Category: Probolinggo

5 Destinasi Wisata Alam Populer Di Probolinggo

Probolinggo merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur. Wilayah Probolinggo yang dikelilingi deretan pegunungan diantaranya Gunung Tengger, Gunung Semeru dan Gunung Argopuro menjadikannya memiliki banyak tempat wisata alam yang indah dan menarik. kota yang terkenal dengan julukan “Kota Seribu Taman” ini memiliki sejumlah tempat wisata menarik,berikut ini wisata menarik yang ada di Probolinggo.

  1. Pantai Bentar

Pantai Bentar Indah, terletak di tepi jalan raya Surabaya – Banyuwangi, tepatnya berada di Kecamatan Gending, sekitar 7 Km dari pusat kota Probolinggo. sekitar 7 km dari pusat Kota Probolingo. Terdapat sebuah dermaga yang panjang kearah tengah laut dan bisa dilalui dengan aman, dan bisa menambah keindahan laut Bentar saat berada di ujung dermaga. Bukan hanya pemandangannya yang sangat indah, namun berbagai permainan telah tersedia untuk anak-anak di pantai ini. Disini kita juga dapat menikmati keindahan Sunset. Pantai ini tidak terlalu ramai dikunjungi, tetapi menawarkan satu pemandangan yang indah dan menawan. Terdapat sebuah dermaga yang panjang kearah tengah laut dan bisa dilalui dengan aman, dan bisa menambah keindahan laut Bentar saat berada di ujung dermaga.

Selain itu terdapat bukit kecil yang di kenal dengan sebutan Bukit Bintang yang di bawah kaki bukit ini terdapat tempat wisata yang menawarkan keindahan alam terutama pantai dan mangrovenya. Karena terletak bersebrangan dengan bukit dan hutan bakau, menjadikan pantai ini serasa menyatu dengan alam yang hijau. Wahana yang disediakan cukup bervariasi terutama untuk permainan anak. Ada kolam renang, kebun binatang mini, dan wahana bermain seperti kereta,becak air, flying fox, dan lain-lain. Pantai bentar menyajikan pemandangan alam yang indah dengan dermaga kecil yang panjang mengarah ke tengah laut. Sangat cocok bagi pasangan muda yang ingin berkencan dan cocok untuk keluarga untuk bersantai bersama. Dermaga ini juga menawarkan pemandangan yang indah untuk hunting foto pre-wedding, foto keluarga serta foto pribadi. Sedangkan untuk tarif tiket masuknya cukup murah, yaitu hanya Rp 4.000 untuk orang dewasa dan Rp. 3.000 untuk anak anak.

  1. Pulau Gili Ketapang

Pulau Gili Ketapang merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di antara pulau Jawa dan Madura. Pulau ini terletak 5 Mil di tengah laut dari Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Secara administratif, pulau ini masih termasuk dalam Kabupaten Probolinggo. Untuk lokasi tepatnya wisata ini berada di Desa Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Sedangkan untuk rute penyeberangan dimulai dari pelabuhan Tanjung Tembaga. Lama waktu penyeberangan ini kurang lebih memakan 1 jam.

Asal asal pulau ini tidak terlepas dari mitos masyarakat yang mengatakan bahwa pulau tersebut dapat bergerak hingga ke tengah laut. Pulau ini pada mula nya berlokasi di satu daratan yang sama dengan daratan yang ada di Desa Ketapang. Kemudian, setelah peristiwa meletusnya Gunung Semeru, daratan yang ada di Desa Ketapang itu pun akhirnya terbelah dan terpisah satu sama lain. Salah satu daratan yang terpisah ini membentuk pulau pulau kecil dan salah satu nya yaitu Pulau Gili Ketapang ini.  Pulau tersebut bergerak ke tengah laut hingga sejauh 5 Mil.

Untuk menghubungkan pulau tersebut dengan dataran Jawa, terdapat perahu motor untuk menyebrang melalui Pelabuhan Ujung Tembaga dengan lama perjalanan sekitar 30 menit. Di pulau seluas 68 hektar tersebut dihuni sekitar 7.900 jiwa yang kebanyakan merupakan suku Madura.

Transportasi dari Pelabuhan Tanjung Tembaga menuju Gili Ketapang satu-satunya hanyalah kapal motor. Penyeberangan di mulai sekitar jam 08.00 pagi sampai 16.00 sore. Sedangkan untuk penyeberangan dari Gili Ketapang dari Kota Probolinggo sekitar pukul 06.00 pagi sampai pukul 18.00 sore. Kapal motor itu berkapasitas 20 orang, biasanya kapal akan jalan bila target penumpang sudah tercapai. Jika anda membawa kendaraan pribadi seperti kendaaraan roda empat maka harus anda parkir di sekitar pelabuhan. Sedangkan waktu tempuh dari Probolinggo ke Gili Ketapang memakan waktu sekitar 45 menit tergantung cuaca. Jika anda ingin menginap di Gili ini anda harus membawa tenda sendiri karena disini tidak terdapat penginapan untuk beristirahat.

  1. Ranu Segaran

Ranu Segaran merupakan sebuah danau yang terletak di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Ranu Segaran adalah salah satu danau yang terbentuk akibat akititas vulkanik, yang dulunya merupakan bekas kawah yang sudah tidak aktif lagi dan tergenang air hingga akhirnya menjadi danau. Ranu Segaran merupakan danau alam, air tampak jernih, lingkungannya masih alami dan udaranya masih segar, sehingga memberikan kenyamanan dan ketenangan tersendiri bagi wisatawan. Hawa di sekitar terasa dingin, karena berada di ketinggian 600m dpl.

Di sini terdapat sebuah warung yang menjual makanan bagi para pengunjung. Beberapa orang yang sedang memancing, terlihat santai menunggu hasil umpannya. Sepeda air dan perahu juga disediakan untuk disewa di sini. Untuk sepeda air, kami harus membayar Rp. 10.000,- . Ranu Segaran memancarkan keindahan yang memukau. Permukaan airnya yang tanpa riak menyiratkan ketenangan yang akan membawa kita terlarut di tengah keindahan alam dan menelusupkan suatu perasaan damai. pengunjung juga bisa menikmati fasilitas pemadian air panas tiris, air panas ini terletak ditepi sungai dan ditepian sungai ini terdapat belerang sebagai sumber air panas.

  1. Air Terjun Madakaripura

Terletak di Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Propinsi Jawa Timur. Dengan Peta dan Koordinat GPS: 7° 51′ 18.00″ S  113° 0′ 25.71″ E. Air Terjun Madakaripura adalah salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.  Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 200 m dan berbentuk ceruk yang dikelilingi tebing-tebing yang menjulang tinggi yang meneteskan air membentuk tirai pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi. Ada sekitar lima terjunan air di lokasi ini dengan air terjun utama berada di ujung sebuah ruangan berbentuk lingkaran berdiameter sekitar 25 m.  Di balik air terjun utama terdapat sebuah goa dimana untuk mencapainya sangat sulit karena harus melewati kolam air seluas 25 m2 yang ada tepat di bawah air terjun tersebut.  Kedalaman kolam ini sekitar 7 m dan memiliki arus air yang sangat deras.

Menurut penduduk setempat nama Madakaripura berarti ‘tempat terakhir’ yang diambil dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di lokasi air terjun ini (di sebuah goa di air terjun utama tersebut).  Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area tersebut. Dikanan kiri terlihat pemandangan luar biasa alam pegunungan dengan hawa lembab juga dingin serta hijaunya daun-daun dari pepohonan khas dengan aroma khas pegunungan. Sementara itu tampak dari kejauhan gundukan perbukitan dan lembah yang takkan pernah ada habis sejauh mata memandang. Pemandangan yang sangat indah ketika pancaran sinar matahari yang berhasil masuk ke lokasi air terjun akan memantul melalui butiran air yang menyebar dan menghasilkan warna yang sangat menakjubkan.

Mendekati lokasi air terjun akan ditemui beberapa warung penjual makanan dan minuman serta penyewaan payung.  Bagi yang tidak ingin berbasah basahan akibat terkena siraman guyuran air terjun dapat menyewa payung ini. T iket masuk Rp 3000 per orang. Tersedia cukup banyak warung yang menjajakan makanan dan minuman di dekat area wisata ini.  Fasilitas lain juga tersedia seperti kamar mandi yang cukup bersih, mesjid dan tempat parkir.

  1. Perkebunan Teh Andung Biru

Perkebunan teh andung biru terletak di kecamatan tiris kabupaten probolinggo. Kebun Teh ini sudah ada sejak tahun 1925. Perkebunan ini menjadi salah Satu obyek wisata Yang menawarkan suasana Hijau cocok untuk bersantai di perkebunan dan Udara Yang Dingin Dan Sejuk Serta pemandangan alam Yang eksotis. Pengunjung Bisa menikmati aroma daun teh Yang Segar, Selain Bisa menyaksikan para Pemetik teh di sekitar perkebunan dan, pengunjung Juga Bisa Ikut memetik secara Langsung Dan melihat cara Pembuatan teh untuk diminum Bisa Langsung. Di perkebunan teh andung biru ini ditanami berbagai macam jenis teh, yang diantaranya yaitu teh rengganis, teh hijau, dan teh kolas.

Kebun teh ini memili luas sampai 300 hektar, dan pemetikan daun – daun teh ini setiap hari dilakukan dengan jumlah pemetik sebanyak 180 pemetik. Perkebunan teh andang biru ini dapat menghasilkan 245 ton per tahun untuk daun teh yang sudah siap untuk diproses. Hasil dari setiap kali pemanenan dibungkus karung – karung besar dan di letakkan di tempat penampungan, lalu di lakukan pengiriman untuk diproses jadi teh siap untuk konsumsi ke pabrik Kerto Wono di Lumajang.

Karena areal perkebunan ini termasuk areal wisata yang natural, areal ini masih jarang tersentuh oleh pembangunan. Sarana yang ada pun hanya di tujukan untuk kelancaran penanaman dan pengolahan daun teh. Penginapan atau sekedar kantin pun juga masih belum ada. Untuk itu, lebih baik anda membawa bekal makanan dan minuman yang cukup.

Top