Category: Malang

5 Destinasi Wisata Hits Di Malang

Malang merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Timur. Malang Raya atau disebut juga Wilayah Metropolitan Malang merupakan daerah metropolitan di Provinsi Jawa Timur yang terhimpun dari tiga wilayah, yaitu Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang. Inilah kawasan metropolitan terbesar kedua di Jawa Timur setelah Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan). Selama ini Malang sudah dikenal sebagai salah satu Kota di Indonesia yang memiliki banyak destinasi wisata. Memang sudah banyak sekali tempat wisata di Malang yang terkenal dan menarik daya tarik wisatawan. Tak hanya destinasi wisata modern, tetapi juga terdapat banyak wisata alam yang bisa dikunjungi. Malang juga menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang di kenal dengan tempat wisata alam yang indah dan menakjubkan. Berikut ini adalah 5 tempat wisata baru di kabupaten Malang yang kini sedang hits di kalangan anak muda dan instagramable banget.

  1. Pantai Kedung Celeng Malang

Wisata Pantai kedung Celeng adalah sebuah pantai wisata yang terdapat di Malang, tepatnya di Jl. Raya Banjero Kelurahan Banjarejo, Dusun Sumberceleng Kec. Donomulyo, Malang. Berjarak 64 km  dari kota malang , pantai ini dapat di tempuh dengan kendaraan pribadi ataupun motor. Pantai kedung Celeng saat ini mulai terkenal, terutama bagi kalangan para wisatawan yang menyukai pantai yang bernuansa eksotisme ini. Pesona keindahan pantai di daerah malang selatan memang menjadi daya tarik para wisatawan. Terlebih lagi dengan banyaknya postingan di media sosial yang membuat setiap sudut pantai yang tersembunyi keberadaannya menjadi mulai terkenal. Kedung celeng yang berasal dari bahasa jawa yang artinya “kedung = wadah tempat air dan celeng = babi, bukan berarti disini kita akan menemukan seekor babi di tepian pantai atau wadah tempat Babi yang dibuat dari air, hanya saja karena letaknya di dusun sumber celeng sehingga pantai ini mendapat julukan seperti itu.

Objek wisata ini memang belum banyak dikenal oleh wisatawan, karena memang tempat ini begitu tersembunyi. Jika berkunjung ketempat ini kita akan merasa berada di pantai pribadi. Biasanya pengunjung hanyalah beberapa warga sekitar yang hendak mencari kerang laut atau mencari ikan. Sementara pemandangan disekitar pantai terlihat dari bibir pantai air laut nan jernih juga pasir dengan warna putih nan lembut. Hal tersebut semakin eksotik ketika didepan kita terlihat sebuah pulau kecil. Ditempat wisata ini kita bisa merasakan hangatnya sinar matahari lengkap dengan deburan ombak serta indahnya laut biru yang menawan. Namun jangan khawatir pesona dari pantai Kedung Celeng bukan hanya disitu saja, anda bisa menikmati pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Karang – karang yang tersusun dibawah laut dan beberapa biota laut, menambah kenikmatan anda dalam menikmati ciptaan Tuhan. Sehingga kita bisa bersnorkeling disana. Kita bisa menjelajah sampai dengan jarak 20 meter dari bibir pantai. Sampai pada kedalaman 1 hingga 2 meter kita akan disuguhkan terumbu dengan dibuktikan dari banyaknya habitat laut dari ikan-ikan kecil beraneka ragam serta coral-coral yang sangat indah. Untuk harga tiket masuk kita akan di kenakan biaya Rp.3000/orang dan Rp.5000 untuk parkir kendaraan.

  1. Segara Anakan Pulau Sempu

Satu lagi pesona alam yang eksotis di Jawa Timur yang tidak boleh anda lewatkan yaitu Pulau Sempu. Keindahan sebuah pantai sangat jelas terlihat di pulau yang terletak di Kota Malang ini. Mungkin belum banyak wisatawan yang mengetahui tentang pulau ini, namun bagi yang sering ke Malang tentu nama Pulau Sempu tidak asing lagi bagi mereka karena merupakan primadona baru tempat wisata di Kabupaten Malang. Lokasinya berada di pantai selatan Kabupaten Malang tepatnya di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. kira-kira 65 km dari Pusat Kota Malang. Lokasi Pulau Sempu berdekatan dengan Pantai Sendang Biru, Goa Cina, Bajulmati maupun Balekambang. Daya tarik utama dari Pulau Sempu adalah segara anakan yang terdapat dipulau tersebut. Surga yang tersembunyi, begitulah kira-kira gambaran Pulau Sempu dan Segera Anakan. Pulau ini seperti belum banyak terjamah tangan-tangan manusia karena letaknya yang bersembunyi dibalik sebuah kawasan cagar alam yang dikelola oleh Balai Konvervasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Sebuah pulau terpencil dengan keindahan yang memukau. Laguna Segara Anakan menjadi daya tarik pulau kecil dengan luas 877 Ha ini. Laguna dengan luas sekitar 4 Ha merupakan tempat menawan yang tersembunyi jauh di lingkar hutan tropis yang lebat. Pasir putih yang bertemu dengan birunya air yang tenang dan terpisah dari lautan lepas menjadikan Pulau Sempu tempat cocok untuk menghabiskan waktu liburan di Malang.

Cara menuju ke Pulau Sempu, wisatawan diwajibkan menyewa perahu dengan tarif kurang lebih Rp.100.000­Rp.200.000. Perahu bisa menampung sekitar 10 orang. Jika belum pernah ke Segara Anakan, disediakan jasa guide dengan tarif sekitar Rp.200.000. Karena tidak jauh dari Pantai Sendang Biru, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk sampai di Pulau Sempu. Untuk menikmati wisata Pulau Sempu Malang, anda bisa hanya mengelilingi sekitar pulau atau berhenti di garis pantai Pulau Sempu. Jika ingin ke Segara Anakan, perahu akan menuju ke Teluk Semut (Ant Bay). Sebelum menyeberang ke Pulau Sempu, para pengunjung harus meminta ijin ke kantor polisi hutan di Pantai Sendang Biru karena Pulau Sempu termasuk Kawasan Hutan Konservasi atau cagar alam bukan tempat wisata. Biaya pembuatan ijin sebesar 20.000 rupiah perorang, kita juga akan dibekali aturan-aturan yang berlaku selama berkunjung di Pulau. Menurut informasi terbaru, para pengunjung harus menyewa jasa Guide sebesar Rp.100.000/ kelompok. Perjalanan dilanjutkan dengan trekking kurang lebih selama 2 jam menembus lebatnya hutan dengan jalan curam, terjal dan berlumpur. Lokasi camp di Pulau Sempu Malang cukup menarik. Wisatawan dalam dan luar negeri tak segan menghabiskan waktu wisata di sekitar Segara Anakan selama semalam lalu akan dijemput esok harinya oleh nelayan sesuai kesepakatan. Jika tidak sempat menjelajah Pulau Sempu ada fasilitas penginapan di sekitar Pantai Sendang Biru. Selain itu ada mushola, warung dan juga nelayan yang menjual hasil tangkapan ikan.

  1. Mata Air Sumber Sirah Gondanglegi Malang

Sebuah sumber air dengan pemandangan yang begitu sangat alami. Tempat ini merupakah sumber air alami  dari dalam perut bumi yang diberi pembatas pada sisinya sehingga membentuk semacam kolam atau telaga. Sumber Sirah atau Sumber Sira berada di Desa Sumberjaya, Kec. Gondanglegi, Kab. Malang dengan jauh tempuh kurang dari 25 km dari pusat kabupaten Malang yangbisa dicapai dengan waktu 20 – 30 menit bermotor. Meskipun berada di Desa Sumberjaya, kadang ada juga yang berkata berada di Desa Putukrejo, Kec. Gondanglegi, oleh karena itu jalan masuk satu-satunya pergi Sumber Sirah ini merupakan dari desa Putukrejo. Tempat ini menjadi sumber utama pengairan irigasi bagi warga sekitar. Berada di tempat ini, kita seolah berada di telaga tujuh bidadari. Permukaan mata air ini sangat jernih bagaikan cermin, sehingga kita dapat melihat bahwa di dasar telaga ditumbuhi tanaman rumput air tawar sejenis hydrilla yang cantik. Tempat ini memang sudah menjadi tempat wisata favorit para muda-mudi di malang dan lokasi yang cukup Populer. Pengunjung akan terpesona sehingga ingin menyelami mata air tersebut dan bisa menjadi Objek berfoto yang keren. Juga terdapat Kios yang akan menjual serta juga akan menyewakan perlengkapan berenang misal pakaian, pelindung kamera jika digunakan dalam air, pelampung, kacamata renang dan perlengkapan lainnya yang lengkap. Terdapat Kolam dan lintasan guna river tubing.

Tiket Sumber Sirah: Rp. 1000 per orang. Parkir Rp. 2000 per sepeda motor dan mobil: Rp. 5000 per mobil, Sewa Pelampung atau ban dalam: Rp. 2000 s/d Rp. 5000, Kamar mandi guna ganti pakaian serta BAK dan lainnya sebanyak Rp. 1000, Toilet untuk BAB dan kamar mandi untuk mandi sebanyak Rp. 2000. Di Sumber Sirah tidak terdapat pintu gerbang yang dapat dibuka tutup, ini membuat pengunjung dapat bebas ke destinasi ini ini kapanpun itu. Tetapi, normalnya mulai dari pukul 07:00 akan ada petugas jaganya sampai pukul 17:00 yang adalah batas waktu parker disana. Dibuka setiap hari mulai hari Senin sampai hari Minggu ataupun hari libur. Area parkir khusus sepeda motor dengan kawasan yang cukup luas. Untuk Area parkir mobil sayang dengan kapasitas yang terbatas serta kalau sedang ramai  Anda harus menggunakan badan jalan sempit. Terdapat beberapa titik Toilet atau kamar mandi. Untuk masalah lapar, Anda bisa menemukan Beberapa unit rumah makan.

  1. Air Terjun Sumber Pitu Pujon Malang

Air terjun Sumber Pitu ini bisa dibilang masih begitu alami serta lokasinya agak tersembunyi di tengah hutan. Air tejun sumber pitu malang, atau warga sekitar malang sering menyebutnya dengan coban sumber pitu pujon. Coban sumber pitu malang sendiri berada di wilayah hutan milik perhutani kab. Malang. Dalam bahasa indonesia, coban sumber pitu pujon adalah air terjun yang memiliki 7 sumber. Disebut seperti itu karena memang air terjun sumber pitu memiliki 7 air terjun yang saling berdekatan dan memenuhitebing selebar kurang lebih 50 meter. Gemericik air terjun dengan 7 aliran namun bersumber dari 1 mata air ini menyuguhkan panorama yang lain dari yang lain. Mata air menyumbul dengan deras dengan jarak yang begitu berdekatan dari tebing dengan debit yang cukup besar yakni 1600 liter tiap detiknya. Saking besarnya hingga dimungkinkan Coban Sumber Pitu Tumpang ini berasal dari sungai yang berlokasi di bawah tanah. ir terjun Sumber Pitu terletak di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Air terjun sumber pitu pujon sendiri berada di jalur kota batu, malang – kediri atau masih satu jalur dengan beberapa air terjun yang berada di kota batu malang, yaitu air terjun coban rondo. Di depan Coban Sumber Pitu ada sebuah pohon berumur puluhan tahun yang telah tumbang dengan akar terangkat atas sehingga kamu bisa mengambil foto menawan dari titik ini. Perpaduan antara keindahan, kedamaian, tantangan, serta panorama yang ada di Sumber Pitu sungguh memikat pengunjung yang datang. Tujuh air terjun setinggi sekitar 70 meter di tengah hutan melahirkan pesona luar biasa. Di dekat sumber ada hamparan rumput lebat yang bisa digunakan untuk bersantai. Untuk masuk tempat wisata ini gratis alias tidak dipungut biaya (jika sudah ada pengelola dari penduduk maka tiket masuk bisa). Air terjun Sumber pitu ini merupakan air sumber yang benar benar terjaga kemurniannya. Anda bisa meminum air yang berasal dari air terjun sumber pitu ini, menikmati pemandangan indah, udara dan air yang segar bisa menjadi pilihan liburan bersama teman teman anda. Disarankan buat kamu untuk membawa bekal dari rumah supaya tidak kelaparan, dikarenakan disana masih belum ada pedagang. Maklum saja karena tempat ini masih sangat asri dan kamu diharuskan menjaga tempat ini dengan tidak membuang sampah sembarangan.

  1. Taman Labirin Coban Rondo Malang

Taman Labirin adalah salah satu wahana yang ada di kawasan wisata coban rondo malang ini merupakan wisata baru yang kini sedang hits di malang, tepatnya di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya tidak jauh dari perbatasan kota Batu dan kabupaten Malang di wilayah Payung. Jarak dari Alun-Alun Kota Batu sekitar 9 km dan dari pusat kota Malang sekitar 29 km. Taman Labirin merupakan istilah jalur rumit yang berliku-liku dan memiliki banyak sekali persimpangan yang juga banyak memiliki jalan buntu. Labirin biasanya bisa digunakan sebagai permainan di atas kertas. Tetapi, untuk labirin yang bisa dirasakan secara langsung biasanya menggunakan tanaman yang tinggi. Pada jaman dahulu labirin dimanfaatkan untuk tempat mengurung minotaur, yaitu mitos Yunani. Labirin atau taman sesat ini menjadi magnet baru untuk menjerat wisatawan untuk datang. Letak yang tak jauh dari pintu masuk pertama kawasan hutan di coban rondo mempermudah bagi para pengunjung untuk menemukan tempat yang satu ini.

Labirin di Coban Rondo dibentuk dengan menggunakan tanaman hijau (tetehan) setinggi 2 meter yang berfungsi sebagai tembok atau pembatas jalan. Tembok hijau yang tinggi tersebut menjadi pembatas kiri-kanan dari jalan setapak dengan lebar kurang lebih 1,75 meter yang cukup untuk dilewati 2 orang saat berpapasan. Labirin ini menempati areal seluas 60 meter x 40 meter yang tentunya tidak terlalu luas, tapi meskipun begitu, ternyata cukup sulit loh untuk melewati tantangan dari labirin ini. Jalan yang berputar-putar, kadang buntu pada beberapa titik, ditambah lagi tembok yang tinggi dan kelihatan sama sepanjang jalan, membuat pengunjung yang masuk ke dalamnya tanpa mengetahui denah dari labirin ini bakalan kesulitan untuk mencapai titik finish yang berada di tengah-tengah labirin. Pengelola sering merubah jalur labirin dari hari-ke-hari dengan jadwal tertentu, hal tersebut dapat dilihat dari foto-foto Labirin Coban Rondo yang tersebar di sosial media, jalurnya kadang berbeda satu sama lain, meskipun titik finishnya selalu sama yaitu di pusat labirin (Kolam air mancur dan beberapa unit kursi sebagai tempat duduk berada di tengah-tengah labirin).

Labirin Coban Rondo ini dibuka setiap hari mulai dari pukul 8 pagi hingga pukul 4 sore. Waktu kunjungan populer di Labirin Coban Rondo ini berdasarkan Google Review adalah pada hari Jumat, selain itu akhir pekan adalah waktu yang cukup ramai. Bagi yang ingin datang saat-saat sepi, biasanya itu adalah pada awal pekan dari jam 8 – 9 pagi. Biaya Tiket Masuk Wisatawan Domestik/Lokal : Rp 15.000,- Biaya Tiket Masuk Wisatawan, Mancanegara : Rp 25.000,- Biaya Parkir Kendaraan roda 2 : Rp 2.000,- Biaya Parkir Kendaraan roda 4 : Rp 4.000,- Biaya Parkir Kendaraan roda 6 :Rp 6.000,- Biaya Bermain Fun Tubing Rp 35.000,- Biaya Permainan Paint Ball per 6 orang Rp 450.000,- (150 peluru) dan Rp 750.000,- (300 peluru), Biaya Masuk Labirin : Rp 10.000,- Biaya Bersepeda Gunung : Rp 5.000,- Biaya Berkuda : Rp 12.000,- Biaya Naik Kereta Kelinci : Rp 5.000,- Biaya Flying Fox : Rp 30.000,- Memberi makan Rusa : Rp 5.000,-

Top