Category: Sumbawa

5 Destinasi Wisata terbaik Di Sumbawa

Sumbawa, sebuah pulau eksotis yang ada di timur Indonesia. Pulau ini merupakan bagian dari wilayah Nusa Tenggara Barat. Pulau Sumbawa terletak di sebelah timur pulau Lombok. Pulau Sumbawa merupakan pulau yang terdiri dari beberapa kabupaten dan kota yaitu Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Sumbawa Besar, dan Kota Bima. Pulau ini memiliki keeksotisan budaya dan pesona pantai khas daerah timur Indonesia. Dari barat hingga timur pulau ini terbentang keindahan yang benar-benar membuat mata enggan berkedip memandanginya. Berlama-lama di Pulau Sumbawa akan memberikan banyak kesan bagi para wisatawan yang datang ke pulau ini. Pulau yang memiliki luas tiga kali lebih besar dari pulau Lombok ini adalah mahakarya yang dianugerahkan Tuhan untuk negeri Indonesia. Berikut ini beberapa destinasi wisata best dan populer di sumbawa.

  1. Istana Tua Dalam Loka (The Old Palace)

Rumah kuno tersebut terbuat dari kayu yang didirikan pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Jalaluddin Syah III (sekitar tahun 1885 M) tercatat sebagai rumah panggung terbesar di dunia. Terletak di jantung kota Sumbawa Besar tepatnya di Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa, istana ini memiliki luas bangunan 904 meter persegi. Saat ini digunakan/dimanfaatkan sebagai “Museum Daerah Sumbawa” tempat penyimpanan benda-benda sejarah Kabupaten Sumbawa. Istana ini merupakan dua bangunan kembar ditopang atas tiang kayu besar sebanyak 99 buah, sesuai dengan sifat Allah dalam Al – Qur’an (Asma’ul Husna). Di Dalam Loka ini kita dapat melihat ukiran motif khas daerah Samawa, sebagai ornamen pada kayu bangunannya. Miniatur Dalam Loka ini dapat dilihat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Sebelum Dalam Loka dibangun di atas lokasi yang sama pernah dibangun pula beberapa istana kerajaan pendahulu. Diantaranya Istana Bala Balong, Istana Bala Sawo dan Istana Gunung Setia. Istana-istana ini telah lapuk dimakan usia bahkan diantaranya ada yang terbakar habis di makan api. Sebagai gantinya, dibangunlahsebuah istana kerajaan yang cukup besar ukurannya beratap kembar serta dilengkapi dengan berbagai atribut. Istana yang dibangun terakhir ini bernama Dalam Loka. Tidak jauh dari Istana Tua, sekitar 500 meter kearah utara pada tahun 1934 dibangun sebuah istana modern oleh Belanda. Hingga kini istana yang lebih populer disebut Wisma Praja atau Pendopo Kabupaten itu masih berdiri kokoh. Wisma Praja ini sempat menjadi kantor terakhir Sultan Sumbawa, dibagian depannya ada sebuah bangunan bertingkat tiga yang juga sangat unik.

Bangunan ini dikenal dengan ” Bale Jam ” atau rumah lonceng, karena dilantai 3 bagunan ini tergantung lonceng berukuran besar yang khusus didatangkan dari Belanda. Genta ini setiap waktu dibunyikan oleh seorang petugas, sehingga semua warga mengetahui waktu saat itu. Sekarang tidak lagi terdengar suara lonceng, Setelah itu keluarga Sultan Kaharuddin III pindah ke Bala Kuning, ini adalah sebuah rumah besar ber-cat kuning didiami sultan Sumbawa hingga beliau wafat. kompleks Istana Tua Dalam Loka juga menyediakan guide yang akan mendampingi kita selama kunjungan.

  1. Pantai Kencana

Pantai Kencana terletak sekitar 8-11 km, dari Kota Sumbawa Besar, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. pantai ini adalah pantai yang sangat menawan. Bentuk pantai yang melengkung serta masing-masing dikedua ujung lengkungannya memiliki rona sendiri, terutama dibagian kanan lekungannya ada batu karang yang berbentuk alami dengan bolongan yang tiap saat dicium ombak. Dengan panorama alam yang masih sangat alami, pantai ini menjadi tempat yang cocok bagi para pengunjung untuk melepas lelah setelah berkeliling sumbawa. Rute menuju pantai ini hanya ikuti saja Jalan Provinsi ke arah Pelabuhan Poto Tano, nanti anda akan tiba di Pelabuhan Badas. Dari sini anda berjalan lagi sekitar 500 meter ke arah Barat, barulah anda akan menemukan gerbang masuk ke Pantai ini yang berada di sebelah kanan jalan. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar 20 menit dengan kendaraan. Banyak alternatif transportasi yang bisa anda gunakan untuk menuju kesini. Jika ingin lebih hemat, anda dapat naik angkot, ongkosnya sekitar Rp 5.000*) per orang. Alternatif lainnya anda dapat menyewa jasa ojek ataupun dengan naik taksi. Ongkosnya biasa akan ditentukan berdasarkan jarak yang di tempuh.

Disekitar pantai terdapat pepohonan yang hijau dengan hamparan pasir yang indah, ditempat ini Anda dapat menghilangkan rasa penat yang ada serta menyegarkan pikiran Anda yang sudah terlalu jenuh dengan berbagai pekerjaan. Airnya yang jernih dan udara yang segar. Pantai ini juga tidak kalah indahnya dengan tempat-tempat yang lain, disini juga ada berbagai toko jualan suvenir yang dapat dibeli untuk anda bawa pulang sebagai oleh-oleh. Pantai ini mempunyai fasilitas wisata seperti cottage dengan bentuk bangunan khas daerah Sumbawa, selain itu juga ada penginapan di dekat pantai. Selain keindahan hamparan pasir putihnya, pantai kencana juga memiliki pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Snorkling dan Diving, mungkin menjadi pilihan yang tidak bisa dilewatkan para pecinta wisata bawah laut bila berkunjung di pantai ini. Pantai ini juga menjadi pilihan bagi banyak pemancing laut. Dengan keindahan-keindahan yang dimilikinya, pemerintah Sumbawa membangun tempat ini dengan konsep “Nature and Modern”.

Untuk masuk ke kawasan pantai ini anda akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 2.000*) per orang dan Rp 1.000*) untuk parkir motor. Karena merupakan kawasan hotel, fasilitas yang ada pun cukup lengkap. Sepanjang pinggiran pantai terdapat beberapa cottage yang bentuk bangunannya sangat khas dengan Sumbawa, cukup membantu bagi anda yang ingin menginap. Terdapat pula restoran dan beberapa toko souvenir yang bisa anda beli untuk oleh-oleh di rumah nantinya. Tidak hanya itu, di pantai ini pula terdapat kolam renang yang di sekelilingnya dibuat taman lengkap dengan ukiran-ukirannya. Pohon-pohon Palm yang tumbuh di sekitarnya pun semakin membuat sejuk suasana. Pantai Kencana terbilang masih sangat bersih dan alami, hal ini dikarenakan masyarakat sekitar yang selalu menjaga kelestarian pantai, begitu pula dukungan dari para pengunjungnya. Pasirnya yang putih bersih seakan memanjakan mata saat memandangnya, hembusan angin laut yang segar dan pohon-pohon yang tumbuh di sepanjang bibir pantai pun semakin membuat sejuk suasana.

  1. Pulau Moyo

Pulau Moyo merupakan sebuah pulau kecil yang menjadi bagian dari Kabupaten Sumbawa. Pulau ini adalah pulau terpopuler di Pulau Sumbawa. Pulau yang mempunyai luas 350 kilometer persegi ini terletak sekitar 2,5 kilometer di arah utara Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau Moyo adalah pulau yang sepi, kecil, eksotik dan tenang namun memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Pulau Moyo ini sangat terkenal karena alm. Lady Di pernah berkunjung ke pulau ini. Daya tarik yang dimiliki Pulau Moyo antara lain adalah keindahan alam bawah lautnya. Sembari snorkeling atau diving, Anda dapat menikmati keindahan terumbu karang dan ikan­ikan tropis yang cantik. Anda juga dapat menjumpai hiu putih dan ikan pari. Sementara di darat, dua per tiga dari Pulau Moyo merupakan cagar alam yang menjadi habitat kawanan rusa, sapi liar, babi hutan dan burung gosong (megapodius). Saat di Pulau Moyo, sempatkanlah untuk berkunjung ke Air Terjun Mata Jitu. Air terjun yang juga dikenal dengan sebutan Queen Waterfall ini pernah dikunjungi oleh Lady Di. Di Pulau Moyo, sempatkan juga untuk melihat sunset di Pantai Ai Manis yang memiliki hamparan pasir putih nan indah. Untuk menuju Pulau Moyo, Anda dapat menyebrang dengan kapal dari Pantai Kencana dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.

Berkunjung ke pulau ini, kita bisa melihat keindahan alam yang masih alami. Hutan yang indah dan nyaris tak tersentuh, air terjun dan sungai-sungai alami, serta keindahan bawah laut yang tiada habisnya. Selain hiking di hutan, menyusuri sungai dan air terjun, beberapa gua yang dapat dicapai dengan berjalan kaki, bisa menjadi alternatif kegiatan. Salah satunya adalah Gua Ai Manis yang harus dicapai dengan sedikit memanjat tebing. Gua ini tempat bersarangnya ratusan kelelawar. Selain itu, aktivitas lain yang bisa anda lakukan adalah trekking selama dua jam yang bisa dimulai dari Labuan Haji, ke arah Air terjun Brang Rea (Sungai Besar) yang terletak di tengah pulau. Pulau Moyo juga merupakan “surga” bagi pencinta burung. Dari 124 spesies burung yang terdapat di Sumbawa, 86 jenis di antaranya berada di pulau ini. Spesies burung langka juga bisa anda temukan di sini. Diantaranya adalah Kakatua berkepala kuning serta burung Gosong. Disini juga Anda bisa melihat berbagai formasi karang lunak dan keras yang indah. Hampir keseluruhan pulau dikelilingi karang yang masih dalam keadaan baik dan belum rusak.Untuk berlibur ke sini, dibutuhkan ketersediaan waktu dan dana yang cukup lumayan. Namun, bila ada keinginan untuk melihat sebagian kecil keindahan negeri ini, Pulau Moyo adalah salah satu tempat yang patut dikunjungi.

  1. Gili Bola (Bedil) Dan Gili Keramat

Gili Bedil dan Gili Keramat merupakan dua pulau mungil tak berpenghuni yang terletak di sebelah utara Pulau Sumbawa. Secara administratif, termasuk dalam wilayah Desa Labuhan Padi, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, NTB. Dua pulau ini letaknya bersebelahan, dan hanya dipisahkan selat sempit. Untuk menuju ke dua gili yang bersebelahan itu bila Anda masuk Sumbawa lewat Pelabuhan Poto Tano teruskan perjalanan sampai ke Pantai La Percaya diri, Labuhan Padi. Dari Pantai La Percaya diri sewalah glass-bottom boat untuk menyeberang ke Gili Bedil serta Gili Keramat. Rute paling baik untuk meraih gili ini yaitu dengan menuju Mataram, Lombok terlebih dulu. Sesampainya di sana sewalah kendaraan serta menyeberang dari Pelabuhan Kayangan ke Pelabuhan Poto Tano. Sesampainya di Poto Tano sewalah ojek ke Pantai La Pade. Setelah sampai di dermaga anda sudah di sambut oleh lembutnya pasir pantai dari kedua gili yang akan anda kunjungi tersebut

Keindahan alam yang terkandung didalamnya sangat patut untuk anda explore lebih dalam dan dijadikan tempat untuk melepas segala kepenatan yang mengganjal pikiran, kekayaan alamnya yang terhampar luas mulai dari daratan hingga dasar lautan akan memanjakan tubuh anda sehingga segala macam stress yang melanda bisa tersa lebih ringan. Deburan ombak yang berlarian, pasir putih yang menawan, kilauan air laut yang membiru, harmoninya kehidupan ikan dan karang ditambah suasana hening dan tenangnya pulau yang tak berpenghuni adalah pengalaman wajib yang akan anda dapatkan ketika berwisata di Gili Bedil dan Gili Keramat Sumbawa.

Disini anda bisa melakukan beberapa aktifitas laut seperti senorkling dan diving namun berhubung di dua pulau ini belum tersedia tempat untuk menyewa peralatan senorkling maupun diving jadi sebaiknya anda membawa sendiri perlatan­peralatan tersebut.

  1. Pantai Sili dan Maci

Pantai Sili dan Maci adalah Pantai Selancar Terbaik Di Dunia Objek Wisata yang terkenal dengan konsistensi ombaknya. Pantai ini dikenal memiliki gulungan ombak yang besar dan panjang sehingga pantai ini menjadi salah satu tujuan surfing. Kedua pantai ini telah menjadi aset wisata ini memiliki ombak terbaik ke tiga di dunia setelah Hawaii dan Tahiti. Kedua pantai ini dapat ditempuh melalui darat dengan perjalanan kira-kira 6 jam dari Kota Sumbawa Besar atau dengan penerbangan ke Kota Bima ditambah 1 jam dengan kendaraan bermotor. Kedua pantai ini sangat terkenal sebagai tempat berselancar dan setiap tahunnya bersama-sama dengan Kabupaten Dompu mengadakan perlombaan berselancar tingkat Dunia di Pantai Hu’u.

Di perairan Pantai Maci di Kecamatan Tarano yang berjarak sekitar 140 kilometer dari Sumbawa Besar terdapat ombak super barel yang merupakan salah satu dari tiga jenis gelombang di dunia yang cocok untuk olah raga selancar atau surfing. Gelombang tinggi di pantai Maci  ini bisa  digunakan sebagai tempat olah raga surfing atau berselancar, tetapi hanya bisa selama tujuh bulan  yaitu mulai  bulan Mei sampai dengan bulan November, dan puncak  ombaknya yaitu pada bulan Agustus. Untuk sampai ke Pantai Sili dan Maci, Anda harus menempuh perjalanan darat sekitar 6 jam. Saat ini Pantai Sili dan Maci mulai melengkapi diri dengan hotel dan penginapan.

Top