Category: Purwokerto

5 Destinasi Wisata Alam Di Purwokerto

Purwokerto merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Banyumas provinsi Jawa Tengah. Kota ini mulai mengalami perkembangan yang signifikan setelah tahun 2000. Banyaknya mahasiswa dari luar kota bahkan luar pulau yang berdatangan untuk menimba ilmu di Universitas Jenderal Sudirman disinyalir menjadi salah satu motor penggerak berkembangnya perekonomian di kota ini. Purwokerto sangat terkenal dengan bahasa ngapak yang khas dan terdengar blak-blakan. Jika tidak terbiasa mendengar ocehan ngapak orang Purwokerto asli, pasti akan merasakan lucu sekaligus aneh ketika mendengarkannya. Daerah kabupaten Purwokerto sangat luas dari dataran rendah sampai dengan dataran tinggi. Sehingga tak heran jika di Purwokerto menyimpan banyak sekali obyek wisata yang menarik. Obyek wisata yang ada di kabupaten tersebut mulai dari obyek wisata keluarga sampai dengan wisata alam yang sangat menarik dan wajib untuk anda kunjungi. Berikut ini beberapa destinasi yang bisa jadi rekomendasi liburan di Purwokerto.

  1. Baturraden

Baturraden Purwokerto merupakan tempat wisata yang paling bagus serta menjadi salah satu andalan dan favorit. Obyek wisata ini terletak di kecamatan Baturraden. Nama Baturraden sendiri diambil dari sebuah legenda mengenai sepasang kekasih yang nasibnya sial, seorang laki-laki pelayan (Batur) dan seorang perempuan bangsawan (Raden). Berdasarkan cerita diatas maka tempat wisata ini dinamakan Baturraden. Namun banyak pengunjung yang lebih mengenal dengan nama Baturaden. Lokasi wisata Baturaden berada di sebelah selatan lereng gunung Slamet dan sekitar 14 km dari utara kota Purwokerto. Tepatnya ada di kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dan kurang lebih 640 meter di atas permukaan laut dan 6 km dari puncak Gunung Slamet.

Obyek wisata Baturraden merupakan obyek wisata keluarga yang menyajikan pemandangan kaki gunung Slamet yang sangat indah dengan suasana yang sangat sejuk. Banyak spot-spot menarik yang tentunya membuat anda betah berlama-lama di Baturraden. Beberapa fasilitas hiburan yang tersedia disana misalnya kolam renang anak, aneka macam permainan anak yang sangat seru, sepeda air, terapi ikan, dan pesawat terbang asli yang diubah menjadi teater pemutaran berbagai film pengetahuan untuk anak.

Pihak pengelola juga menyediakan beberapa fasilitas seperti hotel, penginapan, dan termasuk camping ground. Selain itu terdapat spot-spot menarik di tempat wisata baturraden ini, diantaranya yaitu : Kaloka Widya Mandala, Teater Alam Baturaden, Bumi Perkemahan, Pancuran Pitu dan Pancuran Telu Baturaden, dan Telaga Sunyi. Harga Tiket Masuk wisata Baturaden Purwokerto terbaru adalah Rp. 14.000. Sedangkan untuk masuk ke dalam theater alam maka anda harus membayar tiket sebesar Rp. 5000 serta untuk masuk ke Pancuran Telu sebesar Rp. 10.000.

  1. Bukit Watu Meja

Bukit Watu Meja ini berada di atas perbukitan di sepanjang jalan pintas Patikraja – Sampang melalui jembatan lama. Tepatnya di Gambarsari, Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dengan titik Koordinat GPS : -7.518975, 109.214435Akses masuk dari jalan besar hanya bisa untuk sepeda motor sampai sebelum jalan setapak yang hanya bisa dilalui pejalan kaki. Untuk tiket masuk ke Bukit Watu Meja saat ini masih seikhlas pengunjung dan tidak dipatok besaran minimalnya.

Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan. Beberapa objek yang terlihat jelas diatas puncak Watu Meja adalah Sungai Serayu yang membentang serta jembatan lintasan kereta api yang terlihat di sebelah selatan. Selain itu, anda juga akan disuguhkan pemandangan Gunung Slamet dan persawahan di kaki gunung Slamet dengan pemandangan yang sangat fantastis.

Untuk dapat ke tempat wisata Watu Meja belum dapat diakses menggunakan kendaraan roda 4, tetapi anda dapat menggunakan kendaraan roda 2 untuk dapat sampai ke wisata Watu Meja, sebelum benar-benar ke puncak anda harus menempuhnya dengan berjalan kaki selama 15-25menit dan memarkirkan motor di tempat yang telah disediakan. Jalan yang ditempuh dengan berjalan kaki masih bersifat tanah merah, jadi sebaiknya hindari menggunakan sepatu yang memiliki heels tinggi.

  1. Air Terjun Cipendok

Berada di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Wana Wisata ini tepatnya berada di dalam kawasan PERUM PERHUTANI KPH Banyumas Timur. Curug atau air terjun Cipendok, merupakan satu dari ratusan curug yang berada di sabuk lereng Gunung Slamet. Curug Cipendok itu mempunyai ketinggian sekitar 93 meter. Airnya deras mengalir putih seperti salju. Masyarakat setempat meyakini ada peri penunggu Curug Cipendok yang bernama Dewi Intan. Itulah alasan warga Desa Karang Tengah Cilongok selalu mengadakan Gerebek Suran setiap tahun untuk menghormati Dewi Intan. Curug Cipendok merupakan air terjun permanen, sehingga pada musim kemarau airnya tidak akan surut, bahkan, menurut pengelola, jumlah kunjungan wisatawan ke Curug Cipendok pada musim kemarau sedikit lebih banyak dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan pada musim hujan. Lokasi Curug Cipendok yang berada di areal hutan tropis menjadikan cuaca tidak dapat diprediksi, bahkan di musim kemarau sekalipun seringkali turun hujan meskipun tidak selebat dan selama ketika musim hujan. Jika ingin mengunjungi Curug Cipendok pada saat debit terbaiknya (besar) yaitu pada bulan Desember hingga Januari akhir, sedangkan bila ingin puas bermain air tetapi tidak ingin terlalu repot dengan cipratan atau pun hujan, maka waktu yang tepat untuk mengunjungi Curug Cipendok yaitu sekitar bulan Mei-Juni akhir dan Oktober hingga November akhir.

Objek Wisata yang telah dibuka sejak 27 Februari 1987 ini difasilitasi dengan sarana pendukung lainnya seperti cottage, outbond, jogging track, jungle tracking, bumi perkemahan, mushola, tempat parkir yang luas, tempat peristirahatan serta kamar mandi, toko-toko cindera mata, warung makanan dan minuman  serta sarana penunjang lainnya demi kenyamana para wisatawan yang datang berkunjung seperti arena bermain anak, pementasan hiburan, perbaikan jalan serta penambahan objek wisata Telaga Pucung yang hanya berjarak 500 meter dari Air Terjun Curug Cipendok. Selain menikmati pemandangan yang ada Anda juga dapat menikmati kicauan burung dari burung-burung langka yang hidup disekitar hutan seperti Burung Elang Jawa yang selalu terbang berputar-putar dari air terjun hingga ke telaga serta jika Anda beruntung dapat menjumpai hewan endemik sejenis monyet berwarna abu-abu yang disebut dengan Rek-Rek dan pohon-pohon langka yang tumbuh diareal sekitar hutan.

  1. Bukit Tranggulasih

Terletak di Desa Windujaya kecamatan Kedungbanteng Banyumas, tepatnya di RT 03 RW 05, sekitar 15km dari pusat kota. Masih terletak di kaki gunung slamet, di bukit ini udara terasa asri dan sangat sejuk. Dari bukit ini Anda bisa melihat kota Purwokerto dari ketinggian, tidak hanya Purwokerto, bahkan Purbalingga dan Pemalang pun terlihat dari atas bukit ini. Ada 4 Bukit utama di kawasan ini yakni bukit Datar, bukit Cinta Suramenggala, bukit Tinggi, dan bukit Tranggulasih itu sendiri.  Rapinya susunan terasering persawahan yang membentang, dan beningnya air sungai, di daerah ini juga bisa menikmati momen terbit dan tenggelamnya matahari.

Selain surise dan sunset, tempat ini juga menawarkan banyak keindahan lainnya, yakni gagahnya Gunung Slamet di sebelah utara, yang berpadu serasi dengan Bukit Cendana didepannya. Jika menghadap keselatan pada malam hari, kerlap-kerlip lampu kota Purwokerto terlihat Bagi para penikmat wisata alam, atau para pehobi foto landscape, Tranggulasih wajib untuk masuk daftar tempat yang harus disambangi. Tranggulasih ini adalah sebuah bukit yang tidak banyak terdapat pohon-pohon besar. Sehingga sangat memanjakan matau memandang hamparan alam yang luas. Keindahan langit fajar bisa kita saksikan dengan menghadap ke arah timur. Sementara ada sore hari, langit barat akan menguning saat matahari mulai tenggelam.

Sementara itu, jika menghadap ke sebelah utara, kita saksikan Gunung Slamet berdiri gagah dengan kombinasi serasi dengan Bukit Cendana. Ketika malam hari, kita alihkan pandangan ke bagian selatan. Kelap-kelip lampu kota Purwokerto akan menambah romantis tempat ini.Untuk Anda yang mempunyai hobi camping, lokasi ini sangat cocok sekali untuk menjadi destinasi. Tempatnya pun tidak terlalu jauh dari pemukiman warga. Bahkan didalam kawasan ini banyak sekali penjual minuman, gorengan, makanan ringan, mi instan, kopi, dan lain sebagainya. Sangat memudahkan Anda jika memerlukan kebutuhan untuk camping atau bermalam di bukit Tranggulasih ini. Untuk biaya retribusinya hanya diminta membayar parkir saja. Untuk motor Rp.3000 dan Mobil Rp. 4000.

  1. Curug Gomblang

Curug Gomblang terletak 17 Km dari pusat Kota Purwokerto melalui Jl. Ajibarang-Secang (42 menit). Curug Gomblang adalah salah satu air terjun yang berlokasi di lereng Gunung Slamet, walaupun tidak terlalu tinggi namun debit air di Curug Gomblang cukup deras dengan aliran air yang jernih.
Curug Gomblang merupakan air terjun yang masih alami, hal ini terlihat dengan rimbunnya pepohonan di sekitar air terjun yang membuat suasana kian asri. Selama perjalanan kita akan melewati hutan dengan pepohonan yang cukup rimbun, udara di kawasan objek wisata Banyumas ini terbilang cukup sejuk karena berada di kaki Gunung Slamet. Sebelum kita sampai di lokasi air terjun, kita akan menemukan spot foto yang cukup populer, di spot ini disediakan sebuah papan bernama Selfie Desk yang bisa kita gunakan untuk berfoto dengan background Curug Gomblang yang terlihat sangat mempesona.

Sesampainya di lokasi air terjun, kita akan disambut dengan gemericik air terjun cantik ini, karena debit airnya yang cukup deras, jadi apabila kamu ingin mandi cukup di aliran sungainya saja ya. Fasilitas di objek wisata Curug Gomblang masih seadanya, karena masih dalam tahap pengembangan. Harga Tiket Masuk Curug Gomblang Banyumas :
Rp. 5.000/orang Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Waktu terbaik untuk berkunjung ke Curug Gomblang adalah di musim kemarau dan di hari biasa (senin-jumat).

Top