Category: Pekalongan

5 Destinasi Wisata Seru Di Pekalongan

Pekalongan adalah nama sebuah daerah yang berada di pesisir pantai utara pulau Jawa. Kota yang memiliki 4 kecamatan ini berada di jalur pantura Jakarta-Semarang-Surabaya ini memilik jarak kurang lebih 101 km dari sebelah barat kota Semarang, dan sebelah timur Jakarta 384 km. Kota yang sudah sangat terkenal dengan industri kreatif nya ini telah tercatat oleh UNESCO dalam kategori craft & folk art dan memiliki sebuah branding World’s City Batik. Nama Pekalongan diambil dari kata Kalong yaitu sejenis kelelawar. Namun bukan berarti daerah ini banyak kelelawarnya, melainkan dulu Bupati Kendal yang pertama pernah melakukan tapa ngalong atau bertapa dalam posisi terbalik seperti kelelawar sebelum mendirikan daerah Pekalongan ini. Tak hanya karena batiknya kota pekalongan juga memiliki destinasi wisata yang bagus untuk dikunjungi. Berikut ini 5 destinasi wisata menarik yang wajib dikunjungi di Pekalongan.

  1. Museum Batik Pekalongan

Sesuai dengan sebutannya sebagai Kota Batik, Museum Batik adalah tempat nomor satu yang tidak boleh dilewatkan ketika mengunjungi kota ini. Bangunan yang terletak di Jalan Jetayu nomor 1 Pekalongan, memiliki koleksi batik yang cukup lengkap sejak dari jaman penjajahan Belanda dan Jepang. Selain itu batik yang ada juga berasal dari berbagai daerah di nusantara. Museum ini didirikan pada 23 Mei 2006 dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada 12 Juli 2006. Yang memiliki bangunan sederhana seluas 40 m2. Museum Batik Pekalongan ini memiliki gaya arsitektur bangunan art deco yang merupakan bekas balai kota pada masa Belanda. Tempat wisata di Pekalongan ini bisa menjadi media pengajaran bagi anak-anak untuk lebih mengenal kebudayaan dan kekayaan bangsa Indonesia. Melalui museum ini semua sejarah tentang Batik akan selalu dikenang hingga anak cucu.

Koleksi batik yang dimiliki Museum Batik Pekalongan saat ini adalah sebanyak 1149 jenis batik, dan salah satunya adalah wayang beber dari kain batik yang berusia ratusan tahun dan alat tenun tradisional atau dikenal sebagai alat tenun bukan mesin (ATBM). Museum Batik Pekalongan terdiri atas tiga rungan dimana ruangan pertama digunakan untuk memamerkan batik-batik dari daerah pesisir Pulau Jawa seperti batik Cirebon, Pekalongan, Batang, dan juga Rembang. Ruangan kedua digunakan untuk memamerkan batik hasil sumbangan beberapa tokoh penting seperti batik hasil sumbangan mantan presiden SBY, Ibu Ainun Habibie, mantan wakil presiden Budiono serta sejumlah tokoh penting lain. Terwujudnya Museum Batik di Kota Pekalongan sebagai wadah untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia serta pusat informasi yang perlu dikembangkan, dibina dan dipelihara keberadaannya. Sedangkan di ruangan pamer ketiga kita akan melihat koleksi batik-batik yang berasal dari berbagai daerah di tanah air seperti Banten, Kalimantan, Garut, Indramayu, Madura, dan Papua

Jika malam hari tiba di sekitar Museum atau sekeliling Lapangan Jetayu dipenuhi warna-warni lampu hias dari kendaraan wisata seperti mobil kayuh, sepeda dan becak dengan hiasan yang unik. Selain itu ada juga berbagai kuliner tersedia di sepanjang jalan karisidenan atau samping Kantor Pos sampai ke depan Pengadilan Negeri Pekalongan. Bagi Anda para pecinta wisata kuliner Pekalongan disitulah tempatnya kuliner murah dan enak untuk mampir jika sedang berkunjung ke Museum Batik. Di tengah lapangan Jetayu terdapat sebuah patung bertulisakan BATIK, dengan corak dan warna nya adalah batik, cocok sekali untuk berfoto dan dijadikan kenangan bahwa Anda pernah berkunjung ke Museum Batik Pekalongan. Selain itu disekitar lokasi Museum terdapat dua tempat ibadah Masjid dan Gereja sehingga memudahkan para wisatawan untuk melakukan ibadah. Pekalongan merupakan Kota Batik. Sedangkan untuk Waktu Kunjungan di museum ini Buka setiap hari : 08.00 – 15.00 dan Kecuali ( Tutup ) pada Tahun Baru, 17 Agustus, Lebaran Idhul Fitri, Lebaran Idhul Adha dan Tahun Baru Islam ( 1 Muharrom ). Untuk Tiket Masuk museum ini Dewasa : Rp 5.000,- dan Anak-anak (TK s.d. SMA) : Rp 1.000,-

  1. Curug Bajing

Curug Bajing terletak di Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono. Akses menuju tempat ini cukup mudah apalagi menggunakan kendaraan roda empat. Jarak tempuh dari kota Pekalongan menuju air terjun ini menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam. Hijaunya hutan dan terasering sawah yang bersusun di punggung-punggung bukit menjadi pemandangan indah yang mengiringi sepanjang perjalanan. Untuk mencapai air terjun, pengunjung harus trekking selama 15 menit dari tempat parkir. Curug Bajing memiliki keindahan yang eksotik serta mampu membuat para pengunjung terpukau menyaksikan indahnya air terjun disana. Tidak heran bila banyak wisatawan dari berbagai kota di Indonesia penasaran ingin menyaksikan langsung keindahan Curug Bajing.

Air terjun ini memiliki ketinggian 70 meter dan aliran airnya membentuk tingkatan-tingkatan di dasarnya. Di sini wisatawan dapat menikmati kopi hutan khas daerah ini. Hangatnya kopi dapat mengusir rasa dingin karena tempat ini berada di ketinggian 1300 mdpl. Harga tiket masuk Curug Bajing Pekalongan bisa dibilang murah, yaitu Rp. 5.000,­ per orang, ditambah dengan retribusi parkir kendaraan Rp. 2.000,­ untuk motor dan Rp. 5.000,­ untuk mobil. Tempat parkir kendaraan cukup luas dan aman, sebab area parkir di tempat wisata Curug Bajing ini diurus langsung oleh pihak pengelola Curug Bajing, berdampingan dengan loket pembayaran tiket masuk. Lokasi Curug Bajing tidak jauh dari area parkir, kita hanya perlu berjalan kaki melewati jalan batu yang cukup lebar menuju tepi sungai selama kurang lebih 10 menit. Dari tepi sungai, kita harus menyeberangi jembatan bambu yang sederhana, selanjutnya melewati jalan setapak yang cukup menanjak. Akses menuju air terjun ini cukup mudah, jalannya lumayan lebar dan tersedia petunjuk jalan.

Curug Bajing juga sudah dilengkapi fasilitas penunjang wisata seperti toilet, mushola, saung, tempat sampah, warung makanan, pengaman dan fasilitas lainnya. Pemandangan Curug Bajing ini sangat mempesona, namun pengunjung tidak diizinkan untuk mandi di bawah air terjun. Bila ingin mandi, pengunjung bisa turun ke sungai di bawah jembatan. Pengelola juga sudah menyediakan tali pembatas dan plang peringatan agar anak­anak yang mandi di sungai harus dalam pengawasan orang tua. Jam buka sepanjang hari. Harga tiket masuk Rp 3.000 hari biasa, Rp. 5.000 hari libur besar.

  1. Pantai Pasir Kencana

Pantai ini terletak tidak jauh dari Kota Pekalongan, yaitu hanya berjarak sekitar 4 km dari pusat Kota Pekalongan. Terletak berbatasan dengan Tempat Pelelangan Ikan atau Pelabuhan Perikanan Nusantara di Pantai Utara Jawa, dengan jarak tempuh 4,5 Km dari kota / stasiun kereta api, luas lahan pantai ini adalah 1,5 Ha. Pantai Pasir Kencana terlihat cukup rapi karena terdapat batu pembatas yang sudah dibangun. Di kompleks Pantai Pasir Kencana ini juga dibuat miniatur seaword dimana didalamnya terdapat akuarium dan koleksi biota laut. Wisata Pantai Pasir Kencana di Wonokerto Pekalongan Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah  wonokerto juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota pekalongan juga terkenal akan keindahan obyek wisatanya, salah satu contohnya adalah Wisata Pantai Pasir Kencana di Wonokerto Pekalongan Jawa Tengah ini.

Tempat santai menyajikan keindahan dan kesejukan khas pantai dengan hamparan pasir pantai. Rekreasi yang ditawarkan ditempat ini selain pemandangan, yaitu bersampan, perahu siar dan memancing.Fasilitas yang tersedia adalah mainan anak-anak dan taman bermain, panggung terbuka, kandang satwa, bangku dan taman untuk bersantai, warung makan, toilet dan lahan parkir. Obyek Wisata lain yang ada di sekitar Pantai Pasir Kencana adalah adanya Krematorium, Pura dan tambak-tambak ikan serta Aquarium Ikan Laut yang ada di Pelabuhan Perikanan. Disini pengunjung dapat bersantai sambil menyaksikan matahari terbit / terbenam, aktivitas nelayan dan perahunya, bermain di taman, memancing, olah raga pantai atau sekedar menghirup udara pantai yang segar.

Anda bisa menikmati keindahan objek wisata Pantai Pasir Kencana dengan membayar tiket masuk yang tergolong sangat murah. Harga tiket masuk Pantai Pasir Kencana adalah sebesar Rp 2.000/ orang untuk Hari Senin-Jum’at dan  Rp 2.500/ orang (malam minggu), dan Rp 5.000/ orang  di Hari Minggu maupun hari libur.  Selain itu setiap pengunjung juga diberikan asuransi keamanan dan keselamatan selama berada di Pantai Pasir Kencana. Pantai ini dibuka suntuk umum mulai dari jam 06.00 wib sampai jam 21.00 wib.

  1. Curug Muncar

Wisata Air Terjun Curug Muncar Pekalongan – Curug Muncar merupakan tempat wisata alam baru yang bisa anda kunjungi pada waktu anda berada di Pekalongan. Tepatnya di desa Curugmuncar kecamatan Petungkriyono kabupaten Pekalongan. Tempat Wisata Air Terjun Curug Muncar Pekalongan terletak di lereng gunung Ragajambangan, tepatnya di desa Curugmuncar kecamatan Petungkriyono kabupaten Pekalongan. Curug Muncar berada di ketinggian 1250 meter diatas permukaan laut. Untuk menuju ke Curug Muncar diperlukan waktu kurang lebih 2 jam dari alun alun Kajen dengan akses jalan yang tidak begitu mudah,karena harus melewati jalan yang mendaki dan berkelok kelok. Di Curug Muncar selain terdapat Air Terjun, dilokasi ini juga dilengkapi Camping ground yang dilengkapi pendopo, MCK, tempat bermain. Dengan sumber air rogo jembarang yang memiliki 3 tingkatan yaitu telogo lumbu, kalibanteng, telogo lawe dengan ketinggian air terjun 100 meter.

Di perjalanan, pengunjung akan menemukan Curug Muncar yang terletak di jalur yang sama menuju puncak gunung. Keunikan di tempat ini adalah adanya tumbuhan kantong semar dan anggrek putih yang jarang ditemukan di tempat lain. Dengan segala keindahan alamnya Gunung Rogojembangan layak menjadi salah satu tempat wisata di Pekalongan yang layak dikunjungi. pada hari libur nasional atau hari-hari besar seperti tahun baru atau lebaran, lokasi curug muncar akan banyak dikunjungi wisatawan dari daerah lain, seperti Pemalang, Batang, Semarang dan kota-kota lainnya. Untuk masuk ke kawasan Curug Muncar anda harus membayar tiket sebesar Rp. 3000. Setelah membeli tiket, anda harus berjalan sejauh 300 meter dari loket pembelian tiket untuk mencapai ke kawasan Curug Mancur. Atau jika berani, anda bisa menggunakan sepeda motor melewati jalan yang licin dan sedikit terjal.

  1. Desa wisata Lolong

Desa Lolong berada di tenggara Kecamatan Kajen, ibu kota Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Desa ini berjarak sekitar 9 kilometer dari Kecamatan Kajen atau sekitar 34 kilometer dari jalur pantura Kota Pekalongan. Desa Lolong bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 jam dari Kota Pekalongan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Selama bertahun-tahun, keindahan alam Desa Lolong menjadi aset bagi masyarakat di wilayah itu. Keberadaan Sungai Sengkarang dengan lebar sekitar 60 meter yang mengalir di tengah desa, menambah kekayaan alam di Desa Lolong. Wisata Lolong adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Sepanjang perjalanan Kita akan disuguhi pemandangan sungai jernih yang deraskebun durian yang berbatasan dengan hutan Perhutani dengan Jalanan yang berkelok-kelok, menurun dan menanjak, serta jika beruntung dapat menjumpai beberapa kera yang tiba-tiba melompat di pinggir jalan, memberi keunikan tersendiri pada setiap perjalanan menuju kawasan tersebut. Profesi warga Desa Lolong yang sebagian besar menjadi petani durian, juga sangat mendukung pengembangan wisata alam di desa itu. Saat musim panen durian, sekitar Desember hingga Maret, sepanjang jalan menuju desa tersebut penuh dengan pedagang durian.

Sebagai wahana petualang dan wisata alam yang menyediakan berbagai macam petualangan seru dari alam yaitu Rafting (Arung Jerem) :Menyusuri sungai Sengkarang yang asri dan bersih sejauh 9 km, Tubing: Menyusuri sungai Sengkaran menggunakan Ban besar sejauh 3,5 KM, Jungle Trekking (Curug Lowo): Menjelajahi alam Lolong yang asri menuju sebuah curug Lowo yang indah dengan beragam trek perjalanan yang menantang,  Camping: bermalam di alam bebas, atau mengadakan acara keseruan bersama teman­teman di perkemahan. Wisata Lolong di Karanganyar Pekalongan Jawa Tengah bisa dibilang sebuah wisata alam yang memiliki beberapa akan fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut : Area Parkir kendaraan, Mushola, Kamar mandi / MCK, Penginapan dan masih banyak lainya.

Top