Category: Sukabumi

5 Destinasi Wisata Keren Di Sukabumi

Kota Sukabumi terletak di kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango, dengan ketinggian 584 meter dpl, dan suhu udara maksimum 29 derajat celcius. Topografi wilayah Sukabumi yang dikelilingi pegunungan membuat udara di daerah tersebut begitu segar dengan cuaca yang sejuk. berjarak lebih kurang sekitar 120 km dari Kota Jakarta, dan sekitar 100 km dari Kota Bandung, Tempat wisata di Sukabumi ramai dikunjungi oleh warga sekitar Kota Jakarta dan juga Bandung, terutama pada saat hari libur dan juga akhir pekan. Kabupaten sukabumi jawa barat merupakan sebuah kabupaten di tatar pasundan yang mempunyai ibu kota pelabuhan ratu. Sukabumi merupakan kabupaten terluas ke 2 yang ada di pulau jawa setelah kebupaten banyuwangi. Luasnya kabupaten ini menjadikan banyak tempat wisata di Sukabumi dan sekitarnya yang tersembunyi dan belum banyak diketahui oleh banyak wisatawan. Ada banyak tempat wisata yang indah di Kota Sukabumi, terutama wisata alamnya yang memiliki daya tarik tersendiri. Apa saja tempat wisata di Sukabumi? Berikut ini 5 destinasi wisata alam yang bagus di Sukabumi.

  1. Goa Buniayu

Kata buni ayu sendiri diambil dari bahasa Sunda yaitu “Buni” dan “Ayu” yang memiliki arti “Kecantikan yang tersembunyi”. Penulusuran dan pemetaan Gua Buniayu dilakukan untuk pertama kali pada tahun 1982 oleh seorang speleogiwan Indonesia – Dr. R.K.T. Kho, bersama beberapa penelusur berkebangsaan Perancis anggota Federasi De Speleleologie Francaise (FFS) yaitu : George Robert, Arnoult Seveau, Michael Chassier.

Goa Buniayu ini terletak di Desa Kerta Angsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi. Goa Buniayu adalah tempat wisata di Sukabumi dengan karakteristik wisata yang sangat melelahkan. Namun wisata goa terebut memiliki pemandangan yang luar biasa indahnya. Goa Buniayu disebut juga goa yang menyerupai botol karena jalan masuk yang sempit namun akan luas setelah berada didalam goa. Rangkaian indah stalaktit dan stalakmit, sungai dan air terjun yang berada di bawah tanah, serta ornamen alam lainnya akan Anda temui dalam penyusuran goa tersebut.

Goa Buniayu adalah goa yang besar dan dalam, untuk bisa menikmati tantangannya dibutuhkan tenaga yang sehat dan kuat. Medan yang ditempuh tak hanya berupa jalan lurus saja, tapi juga melewati danau lumpur, memanjat tebing, berpegangan pada pinggir tebing, melewati tumpukan batu, dan lain-lain, dengan lama perjalanan dalam goa sekitar 5 jam, tentu akan menguras tenaga anda. Di dalam goa, anda akan menemui pemandangan yang tidak bisa anda temui di permukaan bumi, pastinya akan menjadikan hal ini sebagai pengalaman yang tak terlupakan.

  1. Curug Cirajeg

Curug yang terletak di Dusun Cirajeg, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Sukabumi ini dinamai oleh Komunitas Backpacker Sukabumi pada November 2014 silam. Curug Cirajeg terletak di sekitaran persawahan yang membentang hijau sejauh mata memandang dan membuat Curug Cirajeg terbilang unik dan mengesankan. Warna putih air terjun begitu kontras dengan hijaunya area persawahan, dan bebatuan yang terdapat di dinding air terjun menambah kesan eksotis pada curug ini. Anda akan dibuat terpesona, hamparan sawah yang hijau menjadi bonus pemandangan untuk Anda.

Letaknya yang berada di tengah-tengah sawah. Curug ini tidak memiliki kolam seperti lainnya. Jadi Anda bisa menikmati guyuran air terjun langsung dari atas. Curug Cirajeg juga termasuk dalam air terjun semi permanen, karena saat hujan turun volume air tidak turun terus menerus. Curug Cirajeg meiliki dua turunan aliran air. Curug satu ini masuk dalam kategori jeram, karena memiliki ketinggian yang masih kurang layaknya air terjun pada umumnya. Namun demikian pesona kemegahan Curug Cirajeg tetap jadi primadona bagi para pengunjung. Selain itu curug Cirajeg ini berada di tengah sawah hijau dan batuan dinding air terjun yang hitam tentu menambah cantik pesona air terjun unik ini.

Curug Cirajeg cocok dikunjungi ketika musim hujan, karena pada musim kemarau, air Curug Cirajeg akan kering total. Disarankan untuk mengunjungi Curug Cirajeg di penghujung musim hujan karena ketika puncak musim hujan, airnya akan berwarna kecoklatan dan pematang sawah pun akan cukup sulit untuk dilewati. Tidak akan ditemui tempat berteduh di sekitar Curug Cirajeg bila hujan turun, jadi sebaiknya membawa baju ganti. Untuk mencapai ke tempat ini butuh waktu 1 hingga 2 jam dari Kota Sukabumi. Anda bisa masuk dari Sukabumi Kota menuju ke daerah Sagaranten, tepatnya ke Pasar Purabaya. Dari Pasar Purabaya Anda akan melewati permukiman penduduk, berikutnya melalui area perkebunan yang cukup luas. Jika anda cukup kesulitan bisa menanyakan kepada warga setempat. Anda harus melewati jalan setapak yang cukup sempit. Bahkan Anda juga harus melewati aliran irigasi dengan jembatan dari batang bambu kecil yang cukup ekstrim. Hingga kini belum banyak yang mengetahui keberadaannya meski lambat laun pemandangan indah ini akan segera terungkap.

  1. Geopark Ciletuh Sukabumi

Geopark Ciletuh Sukabumi, Satu Tempat dengan Banyak Tujuan Wisata. Geopark Ciletuh Sukabumi ini adalah salah satu lokasi liburan di Sukabumi yang keren dan patut untuk kalian pertimbangan untuk. Terutama untuk kalian yang ingin berwisata alam dengan banyak tantantan. Geopark Ciletuh Sukabumi atau taman alam batuan tua . Terletak di Kec. Ciemas, Geopark Ciletuh ini adalah tempat wisata alam yang keren di Jawa Barat.

Konon, dulunya tempat ini sebenarnya adalah lautan. Namun sekarang telah terangkat dari bawah laut, membentuk daratan yang kemudian terkenal sebagai Geopark Ciletuh. Bentang alam di Teluk Ciletuh ini memang menarik. Lanskap yang membentang berbentuk menyerupai amfiteater raksasa yang mirip seperti tapal kuda yang menghadap langsung ke arah Samudera Hindia. Tempat wisata di Sukabumi yang masih alami dengan suguhan panorama alam yang memikat, memberikan Anda pemandangan pegunungan, bukit, pantai, hingga bebatuan purba. Di area wisata Geopark Ciletuh ini, terdapat juga sejumlah air terjun, seperti Curug Cimarinjung, Curug Cikanteh, Puncak Manik, dan Curug Ngelay.

Idealnya, ketika kalian mengunjungi Geopark Ciletuh ini akan memerlukan waktu 3-4 hari jika ingin menikmati sebagian besar wisata alam yang ada di geopark. Tapi jika kalian mungkin hanya punya waktu terbatas, kalian masih bisa mengunjungi beberapa lokasi utama di Geopark Ciletuh yang bisa dijangkau dalam waktu satu hari. Misalnya seperti Panenjoan, Pantai Palangpang, Curug Cimarinjung, Curug Awang, Curug Sodong, dan Puncak Darma. Geopark Ciletuh ini memang tempat wisata keren di jawa yang menawarkan pemandangan hamparan batu karang laut serta beberapa air terjun pegunungan yang cantik. Jadi di geopark yang ada di Sukabumi ini kalian bisa menikmati pemandangan alami yang ditawarkan. Lengkap dari gunung, air terjun dan lansekap cantik yang berlatar belakang laut. Anda akan menempuh perjalanan selama 5 jam dari pusat kota Sukabumi untuk dapat sampai di tempat wisata Geopark Ciletuh ini. Dengan mengambil paket wisata yang ada di Geopark Ciletuh, Anda dapat menikmati berbagai pesona indah alam yang mengesankan.

  1. Kampung Ciptagelar

Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar adalah sebuah kampung adat yang mempunyai ciri khas dalam lokasi dan bentuk rumah serta tradisi yang masih dipegang kuat oleh masyarakat pendukungnya. Masyarakat yang tinggal di Kampung Ciptagelar disebut masyarakat kasepuhan. Istilah kasepuhan berasal dari kata sepuh dengan awalan /ka/ dan akhiran /an/. Dalam bahasa Sunda, kata sepuh berarti ‘kolot’ atau ‘tua’ dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan pengertian ini, muncullah istilah kasepuhan, yaitu tempat tinggal para sesepuh. Sebutan kasepuhan ini pun menunjukkan model ‘sistem kepemimpinan’ dari suatu komunitas atau masyarakat yang berasaskan adat kebiasaan para orang tua (sepuh atau kolot). Kasepuhan berarti ‘adat kebiasaan tua’ atau ‘adat kebiasaan nenek moyang’.

Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar merupakan nama baru untuk Kampung Ciptarasa. Artinya sejak tahun 2001, sekitar bulan Juli, Kampung Ciptarasa yang berasal dari Desa Sirnarasa melakukan “hijrah wangsit” ke Desa Sirnaresmi yang berjarak belasan kilometer. Di desa inilah, tepatnya di Kampung Sukamulya, Abah Anom atau Bapa Encup Sucipta sebagai puncak pimpinan kampung adat memberi nama Ciptagelar sebagai tempat pindahnya yang baru. Ciptagelar artinya terbuka atau pasrah. Kepindahan Kampung Ciptarasa ke kampung Ciptagelar lebih disebabkan karena “perintah leluhur” yang disebut wangsit. Wangsit ini diperoleh atau diterima oleh Abah Anom setelah melalui proses ritual beliau yang hasilnya tidak boleh tidak, mesti dilakukan.

Lokasi dari Kampung Ciptagelar ini berada di wilayah Kampung Sukamulya Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Jarak Kampung Ciptagelar dari Desa Sirnaresmi 14 Km, dari kota kecamatan 27 Km, dari pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi 103 Km dan dari Bandung 203 Km ke arah Barat.

  1. Pantai Pelabuhanratu

Kawasan wisata Pelabuhan Ratu adalah salah satu destinasi paling menarik yang dapat Anda kunjungi saat berada di Kabupaten Sukabumi. Karakteristik wisata Pelabuhan Ratu terdapat pada tebing karang yang terjal, ombak lautnya yang besar, serta panorama pantai yang memikat hati. Inilah sebab mengapat salah satu tempat wisata di Sukabumi ini menjadi destinasi yang digemari oleh banyak penikmat perjalanan dari mancanegara. Pantai Palabuhanratu atau lebih dikenal dengan nama Pelabuhanratu merupakan tempat wisata pantai di Sukabumi yang sudah populer ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan sampai ke mancanegara.

Secara administratif, Pelabuhan Ratu adalah sebuah kecamatan yang terhimpun dari sembilan desa dan satu kelurahan. Letak geografinya yang berbatasan langsung dengan perairan lepas Samudera Hindia menyuguhkan Anda sejumlah pesona wisata bahari yang mengagumkan, mulai dari panorama yang indah hingga scuba diving yang berkesan. Dari Jakarta, jarak perjalanan ke Pelabuhan Ratu mencapai sekitar 137 Km dan memakan waktu sekitar 3 – 4 jam perjalanan. Sementara dari Bandung ke Pelabuhan Ratu, berjarak sejauh 153 Km.

Objek wisata pantai di Sukabumi ini selain menyuguhkan keindahan, juga memiliki mitos yang dipercaya oleh masyarakat pantai selatan yakni adanya penguasa laut selatan, Roro Kidul. Pantai Pelabuhanratu memiliki fasilitas penunjang yang sangat lengkap dengan kegiatan wisata yang cukup variatif. Di Palabuhanratu, sedikitnya ada 9 spot untuk surfing, yaitu di Batu Guram, Karang Sari, Samudra Beach, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh sampai Ujung Genteng. Lokasi Pantai Pelabuhanratu berada tepat di Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Berikut ini adalah sejumlah spot dan tempat menarik yang dapat Anda temukan di kawasan wisata Pelabuhan Ratu di Sukabumi; Pantai Pelabuhan Ratu, Scuba Diving di Pelabuhan Ratu, Goa Lalay, Pantai Cimaja, Pantai Karang Hawu, dan Pemandian Air Panas Cisolok.

Top