik Santa Cantharina, Gereja Protestan Haleluya, Pura Penataraan Agung Kertabumi, Wihara Arya Dwipa Arama, Sasana Adirasa Pangaeran Samber Nyawa dan Kuil Konghucu.

  • Sarana Rekreasi

Istana Anak-anak Indonesia, Kereta Gantung, Perahu Angsa Arsipel Indonesia, Taman Among Putro, Taman Ria Atmaja, Desa Wisata, Kolam renang Snow Bay (Rp 25.000 per orang).

  • Teater dan Bioskop

Teater IMAX Keong Mas, di IMAX diputar berbagai film yang bertemakan lingkugan dan Nusantara sampai film Box Office, Teater Tanah Air ku dan Teater 4D.

  • Taman

Taman Anggrek, Taman Apotek Hidup, Taman Kaktus, Taman Melati, Taman Bunga Keong Mas, Akuarium Ikan Air Tawar, Taman Bekisar, Taman Burung, Taman Ria Atmaja Park panggung pagelaran musik, Taman Budaya Tionghoa Indonesia.

  • Museum

Museum Indonesia, Museum Purna Bakti Pertiwi, Museum Keprajuritan, Museum Prangko, Museum Pusaka, Museum Transportasi, Museum Listrik dan energi Baru, Museum telekomunikasi, Museum Penerangan, Museum Olahraga, Museum Asmat, Museum Satwa Indonesia Komodo dan Reptil, Museum Serangga, Museum Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi, Museum Minyak dan Gas Bumi dan Museum Timor Leste.

Untuk tiket masuk anda bisa cek langsung di web resmi TMII http://www.tamanmini.com/page/tiket.

  1. Taman Impian Jaya Ancol

Taman Impian Jaya Ancol adalah salah satu tempat wisata modern yan terkenal di jakarta, tepatnya di jakarta utara. Kata Ancol sendiri menurut sebuah kamus Bahasa Sunda merupakan sebuah kata dalam Bahasa Sunda yang memiliki makna “Tanah Semenanjung”. Ini sangat cocok sekali dengan lokasi Taman Impian Jaya Ancol Jakarta yang berada tepat di bibir pantai di kawasan Jakarta Utara. Dan Sejak tahun 1966 berdirilah sebuah taman wisata yang terpadu di kawasan ini. Tempat dengan wahana permainan berteknologi tinggi, variasi permainan yang banyak, tak hanya permainan untuk anak saja melainkan juga bagi orang dewasa dan terutama anak muda.

Taman Impian Jaya Ancol menawarkan berbagai macam fasilitas untuk anda seperti : Pantai dan Taman, Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventure, Gelanggang Samudra, Sea World, Putri Duyung Cottages, Padang Golf Ancol, Marina, Pasar Seni, Pulau Bidadari, Ritel, Hailai Executive Club, Kereta Gantung, Bowling, dan Wisata Kuliner. Di dalamnya juga terdapat beberapa Hotel seperti Putri Duyung Cottage, Mercure Convention Centre, Hotel Raddin Ancol dan Apartement seperti Ancol Mansion yang akan segera dibuka, Mediterania Marina Ancol untuk anda yang mungkin ingin bermalam di Taman Impian Jaya Ancol. Untuk bisa menikmati keindahan Taman Impian Jaya Ancol, pengunjung diwajibkan membayar harga tiket masuk Ancol. Untuk saat ini harga tiket masuk Ancol terbilang cukup terjangkau yaitu weekdays dan weekend Rp 25.000,- per orang, Kendaraan roda 2 Rp 15.000, dan Kendaraan roda 4 Rp 20.000 dan Segaraga Rp 12.000 (hanya berlaku sabtu&minggu  jam 05.00-08.00). Jam Buka Taman Impian Jaya Ancol pada Weekday : 10.00 – 18.00 WIB sedangkan untuk Weekend : 10.00 – 20.00 WIB.Namun untuk bisa masuk ke beberapa taman hiburan tematik yang berada di dalam area Ancol ini pengunjung harus membeli lagi tiket masuknya secara terpisah.

  1. Taman Nasional Kepulauan Seribu (TNKpS)

Jika kita ke jakarta salah satu hal yang dipikirkan ketika akan berlibur kesana adalah kemacetannya serta banyaknya gedung-gedung tinggi menjulang. Tetapi jangan salah, jakarta mempunyai tempat wisata alam yang indah mempesona, yaitu Kepulauan Seribu. Taman Nasional Kepulauan Seribu (TNKpS) adalah kawasan pelestarian alam bahari di Indonesia. Kepulauan Seribu terletak di Laut Jawa dan Teluk Jakarta yang terdiri dari gugusan pulau-pulau terumbu karang yang terbentuk dan dibentuk oleh biota koral dan biota asosiasinya (algae, malusho, foraminifera dan lain-lain) dengan bantuan proses dinamika alam. Dulu, Kepulauan Seribu merupakan kecamatan. Sejak 2001, Kepulauan Seribu ditingkatkan menjadi Kabupaten Administrasi yang terdiri dari 2 kecamatan dan 6 kelurahan dengan ibukota kabupaten di Pulau Pramuka. Kepulauan Seribu atau Pulau Seribu merupakan nama wilayah kepulauan yang ada sekitar 45 kilometer di utara ibu kota Jakarta, Kepulauan tersebut terdiri dari 110 pulau ada yang berpenghuni dan ada juga yang tak berpenghuni yang sejajar seperti rantai sehingga disebut kepulauan seribu walaupun jumlahnya cuma ada ratus pulau.

Wisata di Pulau Seribu ini ada dua kategori, yakni wisata pulau yang bisa dinikmati umum, dan wisata pulau yang sifatnya privat resort serta Kepulauan Seribu mempunyai Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu yang memiliki luas kurang lebih 108.000 ha. Kepulauan seribu memang surganya pulau- pulau dengan segala keindahannya, anda akan menemukan banyak pulau dengan ciri khas dan keistimewaanya masing. Banyak pulau di gugusan Kepulauan Seribu sudah dikelola menjadi pulau wisata. Pulau-pulau tersebut umumnya masih sangat alami dan bersih karena terletak di tengah laut atau cukup jauh dari Teluk Jakarta.  Berikut pulau tereksotis yang bisa anda kunjungi dikepulauan seribu yaitu; Pulau Pramuka, Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau karang congkak, Pulau Kotok, Pulau  Putri, Pulau Sepa, Pulau Tidung, Pulau Semak Daun, Pulau Bira, Pulau Pari, Pulau Harapan dan Pulau Pantara.

Top