Category: Pangandaran

5 Destinasi Wisata Menarik Di Pangandaran

Kabupaten Pangandaran adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Parigi. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar di utara, Kabupaten Cilacap di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Kabupaten Tasikmalaya di barat. Pangandaran terbentuk dari dua suku kata yaitu pangan dan daran. Dalam bahasa sunda pangan berarti ‘makanan’ dan Daran berarti ‘pendatang’. Sebuah nama yang merepresentasikan kemakmuran.Pangandaran dahulunya masuk dalam kawasan Kabupaten Ciamis, semenjak Oktober 2012, Pangan daran resmi berdiri sebagai wilayah administrasi Kabupaten tersendiri. Semenjak menjadi Kabupaten, Pangandaran semakin leluasa untuk mengembangkan sektor pariwisata yang terbentang luas diberbagai kecamatan yang memiliki keunikan wisata sangat menarik bahkan tak sepi pengunjung. Berikut ini wisata pangandaran yang bisa anda kunjungi ketika di pangandaran.

  1. Cukang Taneuh Pangandaran

Cukang Taneuh pangandaran Atau juga disebut sebagai Green Canyon oleh seorang berkebangsaan Perancis pada tahun 1993. Green Canyon terletak di Cijulang, Kertayasa, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat, Indonesia. Dari Ciamis sendiri Anda harus menempuh perjalanan sekitar 130 km atau 31 km dari Pangandaran. Cukang Taneuh menjadi salah satu destinasi wisata Pangandaran yang wajib dikunjungi. Tempat wisata ini mirip dengan Grand Canyon yang ada di Colorado Amerika. yang membuatnya unik karena tebing-tebing yang berada di Cukang Taneuh membentuk sebuah gua. Pengunjung bisa menggunakan perahu untuk melalui sungai Cijulang dan melihat stalaktit dan stalagmit yang ada di Cukang Taneuh. Kondisinya sedikit menguras adrenalin karena traveler dihadapkan pada lingkungan yang sedikit misterius. Di bagian mulut gua terdapat sebuah air terjun yang membuat nuansanya semakin eksotis.

Untuk mencapai tempat ini, kita harus menyewa sebuah perahu kayuh dari dermaga Ciseureuh. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih 30-45 menit dengan jarak sekitar 3 km untuk sampai ke Green Canyon. Airnya yang bersih, dan berwarna kehijau-hijauan menjadi alasan dinamakan sebagai Green Canyon. Nama asli dari wisata Green Canyon adalah Cukang Taneuh, diambil dari bahasa Sunda yang dalam bahasa indonesia berarti Jembatan Tanah. Harga tiket 150.000 rupiah untuk satu perahu maksimal 5 orang belum termasuk biaya berenang di tempat utama wisata green canyon tersebut.

Selain itu anda bisa melakukan kegiatan Salah satu kegiatan yang menjadi favorit para wisatawan adalah Body Rafting. Harga yang ditawarkan berkisar antara 150.000 Rupiah sampai 250.000 Rupiah. Paket body rafting ini tidak hanya rafting saja tetapi Anda juga bisa menikmati berenang di kejernihan air Green Canyon, melompat dari tebing dengan ketinggian mencapai 9 meter, dan juga trekking.

  1. Goa Sumur Mudal

Goa sumur mudal merupakan sebuah goa yg berada diobyek wisata cagar alam pangandaran, didalam goa tersebut ada beberapa keunikan yang bisa kita lihat seperti setalaktit dan stalagmit dengan berbagai bentuk, diantaranya ada yang berbentuk seperti tenggorokan manusia, dan dinding goa tersebut dihiasi juga dengan relief alam yang indah seperti dinding candi. Mengapa goa tersebut dinamakan goa sumur mudal karena didalamnya terdapat sebuah cekungan yang mirip seperti sumur yang dulu ada sebuah mata air yang keluar sangat deras sehingga sampai mudal (meluap), karena saking derasnya air tersebut mengalir melalui parit goa. Dan pada masa kerajaan air tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum dan memasak. Jika anda berkunjung ke obyek wisata cagar alam jangan lupa untuk mengunjungi tempat yang satu ini untuk menikmati keindahan alam, pasti anda merasa puas.

  1. Pantai Pangandaran

Pantai Pangandaran terletak didesa penanjung, kecamatan Pangandaran, Jawa Barat. Pantai Pangandaran merupakan destinasi wisata yang menarik wisatawan domestik dan mancanegara yang menawarkan keelokan pasir pantai hitam dan putihnya. Ombak Pangandaran yang tenang dan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler membuat pantai ini begitu menawan apalagi ketika sore hari. Pangandaran dulunya dikenal sebagai kota nelayan kecil, dimana nelayan pergi dipagi hari dan pulang pada sore hari dengan membawa ikan ke tepian pantai. Kegiatan seperti ini masih bisa dilihat sampai saat ini bahkan kita juga bisa berpartisipasi dan merasakan sensasi menarik jaring ikan ke Pangandaran bersama warga sekitar. Pangandaran memiliki 2 pantai disisi barat dan timu.

Pangandaran barat adalah tempat wisata yang ideal untuk keluarga yang aman dan nyaman. Di kawasan ini anda bisa berenang, bejemur dibawah matahari atau hanya menikmati pemandangan sekitar. Disekitar Pangandaran anda bisa melihat bukit hutan yang merupakan cagar alam. Hutan ini merupakan hutan tempat tinggal banyak monyet, rusa, kerbau dan masih banyak hewan eksotis lainnya. Tidak hanya itu, ada juga sejumlah gua alami dan gua buatan yang dibangun oleh Jepang selama perang dunia kedua sebagai bunker. Di kawasan ini juga terdapat air terjun yang langsung mengarah ke Pangandaran. Jika anda penasaran melihat air terjun yang langsung mengalir kepantai berkunjunglah ke bukit ini.

Sedangkan pantai Pangandaran timur menyuguhkan surga bagi penggila makanan laut. Ribuan panganan olahan laut ditawarkan, mulai dari restorant dan warung makan dipinggir pantai. Selain warung, disebelah selatan pantai Pangandaran timur juga terdapat pasar ikan segar yang didistribusikan langsung dari nelayan. Selain menjadi surge bagi para pecinta kuliner laut, pantai Pangandaran timur juga menjadi destinasi bagi mereka yang gemar berolahraga air seperti jet ski dan banana boat.

  1. Pantai Keusik Luhur

Pantai ini terletak di Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak. Anda dapat mempulah jalur sejauh 43 km dari Pantai Indah Pangandaran atau sekira 15 km dari Green Canyon (Cukang Taneuh). Menurut cerita, nama pantai ini diambil dari proses gelombang laut yang mengangkat pasir ke atas batu karang. Kemudian proses ini dinamakan Keusikluhurkeusik dalam bahasa Sunda yang berarti pasir dan luhur yang berarti tinggi. Kondisi Pantai Keusik luhur terbilang unik apabila dibandingkan dengan pantai lainnya di pesisir selatan Jawa Barat.

Di tepi pantainya terdapat sebuah bukit yang menjulang tinggi dengan tingkat kecuraman mencapai 90 derajat. Dari atas bukit ini Anda dapat menyaksikan keindahan alam pantai, birunya langit yang menaungi pantai ini dan cakrawala di kejauhan. Perhatikan pula ombak laut yang datang silih berganti menerjang hamparan batu karang. Terjangan ombak tersebut menghasilkan pemandangan yang luar biasa, berbalut indah bersama hijaunya bukit yang mengelilingi pantai ini. Karena pantai ini dipenuhi hamparan bebatuan karang terjal, wisatawan tidak diizinkan untuk melakukan aktivitas renang dan berselancar. Akan tetapi, keindahan panorama pantai ini akan membuat Anda betah berlama-lama menikmatinya.

  1. Desa Wisata Selasari

Desa wisata ini terletak di Kecamatan Parigi, Pangandaran, Jawa Barat. Dari Kota Pangandaran sendiri berjarak sekitar 15 km. Di Objek Wisata Selasari terdapat tiga wisata kunjungan yaitu Santirah, Goa Sutra Reregan dan Goa Lanang. Di objek wisata Santirah yang terdapat di dusun Karang Mukti kegiatan yang dapat di lakukan yaitu body rafting dan river tubing dengan durasi 2-3 jam. Di objek wisata ini kita dapat berwisata mengunjungi goa-goa yang masih dengan kealamianya dan dengan keunikan keunikan tersendiri di dalamnya.Salah satunya adalah Goa Lanang yang didalamnya terdapat beberapa wisata kunjungan. Selain itu ada juga goa yang lain diantaranya Goa Patapaan dan Goa Keraton. Disini juga dapat melakukan aktifitas seperti body rafting dengan menggunakan life jaket dan pelengkapan lainya seperti helmet serta ada juga kegiatan river tubing mengunakan pelampung menyusuri hijau dan asrinya aliran sungai yang didalamnya terdapat tebing-tebing hijau alami. terdapat beberapa keunikan seperti titik-titik yang mengharuskan wisatawan untuk terjun dari ketinggian yang beragam, serta ada beberapa air terjun di kanan kiri sungai.

Setelah lelah mengarungi sungai sejumlah penyedia jasa rafting juga menyediakan sajian makan siang berupa menyantap nasi liwet dengan goreng-gorengan serta meneguk segarnya kelapa muda. Penyedia jasa mengenakan tarif untuk mengarungi sungai atau yang lebih di kenal dengan body rafting dan river tubing tersebut dengan dilengkapi perlengkapan serta pemandu dengan hanya sebesar Rp.50.000 sampai dengan Rp.100.000 per orang sesuai pilihan yang akan di ambil wisatawan, dengan durasi selama kurang lebih 2 sampai 3 jam.

Top