Category: Pemalang

5 Destinasi Wisata Bagus dan Menarik di Pemalang

Pemalang merupakan kabupaten yang terletak di provinsi Jawa Tengah yang termasuk dalam deretan kabupaten di Pantura Jawa Tengah. Kabupaten Pemalang ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Tegal di sebelah barat dan dengan Kabupaten Pekalongan di sebelah timur. Di sebelah utara Kabupaten Pemalang berhadapan langsung dengan Laut Jawa, sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Purbalingga. Kabupaten Pemalang ini memiliki ibu kota di Kota Pemalang dan memiliki julukan Kota Ikhlas. Wisata Pemalang memang banyak diburu oleh wisatawan karena dari beberapa tempat di bawah ini memiliki keunikan tersendiri. Berikut ini destinasi wisata yang ada di Pemalang.

  1. Pantai Widuri

Pantai Widuri adalah pantai yang terletak di desa Widuri maka itulah dinamakan Pantai Widuri. Masyarakat sekitarnya lebih mengenal dengan sebutan cilincing. Desa Widuri terletak di kecamatan pemalang kabupaten pemalang jawa tengah. sebelah barat adalah kelurahan sugih waras (tanjung sari), sebelah timur desa dana sari, sebelah selatan kelurahan pelutan dan sebelah utara adalah laut jawa. Wisata Pemalang Pantai Widuri ini berada tidak jauh dari pusat kota Pemalang yaitu sekitar 3 km saja. Banyak wisatawan yang berlibur ke Pantai ini karena aksesnya mudah dan memiliki pemandangan laut yang indah. Banyak fasilitas yang disediakan di Pantai Widuri ini, seperti kolam renang, lapangan tenis, panggung hiburan, permaina anak dll. Bahkan kabarnya di Pantai Widuri ini akan dibangun waterboom yang akan menambah semaraknya Pantai Widuri di Pemalang ini.

Obyek wisata yang ada mulai dari bentangan pantai yang tidak begitu luas, namun di pinggiran pantai banyak ditumbuhi pohon-pohon besar yang sudah berumur puluhan tahun dan terdapat tempat-tempat duduk untuk menikmati keindahan pantai dan menikmati sunrise serta sunset, beraneka ragam tempat wisata kuliner spesial sea food, obyek wisata air Water Boom yang terbaru, arena bermain anak-anak, panggung untuk pagelaran musik, lapangan tenis dan sirkuit balap motor. Obyek wisatanya sendiri dikelilingi oleh tembok tembok pembatas yang mengelilinginya kalau dihitung luas di dalamnya kurang lebih sekitar 10 hektar saja. Selain bisa bermain pasir di pantai, di area Pantai Widuri juga terdapat wahana bermain air Widuri Waterpark yang bisa dinikmati bersama keluarga. Harga tiket masuk Widuri Waterpark sebesar Rp 15.000 per orang. Sedangkan tiket masuk Pantai Widuri Rp 2000 per orang pada hari biasa, dan Rp 3000 per orang pada hari libur.

  1. Curug Sibedil

Curug ini terletak di Dusun Karangbulu, Desa Sima, Kec. Moga. Dari pusat kota Pemalang, curug atau air terjun ini berjarak sekitar 35 km. Adapun waktu tempuhnya antara 25-35 menit dengan kendaraan umum. ‘Curug’ atau ‘jurug’ adalah bahasa Jawa yang berarti “air terjun”. Dengan tinggi 20 meter dan pancuran air yang banyak melimpah, Curug Sibedil menawarkan pemandangan indah nan menyegarkan. Suara gemericik air menyentuh bebatuan di kolam penampungan, ditambah hijaunya pepohonan di sekitar lokasi air terjun sungguh menjadi tujuan tepat untuk relaksasi.

Dinamai Sibedil karena tidak jauh dari curug/air terjun terdapat sebuah batu yang bentuknya mirip moncong senapan atau lebih tepatnya moncong meriam yang oleh warga sekitar disebut bedil. Kata bedil/senapan lambat laun menjadi akrab ditelinga dengan pengucapan Sibedil. Konon, menurut cerita para sesepuh warga, pada masa lalu dan diwaktu-waktu tertentu seperti malam jumat, batu yang menyerupai moncong meriam itu sering mengeluarkan suara dentuman mirip suara senapan/bedil, cerita ini melegenda berdasarkan cerita dari mulut ke mulut. Sampai sekarang kebenarannya masih simpang-siur. Daya tarik Curug Sibedil, selain keaslian alamnya juga jumlah air terjunnya yang tidak cuma satu tapi banyak dan berjejer di samping air terjun terbesarnya. Curug ini menyajikan suasana damai sehingga tempat ini cocok untuk melepas kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Apalagi bagi yang suka fotografi menyajikan pemandangan yang memukau.

  1. Kebun Teh Semugih

Kebun Teh Semugih merupakan sebuah perkebunan teh yang berada di kaki Gunung Slamet. Perkebunan teh ini berada di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang. Perkebunan yang teh yang dikelola oleh PTPN IX ini memiliki luas sekitar 400 hektar. Namun dari keterangan yang ada hanya sekitar 280 hektar yang mampu berproduksi. Sisanya masih dalam tahap regenerasi. Seperti kebun teh pada umumnya, di Kebun Teh Semugih ini kita juga akan disambut oleh pemandangan hijau tanaman teh sejauh mata memandang. Kebuh Teh Semugih merupakan tempat yang ideal di Pemalang untuk menyegarkan mata dan pikiran. Selain itu menawarkan keindahan alam perkebunan teh yang elok dan keramahan para  pemetik daun teh muda. Suasana seperti itu tidak lagi mudah ditemui di perkotaan. Ketekunan bekerja dan harmoni mencari nafkah dan menjaga harmoni antarsesama pemetik teh mengajarkan kepada wisatawan yang menelik perkebunan ini bahwa hidup senantiasa dekat dengan keriangan. Di samping pemandangan kebun teh anda juga dapat menikmati indahnya Gunung Slamet dari kejauhan.

Kebun teh ini sudah dikembangkan menjadi agrowisata dengan menambahkan beberapa fasilitas pelengkap untuk kebutuhan traveler yang berkunjung. Mereka yang datang ke Agrowisata Kebun Teh Semugih bisa melakukan aktivitas outbond, flying fox, jembatan tali dan mengendarai ATV. Atau bagi yang suka bersantai sambil memandangi luasnya perkebunan teh yang menghijau ini bisa naik ke gardu pandang atau berkeliling dengan kereta wisata.

  1. Hutan Mangrove Mojo

Hutan Mangrove Mojo ini berada di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Propinsi Jawa Tengah, tepatnya di ujung kali Comal, aksesnya harus menggunakan kapal menyusuri sungai Comal sejauh kurang lebih 3 km, karena hutan mangrove ini terletak di ujung dari Kota Pemalang atau lebih enaknya pulau kecil yang berada di antara muara kali Comal.

Luas kawasan mangrove di kabupaten Pemalang, sekitar 2.350 ha. Terdiri dari hutan mangrove seluas 410 ha, dan mangrove di pertambakan 1.940 ha. Kawasan mangrove pola empang parit (di pertambakan) terdapat di Kecamatan Ulujami, Kecamatan Petarukan, Kecamatan Taman dan Kecamatan Pemalang. Hutan mangrove mempunyai potensi untuk pengembangan ekosistem mangrove, sedangkan dipertambakan mempunyai potensi wisata edukasi berupa budidaya kepiting dan ikan dengan pola silvo fishery. Selain itu potensi wisata alam dikawasan pantai yang dapat dikembangkan kawawasan hutan pantai yang berupa sabuk hijau cemara laut (casuarina equisetifolia), luas hutan pantai sekitar 82 ha atau sepanjang 20,5 km. berada di desa Nyamplungsari, desa Kendalrejo, dan desa Pesantren. Hutan cemara laut tersebut sebagian sudah dikembangkangkan menjadi obyek wisata yang dikelola oleh kelompok tani karena secara visual tanaman cemara laut mempunyai bentuk yang indah.

Jenis mangrove yang ditemukan di hutan mangrove Mojo, antara lain Rhizophora mucronata, Avicennia alba, Avicennia marina dan Sonneratia caseolaris. Rhizophora mucronata dan Avicennia alba terdapat di tiap tahun tanam sedangkan Avicennia marina dan Sonneratia caseolaris. Jenis mangrove yang lebih didominasi oleh Rhizophora mucronata. Jenis biota air antara lain yaitu peperek, layang, belanak, manyung, kembung, julung-julung, teri, tembang, layur, tongkol, peperek, bambangan, kakap, bawal hitam, tigawaja, cucut, pari, dan tenggiri.

  1. Gunung Gajah

Gunung Gajah adalah sebuah bukit yang terletak di Desa Gongseng, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Gunung ini punya trek yang sangat menantang. Pendaki harus ekstra hati-hati karena trek yang curam. Konon, bukit ini disebut gunung Gajah karena sekilas jika dilihat dari kejauhan pada posisi tertentu gunung tersebut mirip seperti gajah. Jaraknya sekitar 35 Km dari Kota Pemalang, ke arah barat daya. Tingginya sekitar 1.100 mdpl. Disini juga masih hidup beberapa fauna seperti monyet hutan. Spot-spot unik lain juga ada pada gunung kecil ini. Kita bisa menjumpai lubang atau bisa disebut juga gua di puncak gunung Gajah. Bebatuan yang tinggi menjulang juga bisa digunakan untuk climbing atau panjat tebing, orang biasa menyebutnya Tebing Gajah.

Selain itu di sini juga terdapat gardu pandang. Sehingga kamu bisa menikmati pemadangan kota Pemalang dari ketinggian. Udaranya yang sejuk berpadu dengan birunya langit serta hamparan persawahan, akan membuat merasa betah dan jatuh cinta berkali-kali! Untuk tiket masuk Gardu Pandang Gunung Gajah sebesar Rp. 5.000/orang.

 

Top