Category: Situbondo

5 Destinasi Wisata Eksotis dan Menarik Di Situbondo

Situbondo adalah sebuah daerah di Jawa Timur, Daerah ini terletak di daerah pesisir utara pulau Jawa, di kawasan Tapal Kuda dan dikelilingi oleh perkebunan tebu, tembakau, hutan lindung Baluran dan lokasi usaha perikanan. Dengan letaknya yang strategis, di tengah jalur transportasi darat Jawa-Bali, kegiatan perekonomiannya tampak aktif.  Situbondo mempunyai pelabuhan Panarukan yang terkenal sebagai ujung timur dari Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan di pulau Jawa yang dibangun oleh Daendels pada era kolonial Belanda. Situbondo sendiri mempunyai tempat wisata dengan pemandangan yang sangat indah. Dengan luas 163.850 hektar, Kabupaten Situbondo memiliki beberapa tempat wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi, berikut adalah tempat tersebut.

  1. Air Terjun Setancak

Air Terjun ini terletak di desa Mojosari, kecamatan Asembagus. Berjarak tempuh sekitar 3- 4 jam dari kota Situbondo.  Untuk mencapai obyek wisata ini harus melakukan perjalanan  sejauh 5 km  dengan kendaraan roda empat pribadi, atau dengan kendaraan roda dua, dan selanjutnya sekitar ± 2 km  berjalan kaki. Nama Air Terjun Setancak diambil dari kata daerah setempat yaitu kata ‘Tancak’ (dalam bahasa Madura) yang artinya adalah air yang memancar.  Hal ini menggambarkan asal muasal terbentuknya air terjun Setancak yang keluar dari dalam tanah secara tiba-tiba. Air terjun ini dipercaya sebagai tempat mandi para angsa di masa lampau.

Dengan ketinggian sekitar 8M dan lebar 10 M, memiliki debit alir 80 liter/detik. Air terjun Setancak memiliki pesona tersendiri untuk dikunjungi. Selain pemandangan air terjun, ditempat ini, akan disuguhi dengan pemandangan menarik lainnya, yaitu populasi burung Walet disamping air terjun. Konon air terjun Setancak ini merupakan tempat pemandian  burung-burung walet. Kejadian menarik ini dapat disaksikan pada pukul 06.00 WIB ( pagi ) dan pada pukul 17.00  WIB, sore menjelang malam.

  1. Padang Rumput Sikasur

Sikasur, adalah sebuah hamparan padang rumput hijau dan asri yang terletak di Situbondo. Padang rumput Sikasur terletak di antara Gunung Hyan atau lebih dikenal dengan Argopuro dan Puncak Rengganis, tepatnya berada di desa Baderan, kecamatan Sumbermalang, sekitar 18 Km arah selatan dari Besuki. Saat mengunjungi padang rumput Sikasur, akan ditemukan danau bernama Sitanjung yang akan menambah keeksotisan padang rumput ini secara nyata.

Sikasur sangat bagus untuk dijadikan camp, karena terdapat sungai kecil yang mengalir jernih dihiasi tumbuhan Selada air (penduduk setempat menyebutnya Arnong). Di Sikasur ini juga terdapat bekas lapangan terbang yang dibuat oleh A.J.M Ledeboer pada tahun 1940-an. Lapangan terbang tersebut, konon digunakan untuk kegiatan pembudidayaan rusa yang didatangkan dari luar, sisa-sisa populasi masih ada tetapi semakin berkurang.

  1. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran terletak di Kabupaten Situbondo, tepatnya berada di desa Wongsorejo, Kecamatan Banyuputih. Lokasi Baluran memang agak terisolasi dari pusat keramaian, mengingat tempatnya memang sangat terpencil. Jarak Dari jalan raya ke lokasi adalah 12 km. Jarak  Denpasar Ke Taman Nasional Baluran kurang lebih 159 km. Sedangkan jarak Banyuwangi ke Baluran adalah 60 km. Ketika sudah sampai di pintu masuk, pengunjung dapat membeli tiket dan melanjutkan perjalanan sejauh 12 km untuk menuju pusat lokasi wisata.

Taman Nasional Baluran adalah sebuah padang rumput yang sangat luas yang di dalam nya terdapat berbagai satwa lindung seperti macan tutul, Anjing hutan, Kijang, Rusa, Burung merak, Sapi, Kerbau, beragam jenis burung dan satwa unik lainnya. Adanya hewan hewan yang berkeliaran di padang rumput Savana menjadikan suasananya mirip seperti di Afrika. Taman Nasional Baluran atau yang disebut juga dengan nama Savana Bekol adalah salah satu Savana yang dimiliki Indonesia.  Dan daerah lain yang juga memiliki Savana adalah Nusa Tenggara Timur. Meskipun lokasi Taman Nasional Baluran berada di pelosok, wisatawan yang berkunjung tidak pernah sepi. Rata rata 100 wisatawan datang setiap harinya. Jumlah tersebut umumnya meningkat ketika hari libur. Wisatawan diperbolehkan melintas di tengah padang savana ini untuk melihat berbagai aneka satwa yang ada dan menikmati indahnya pemandangan dari berbagai penjuru. Akses jalan yang melintas di tengah padang savana ini berujung di sebuah Pantai yang bernama Pantai Bama.

Kawasan Taman Nasional Baluran mempunyai iklim yang masih normal, yaitu berkisar antara 27ºC – 30º C. Sedangkan untuk tingkat kelembapan udaranya mencapai 77%. Besarnya tingkat Kelembaban udara tersebut di pengaruhi oleh hembusan angin tenggara. Di pusat lokasi wisata Taman Nasional Baluran juga telah disediakan tempat khusus bagi mereka yang ingin Camping. Di area camping terdapat fasilitas kamar mandi dan meskipun tempatnya gersang, untuk mendapatkan air bersih tidaklah sulit. Selain hanya menikmati pemandangan yang ada, wisatawan juga dapat melakukan aktivitas seru sekaligus menantang seperti Hiking, Trecking, Birdcatching, Wildlife Observation.

  1. Pantai Pasir Putih Situbondo

Pantai Pasir Putih Situbondo terletak di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kab. Situbondo, Jawa Timur. Dengan bentuknya yang melengkung serta hutan kehijauan di tepian, pantai ini menyuguhkan sebuah lanskap indah. Barisan pepohonan Cemara Udang, kelapa, serta deretan pepohonan jati memberikan udara sejuk dan menghadirkan ketenangan di kawasan pantai tersebut.Air laut yang sungguh tenang, nyaris tak berombak adalah pesonanya. Anda dapat menemukan petualangan bawah laut yang mengasyikkan di sana. Pantai Pasir Putih di Situbondo memiliki topografi unik dengan bentuknya yang melengkung ke arah laut. Pada arah utara dari pantai ini, terhampar laut biru Selat Madura.

Pada bagian hutan di pantai ini, Anda dapat melihat sejumlah satwa berkeliaran di pepohonan. Salah satunya adalah kera hitam, satwa yang kerapkali berebutan makanan di jalan masuk Pantai Pasir Putih. Suara kicauan burung juga terdengar sepanjang hari. Keberadaan hutan ini adalah salah satu pesona unik yang dimiliki Pantai Pasir Putih tersebut.

Ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan di kawasan wisata Pantai Pasir Putih Situbondo, mulai dari berenang, berkano, berlayar, memancing, cross ATV, hingga menyelam (snorkel). Tetapi sebelum masuk, Anda perlu membayar tiket masuk Pantai Pasir Putih sebesar Rp 6 ribu per orang, belum termasuk parkir kendaraan. Di kawasan Pantai Pasir Putih Situbondo juga sering diselenggarakan aneka hiburan maupun lomba, seperti konser musik, lomba memancing, lomba selancar, dan lomba perahu nelayan. Khusus di bulan Oktober, diselenggarakan upacara Petik Laut oleh masyarakat nelayan lokal. Upacara Petik Laut bertujuan untuk memohon berkah Tuhan dari hasil laut yang mereka dapatkan. Pada saat upacara ini, lazimnya ada pertunjukan musik Gandrung yang merupakan pertunjukan musik tradisional yang populer di wilayah tersebut.

  1. Arum Jeram Samir

Wisata Sungai Samir Rafting yang terletak di Desa Bantal, Kecamatan Asem Bagus, Kabupaten Situbondo. Arum jeram samir memiliki jarak tempuh kurang lebih 9 km dengan pilihan tingkat kesulitan yang berbeda-beda, aliran sungai yang digunakan untuk wisata air ini menghubungkan antara dua kabupaten yaitu kabupaten banyuwangi sebagai start dan kabupaten situbondo sebagai finishnya. Sungai Samir di kenal memiliki arus yang cukup liar, dengan pesona alam yang indah serta di sepanjang bibir sungai ditempatkan sejumlah obor yang akan menyinari mereka yang hendak Rafting malam hari. Suasana malam terasa hidup dengan cahaya temaram obor dari bambu yang tampak dari kejauhan ketika wisatawan akan melintasi sungai tersebut.

Selain wisata arum jeram, Samir Rafting juga menawarkan berbagai sarana hiburan bagi pengunjung diantaranya outbond, camping, pemandangan alam yang masih alami seperti tebing berbatu, pegunungan, dan bukit. Selain hal tersebut, di daerah wisata arum jeram ini masih sangat kental akan kebudayan lokal, hal ini terbukti dengan banyaknya rumah warga sekitar yang masih  tergolong sangat tradisional yang disebut dengan “TABING TONGKOK”.

 

Top