Category: Lamongan

5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Lamongan

Kabupaten yang berbatasan dengan Mojokerto, Gresik dan juga Bojonegoro ini dikenal luas lantaran kulinernya berupa Soto Lamongan yang begitu terkenal dan hampir selalu ada di setiap kota di Jawa. Pusat pemerintahan Lamongan terletak 50 km sebelah barat Kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Lamongan merupakan salah satu wilayah yang masuk dalam kawasan metropolitan Surabaya, yaitu Gerbangkertosusila. Selain itu Lamongan mempunyai tempat wisata terkenal  yang banyak dikunjungi dan menjadi favorit masyarakat sekitar diantaranya adalah:

  1. Alun-Alun Kota Lamongan

Alun-alun Kota Lamongan juga bisa menjadi salah satu tempat wisata Lamongan yang menarik dan menjadi favorit tujuan wisata masyarakat sekitar. Alun-Alun Lamongan ini direnovasi pada tahun 2011 sehingga semakin indah. Banyak masyarakat yang meluangkan waktu akhir pekannya untuk mengunjungi Alun-Alun ini bersama keluarga, tidak sedikit pula sebuah komunitas yang mengadakan perkumpulan disini, Tumbuhan rindang yang ada di sekitar alun-alun membuat suasana menjadi makin nyaman, Bukan hanya itu saja, deretan penjual makanan khas Lamongan pun membuat anda bisa wisata kuliner disini. Cukup datang ke alun-alunnya saja, maka anda bisa mencicipi berbagai makanan khas Lamongan yang anda inginkan. Selain itu anda juga bisa Cuma sekedar duduk-duduk nongkrong dengan teman atau bermain dengan fasilitas yang disediakan. Alun-­alun ini juga berlokasi dekat dengan hotel­-hotel di Lamongan. Sehingga mencari akomodasi saat berlibur di Lamongan, wisatawan tidak akan kesulitan.

Alun-alun pada zaman dahulu diguanakan oleh Raja yang ingin mengadakan sebuah acara bersama dengan rakyatnya, kini Alun-Alun digunakan untuk acara rakyat , tempatnya pun disolek sedemikian rupa hingga terasa bikin betah, termasuk di kota tempat Tim Sepak Bola PERSELA berasal.  Di pusat kota ini ktia dapat menikmati pemandangan panorama alam pegunungan yang melingkupi Lamongan. Disini setiap sore banyak warga berkumpul sekadar melepas lelah dan menikmati keadaan sekeliling. Mulai dari anak-anak, kaum muda hingga orang tua dan nenek kakek.

  1. Gunung Pegat

Daerah Babat, Lamongan terkenal dengan kawasan yang penuh dengan bukit kapur memanjang. Kawasan perbukitan ini disebut dengan Gunung Pegat lantaran terdapat bukit yang dipisahkan oleh sebuah jalan raya yang menghubungkan antara Lamongan dan Jombang. Nama pegat sendiri berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti cerai atau terpisah. Bukit-bukit kapur yang berada di gunung ini akan membuat Anda takjub dengan keindahan alam unik nan tak banyak diketahui.

Bukit kapur yang dibelah membentuk penampakan yang indah namun terselip sebuah mitos tidak bersahabat bagi sepasang kekasih. Konon jika ada pasangan yang melintasi gunung ini maka hubungan tersebut tidak akan langgeng atau tidak akan berakhir sampai jenjang pernikahan. Dan mitos ini masih dipercaya hingga kini, tetapi kembali lagi pada diri kita masing-masing mau percaya atau tidak. Meski demikian karena pesonanya yang unik maka tak jarang sekelompok muda-mudi tetap datang untuk berfoto-foto.

  1. Pantai Kutang

Pantai Kutang terletak di ujung Dusun Kenthong, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Lamongan. Pantai ini sangat menarik hati para wisatawan. P‎antai Kutang ini belum banyak dikenal masyarakat luas sehingga mendapatkan predikat ‘perawan’ dan membuat para wisatawan menjadi penasaran dan berlomba untuk mengunjunginya terlebih dahulu. Menurut pengakuan dari warga setempat, pemberian nama yang unik ini bukan asal-asalan saja atau hanya berdasarkan pemikiran warga yang ngeres. Ada sejarah yang melatar belakanginya, diceritakan pada zaman dahulu banyak pasangan muda mudi yang berkunjung ke pantai ini. Anehnya saat pulang mereka meninggalkan pakaian dalam mereka termasuk bra atau kutang di sana. Dari situlah kemudian nama Kutang disematkan pada pantai ini.

Jika biasanya pemandangan pantai langsung terlihat hamparan pasir tapi di Pantai Kutang ini, Anda akan melihat taman mangrove. Selain memiliki alam yang masih alami, pantai ini juga mempunyai eksotisme pasir putih dan kerimbunan pohon Mangrove. Tidak hanya itu, disini Anda juga bisa bermain ayunan yang telah tersedia di akar-akar pohon mangrove sembari bermain air. Saat pantai surut anda bisa melihat rumput laut dan bebatuan yang indah. Saat itu adalah momen yang baik untuk melakukan foto-foto. Waktu terbaik untuk mengambil gambar pantai ini adalah pada saat sore hari menjelang magrib. Sunset di pantai ini juara, meski berada di utara tapi matahari terlihat tenggelam di tengah laut karena memang posisinya agak serong.

  1. Wego Lamongan

WEGO sendiri adalah singkatan dari Wisata Edukasi Gondang Outbond. Objek wisata yang hadir dengan tema ekowisata ini diresmikan pada 10 November 2016 lalu yang bertepatan dengan hari pahlawan. dibangun pada lahan seluas 23 hektar yang ada di sekitar Waduk Gondang di kawasan Desa Ketegagung, sebelah selatan Lamongan. Didalamnya terdapat berbagai wahana seperti outbond, bumi perkemahan, dan kolam renang dengan gaya Eropa. Awalya objek wisata di Lamongan yang satu ini hendak dibangun dengan konsep edukatif untuk tujuan ilmu pengetahuan dan sains, mengingat didalamnya tumbuh beragam tanaman hutan hujan tropis. Terhitung ada lebih dari 300 jenis pohon tumbuh subur dikawasan ini.

Spot-spot meanrik yang ada di WEGO ini yaitu Jembatan Cinta Wego Lamongan, Pesawat Wego, Perahu Dayung, Perahu kaki, Flying Fox, Kandang Burung, Bumi Perkemahan, Waduk Gondang, Homestay, Kolam Renang. Selain itu terdapat fasilitas seperti Musholla, Toilet, Rumah Makan, Jasa Fotographer, Parkir motor. Tiket Masuk Wego Lamongan dan Parkirnya yaitu Pertama masuk di Gapura area Wego Lamongan ini sobat akan dikenakan Biaya Parkir. Motor: 3.000,-    Mobil : 5.000,-. Sedang untuk tiket masuk Wego sendiri Perorang dikenakan Biaya Rp. 10.000,- untuk anak usia diatas 2 tahun dikenakan biaya. Dan untuk permainan yang ada dikenakan biaya juga, Flyingfox : 15.000,- Perahu Dayung : 10.000,- Perahu  Kaki      : 10.000,-

  1. Goa Maharani Zoo

Goa Maharani Zoo juga termasuk dalam group Jawa Timur Group yang membawahi Jatim Park 1 dan 2, Eco Green Park, Surabaya Carnival, dan masih banyak lagi. Maharani Zoo berdiri di area seluas 3.5 hektar. Maharani Zoo berdiri sejak 25 Mei 2008 dan menyajikan wahana konservasi dan edukasi serta budaya yang terangkum dalam nuansa etnik Afrika. Wisata yang bisa ditempuh sejauh 1.5 jam perjalanan dari Surabaya ini juga menghadirkan pemandangan pesisir pantai utara. Sejumlah fasilitas yang ditawarkan meliputi taman satwa atau kebun binatang yang dilengkapi dengan koleksi berbagai binatang, seperti orang utan, beruang madu, wallaby, jerapah, singa putih dan harimau putih serta masih banyak koleksi yang lainnya. Umumnya binatang yang ada di Maharani Zoo berasal dari Asia. Namun kini telah bertambah dengan gajah Palembang dan Pekanbaru. Maharani Zoo juga dilengkapi dengan Galery Satwa atau Museum Satwa. Bentuk bangunannya masih mengambil setting Afrika dan memajang berbagai koleksi fosil ataupun replika fosil binatang-binatang yang telah punah, seperti beruang putih, ikan paus biru, ikan paus bangkok, dan juga mamooth si gajah purba. Maharani Zoo juga menghadirkan sejumlah binatang albino yang eksotis seperti kangguru albino, tikus, ular, dan masih banyak lagi. Selain itu ada juga taman burung yang semakin melengkapi koleksi Maharani Zoo.

Goa Maharani sendiri sudah cukup populer sejak dulu. Penemuan goa ini pun tidak disengaja saat 6 penggali tanah coral pupuk dolomit dan bahan fosfat sedang melakukan penggalian yang dipimpin oleh mandor bernama Bapak Muh. Faried. Nama istrinya, Maharani, kemudian dipilih menjadi nama goa ini karena dari mimpi sang istri goa ini ditemukan. Dalama mimpinya, Ibu Maharani melihat dua ekor naga bermahkota sedang menjaga cahaya bunga-bunga yang sangat indah dan berwarna-warni. Naga-naga dalam mimpi tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk patung yang menjaga pintu masuk goa bersama dengan dua burung garuda di Gerbang Paksi Tatsoko. Stalaktit dan stalagmit yang dimiliki Goa Maharani memang cukup cantik dengan berbagai warna kala terkena cahaya. Apalagi stalaktit dan stalagmit tersebut juga masih terus tumbuh  hingga saat ini. Karena kecantikannya hingga ada yang menyandingkan goa ini dengan Goa Carlsbad di Perancis dan Goa Mamonth di Amerika Serikat. Untuk menjelajahi Goa Maharani, telah disiapkan jalur trekking yang nyaman sejauh 350 meter.

Fasilitas lain yang ditawarkan Goa Maharani adalah area parkir yang luas, toilet, dan penjual aneka oleh-oleh serta kuliner di bagian depan. Jika membutuhkan penginapan ada Tanjung Kodok Beach Resort. Jam operasionalnya buka setiap hari mulai pukul 07.30 pagi hingga pukul 17.00 sore. Sedangkan untuk harga tiket masuknya dalah sebagai berikut ini:

MAHARANI ZOO & GOA ( MZG )

  • weekday ( senin – kamis ) Rp. 49.000,-
  • weekend ( jumat – minggu, hari besar nasional, musim libur WBL ) Rp. 91.000,-

WISATA BAHARI LAMONGAN + MAHARANI ZOO & GOA ( WBL + MZG )

  • weekday ( senin – kamis ) Rp. 70.000,-
  • weekend ( jumat – minggu, hari besar nasional, musim libur WBL ) Rp. 130.000,-
Top