Category: Rembang

5 Destinasi Wisata Menarik di Rembang

Kabupaten Rembang merupakan salah satu Kabupaten yang masuk dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Rembang merupakan ujung utara timur dari Provinsi Jawa Tengah dan di bagian timurnya sudah berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi Jawa Timur. Selengkapnya, batas Kabupaten Rembang adalah sebelah utara berbatasan dengan Laut Jawa, Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Pati, Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Blora dan sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Tuban Jawa Timur. Beberapa tempat wisata di Rembang yang begitu banyak macamnya telah saya rangkum menjadi 5 tempat wisata yang saya rasa paling menarik untuk dikunjungi, sebagai referensi dalam memilih tempat wisata jika anda sedang berlibur ke kota Rembang.

  1. Pulau Gede

Pulau Gede adalah sebuah pulau kecil di perairan Laut Jawa  di utara Kabupaten Rembang. Pulau Gede hanya berjarak tidak lebih dari 5 km dari bibir pantai di kota Rembang. Pulau gede adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah utara desa wates kecamatan kaliori kabubaten rembang, jawa tengah. Jarak pulau dari garis pantai desa wates kurang lebih 4-5km dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30-40menit perjalanan menggunakan kapal nelayan. Untuk sewa perahu nelayan pengunjung akan dikenakan tarif Rp 450.000,- sekaligus untuk akomodasi camping. Tapi jika pengunjung hanya ingin menyebrang tanpa camping tarifnya hanya Rp 250.000,-.

Keindahan alam Pulau Gede memang memukau. Hutan bakau dan bermacam-macam tanaman keras tumbuh liar dan asri di tengah indahnya lautan. Udara bersih dari polusi. Rumah dan gedung, tumpukan sampah, atau semua pemandangan tak sedap seperti di kota, tak ada di pulau itu. Daratan di tengah lautan yang luasnya sekitar sembilan hektare itu tidak berpenghuni, kecuali serangga dan burung. Ada beberapa jenis vegetasi di sini, di dominasi pepohonan dengan ketinggian antara 4-7meter. Ada juga beberapa pohon yang menjulang tinggi sampai ukuran puluhan meter namun jumlahnya tidak banyak. Jika cuaca sedang cerah, dari pulau ini tampak jelas Gunung Muria di sebelah barat dan Gunung Lasem di arah timur. Pulau ini banyak dikunjungi oleh orang yang ingin memancing, berkemah ataupun sekedar mencari uadara segar.

Selain itu pengunjung juga bisa melakukan kegiatan menyelam untuk sekadar menikmati indahnya pemandangan bawah laut pulau gede. Karena sekitar 6 meter dari bibir pantai dengan kedalaman sekitar 1  meter kita sudah akan dimanjakan oleh  beberapa gugusan terumbu karang yang juga dihuni oleh beberapa spesies ikan. Selain itu hal ini juga didukung dengan kondisi air yang cukup jernih bahkan sangat jernih sehingga pengunjung masih bisa menikmati sedikit keindahan pemandangan di bawah air.

  1. Hutan Mangrove Pasar Banggi

Kawasan ini terletak di Kali Untu, Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Keberadaan Hutan Mangrove di Kawasan Pesisir Pantai Desa Pasar Banggi Kabupaten Rembang memiliki multi fungsi. Selain menahan abrasi juga berfungsi sebagai tempat berkembang biak ikan dan tempat wisata. Untuk menuju ke wisata hutan mangrove ini sangat mudah, dari Kota Rembang menuju ke timur arah ke Lasem. Sebelum memasuki Kecamatan Lasem, di kiri jalan dari arah terdapat papan petunjuk arah bertuliskan Hutan Wisata Mangrove. Setelah sampai di tempat, mereka nantinya akan disuguhi pemandangan yang menarik dan sejuk. Hutan mangrove nan asri tersebut luasnya sekitar 22 hektar dengan panjang 2.900 meter. Selain menikmati pemandangan, di sini, pengunjung juga bisa mengenal beragam jenis mangrove.Di hutan ini, setidaknya terdapat enam jenis pohon mengrove yaitu; Rhizophora Spp, Rhizophora apiculata, Avicenia marina, Avicenia alba, Soneratia alba dan Xilocarpus Spp.

Biaya untuk masuk ke Hutan Mangrove cukup murah, cukup merogoh kocek Rp. 2.000,- untuk parkir kendaraan Roda 2 dan Rp.5.000,- untuk parkir kendaraan roda 4. Biaya tersebut sudah termasuk tiket untuk menyusuri serta menikmati rimbunnya Hutan Mangrove.

  1. Watu Congol Lasem

Watu Congol terletak di Desa Selopuro, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Sebuah daerah perbukitan dimana di ujung bukit yang menghadap jurang terdapat batu yang keluar. Ajaibnya batu ini tidak jatuh ke bawah meski sudah banyak traveler yang duduk di atasnya untuk foto-foto. Menurut warga sekitar, batu ini merupakan jelmaan dari kepala ular yang terpisah dari badan dan ekornya. Tempat ini ramai dikunjungi muda-mudi setiap akhir pekan di pagi hari sebab pemandangan dari batu ini indah. Untuk sampai di lokasi Watu Congol hanya bisa di lalui menggunakan motor atau berjalan kaki dikarenakan jalan yang sempit dan terjal dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Bagi anda pengemudi mobil, maka mobil harus di parkir dulu di bawah. Kemudian jalan kaki sejauh sekitar 600 meter. Karena akses jalannya yang sempit tidak memungkinkan untuk di lalui mobil.

Mitos yang berkembang di masyarakat setempat, batu ini merupakan jelmaan kepala ular yang terlepas dari badan dan ekornya. Terlepas dari itu, Watu Congol tetap menawarkan pesona tersendiri. Waktu yang pas buat datang kesini adalah pagi atau sore hari, karena kamu akan dapat pemandangan sunrise dan sunset yang luar biasa indah.

  1. Air Terjun Pasucen

Curug Pasucen atau biasa di sebut air terjun Pasucen merupakan salah satu wisata alam yang sedang ramai di perbincangkan oleh anak-anak muda di medsos. Curug yang terletak di desa Pasucen kecamatan Gunem Kabupaten Rembang ini,  memiliki ketinggian berkisar kurang lebih 25 meter. Airnya bersumber dari sungai kecil di atasnya, yang akan berkurang debit airnya jika musim kemarau. Maka jika anda berminat untuk mengunjunginya, berkunjunglah saat musim hujan seperti sekarang ini. Airnya tidak begitu jernih, namun agak kehijau-hijauan. Mungkin karena banyaknya lumut yang ada di bebatuan.

Untuk menuju kesana, akses yang paling mudah adalah lewat Sulang. Kemudian mengambil arah Gunem lalu menuju desa Tegal Dowo atau arah pabrik semen. Setelah itu anda baru sampai di desa Pasucen, kemudian anda tinggal mengikuti rambu-rambu yang akan memudahkan anda untuk mencapai lokasi. Jika anda dari arah lasem juga bisa. Tinggal menuju arah pamotan, lalu gunem dan lewat desa Tegal Dowo juga. Sebenarnya ada jalur lain yang lebih dekat yaitu melaui Bulu Mantingan. Namun jalur ini tidak di rekomendasikan karena kondisi jalan yang kurang nyaman untuk di lalui. Untuk tiba di lokasi, anda massih harus jalan kaki sekitar 150 meter dari tempat parkir. Barulah anda tiba di lokasi. Disana anda akan di sambut suara gemericik air beserta nuansa sejuk khas pegunungan. Pemandangan ini terbilang langka dan cukup menarik di Rembang, mengingat Rembang yang notabene-nya adalah pesisir.

  1. Goa Kare

Goa Kare terletak di atas perbukitan sebelah timur  Desa Pamotan  Kecamatan Pamotan Kabupaten Rembang Jawa Tengah. Sebenarnya ada dua Goa yaitu di sebelah barat dan timur. Ukuran Goa lumayan panjang dan di dalamnya banyak di temukan kelelawar juga hewan endemik lainnya seperti kalacemeti dan serangga unik. Namun Goa yang di sebelah timur yang lebih luas. Menurut cerita dari masyarakat setempat, dulu sempat ada penambangan di Goa Kare. Namun karena Goa Kare masih ikut wilayah Perhutani, penambangan batu fostat akhirnya di hentikan. Hal ini di lakukan untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan juga keselamatan penduduk sekitar.

Untuk sampai ke Goa Kare, bisa di tempuh dari Koramil Pamotan, menuju arah timur. Bagi pengguna sepeda motor, walaupun sepeda motor bisa naik, tetapi tetap tidak sampai ke lokasi Goa. Sepeda motor harus di parker dulu, setelah itu berjalan kaki sekitar 300 meter barulah sampai ke lokasi Goa. Buat anda yang takut akan ketinggian sebaiknya berhati-hati, karena sebelum mencapai mulut Goa perjalanan akan melewati medan yang cukup curam dengan ketinggian sekitar 40 derajat. Namun jangan khawatir, perjalanan yang melelahkan akan segera terbayar dengan pemandangann yang di suguhkan. Anda akan menjumpai sungai purba dengan batuan yang tersusun rapi dengan semilir angin yang akan menyejuk kan dan menghilangkan keringat serta lelah anda.

Saat anda memasuki Goa, udara semakin sejuk karena di beberapa sisi terlihat tetesan air dari atap Goa. Seperti Goa karst pada umumnya, di Goa Kare juga terdapat stalaktit dan stalakmit yang menjadi ornament di dalam Goa.

Top