Category: Trenggalek

5 Destinasi Wisata Bagus yang Menarik Dikunjungi Di Trenggalek

Kabupaten Trenggalek adalah masih termasuk dalam wilayah propinsi Jawa Timur, tepatnya terletak disebelah selatan berbatasan langsung dengan Tulungagung dan Ponorogo. Secara geografis, Kabupaten Trenggalek ini memiliki daerah pegunungan serta menyimpan banyak sekali destinasi wisata yang wajib untuk dikunjungi apabila sempat berkunjung ke Kabupaten Trenggalek.

  1. Goa Lowo

Goa Lowo terletak di Desa Watuagung Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek, yang tak begitu jauh dari pusat kota. Objek wisata tersebut sangat terkenal karena merupakan salah satu goa terpanjang se-Asia Tenggara, dengan panjang kurang lebih 2 kilometer. Dari total keseluruhan goa hanya 850 meter yang bisa dinikmati oleh wisatawan. Untuk menyusuri sisanya yang sepanjang 1.150 meter pengunjung harus menyelami sungai bawah tanah sedalam 10 Meter. Saat masuk ke dalam goa, Dinding goa terlihat begitu unik yang terbentuk secara alami. Anda akan takjub dengan ornamen-ornamen seperti stalaktit dan stalakmit yang menawan. Penamaan Lowo untuk gua karena saat pertama kali ditemukan, gua ini menjadi tempat tinggal jutaan kelelewar yang dalam bahasa Jawa disebut lowo. Dan hingga saat ini pun kelelewar masih menjadi penghuni gua ini. Pada tahun 1984 Gua Lowo resmi dibuka menjadi obyek wisata untuk masyarakat umum.

Ketika memasuki mulut goa, pengunjung tidak akan merasakan suasana yang mistis seperti pada goa – goa pada umumnya. Pengunjung malah akan dibuat takjub oleh keindahan dan panorama yang ada di dalam goa. Ruangan yang luas bagaikan aula dengan ketinggian langit – langit goa yang berkisar 20 – 50 meter menjadi pemandangan pertama yang dilihat oleh pengunjung. Lebar dari ruangan ini cukup besar yaitu sekitar 50 meteran dengan bentuk dinding goa yang beraneka ragam.

Untuk menuju lokasi goa ini, aksesnya pun tidak sulit. Ada jalan alternatif yang aman dan juga bagus walaupun anda harus menyusuri hutan jati terlebih dahulu. Untuk fasilitas umumnya, sudah cukup baik. Goa ini dilengkapi area parkir yang cukup luas dan ada badan jalan untuk memudahkan anda menunju goa. Fasilitas pendukung lainnya adalah warung makan, kios, playground, rest area, mushola serta toilet. Anda pun akan disuguhkan pemandangan stalaktit dan stalakmit dalam goa. Biaya masuk ke tempat wisata Goa Lowo cukup murah, yakni sekitar 10 ribuan saja. Lowo dalam bahasa jawa bermakna kelelawar.

  1. Hutan Mangrove Pancer Cengkrong

Lokasi objek wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong ini dekat dengan objek wisata Pantai Prigi. Tepatnya di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur. merupakan area hutan mangrove atau hutan bakau yang dikembangkan di pesisir selatan kabupaten Trenggalek. Kawasan ini dibangun atas dasar inisiatif dari masyarakat sekitar yang peduli dengan alam khususnya di daerah muara sungai. Penanaman pohon bakau dilakukan secara bertahap di sekitar kawasan tersebut. Beberapa tahun kemudian, tanaman bakau yang ditanam tumbuh dengan lebat dan berhasil membentuk area hutan bakau. Spesies tanaman bakau yang ditanam di tempat ini antara lain Sonneratia alba, Rhizophora apiculata, Ceriops tagal, Avicennia alba, Excoecaria agallocha, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Bruguiera sexangula dan Xylocarpus moluccensis.

Objek wisata tersebut menawarkan keindahan hutan serta sebuah jembatan yang menjadi daya tarik wisatawan yang ingin menikmati panorama dengan berfoto mengabadikan momen tersebut. Selain menikmati  Pesona Alam Hutan Mangrove Pancer Cengkrong wisatawan yang berkunjung di lokasi tersebut seringkali dijadikan sebagai tempat berfoto selfie bersama teman atau pasangannya. Wisatawan yang datang diberi kesempatan untuk berkeliling kawasan mangrove dengan melewati jembatan kayu yang memiliki nama nyentrik yaitu Jembatan Galau. Tapi bukan rasa galau yang traveler dapatkan selama melintasi jembatan ini akan tetapi rasa kagum dan bahagia karena melihat pemandangan sekitar yang penuh dengan pepohonan bakau yang hijau menyejukkan mata.

Pada satu sisi, Anda akan menemukan sungai Kalisongo yang membelah kawasan hutan mangrove. Sungai ini bermuara di Pantai Cengkrongan yang terletak tidak jauh dari kawasan hutan ini. Anda juga bisa mengelilingi lebatnya hutan mangrove dengan naik perahu. Satu orang harus membayar Rp.10 ribu untuk menikmati jasa ini. Untuk itu di setiap sudut jembatan disediakan gazebo untuk wisatawan berteduh sambil beristirahat. Kawasan hutan mangrove ini selain untuk wisata juga cocok untuk kawasan edukasi, sebab pohon bakau yang tumbuh di sana bukan berasal dari satu spesies saja melainkan ada beberapa jenis yang dibudidayakan.Tiket masuk objek wisata Hutan Mangrove Pancer Cengkrong ini sekitar Rp. 4.000,- per orang.

  1. Bukit Banyon

Bukit Banyon terletak di Gandusari, desa Widoro, Pacitan. Akses menuju bukit Banyon dari pusat kota arahkan kendaraan anda ke arah selatan dengan jarak tempuh 15km dari pusat kota Trenggalek memakan waktu -+ 15 menit perjalanan dengan asumsi 50km/jam. Bukit Banyon adalah bukit kekinian orang trenggalek yang bisa untuk menikmati sunrise atau sunset dan pemandangan negeri diatas awan dari Bukit Banyon ini. Bukit Banyon merupakan salah satu wisata puncak yang ada di Trenggalek. Anda dapat menikmati indahnya hamparan sawah dan pemukiman penduduk dari ketinggian. Bila berkunjung pada pagi hari dapat menikmati keindahaan matahari terbit, sedangkan pada sore dapat melihat indahnya matahari terbenam.

Dari atas ketinggian 1.175 meter , kita bisa menikmati eksotisme hamparan awan putih yang menyelimuti perkampungan dan gugusan-gugusan pegunungan yang ada di wilayah Trenggalek. Berada di kawasan ini , seakan  berada di negeri atas awan. Tak hanya keindahan lautan awan , lokasi ini juga menyaksikan sensasi lain, karena pegunjung bisa secara langsung menikmati terbitnya sang surya dari ufuk timur . Matahari terbit atau sunrise bisa akan muncul dari sela-sela barisan pegunungan, sekitar pukul setengah enam pagi. Momen indah ini banyak di abadikan oleh beberapa pengunjung dengan menggunakan kamera ponsel. Selain dua keindahan alam tadi , salah satu puncak gunung di Trenggalek ini juga memberikan sajian yang menakjubkan pada sore hari, yakni matahari tenggelam atau sunset. Sunset di bukit banyon bisa disaksikan sekitar pukul setengah enam petang .

  1. Pantai Pelang

Pantai Pelang berada di Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kab. Trenggalek dengan luas pantai 10 ha dan panjang 2 km. Karakteristik Pantai Pelang adalah lebar dan panjang dengan ombak yang besar dan angin yang cukup kencang yang mengundang sensasi untuk aktivits berenang/ bermain (dalam pengawasan). Di kawasan pantai ini juga terdapat air terjun dengan ketinggian 25 meter yang dapat untuk mandi dan membuat awet muda, terdapat bukit yang dapat untuk melihat panorama laut lepas dan goa di bawah bukit karang dengan kedalaman ±500 meter. Hamparan pasir putih yang luas, air yang jernih, dan perbukitan hijau yang menyegarkan tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Jarak tempuh ke Pantai Pelang dari kota Trenggalek 57 km. Melalui jalan beraspal dengan kondisi baik dan sebagian sedang. Pencapaian dari arah kota Trenggalek ke arah barat daya melalui Karangan, Suruh, Dongko, Panggul. Transportasi (sepeda motor, mobil, minibus dan bus dapat sampai lokasi). MPU jurusan Trenggalek – Dongko – Panggul – dengan kode U atau minibus jurusan Trenggalek – Pacitan lewat Panggul – Lorok atau travel Paradimas dan travel Argopuro trayek Panggul – Surabaya PP lewat Trenggalek.

Untuk menikmati keindahan panorama laut Pantai Pelang, pengunjung dapat naik ke puncak bukit dekat pantai yang telah dilengkapi dengan gardu pandang. Fasilitas yang tersedia di Pantai Pelang berupa penginapan, warung dan kios, area kemah, parkir, toilet dan taman bermain anak-anak. Tiket masuk menuju lokasi wisata Pantai Pelang ini sekitar Rp. 8.000,- per orang.

  1. Curug Kembar Watulimo Trenggalek

Salah satu curug atau air terjun yang ada di Trenggalek dengan pemandangan bagus lainnya yaitu Curug Kembar yang berada di desa Slawe, Watulimo, Trenggalek. Pemandangan dua buah air terjun yang ada pada satu lokasi ini merupakan salah satu tempat wisata yang belum banyak terjamah oleh banyak orang. Meskipun masih tergolong baru, air terjun ini menawarkan pemandangan yang indah dengan adanya dua buah air terjun yang memiliki tinggi 15 hingga 20 meter. Tinggi air terjun yang pertama kurang lebih 10 meter dan yang kedua kurang lebih ada 20 meter sebab memiliki 15 tingkatan. Berasal dari dua aliran sungai yang berbeda tentunya dan menyatu dibawah dari aliran air terjun tersebut. Disini kita bisa bermain air atau merasakan sensasi jatuhnya air dari ketinggian yang lumayan aman sebab kolam airnya tidak begitu dalam. Disekelilingnya diapit oleh bukit yang cukup hijau. Air terjun ini juga dikelilingi dengan pepohonan yang cukup lebat sehingga menambah sejuk dan asri pemandangan sekitar. Air terjun Kembar atau Curug Kembar ini bisa menjadi salah satu wisata Trenggalek pilihan wisatawan yang ingin menikmati wisata dengan suasana yang sejuk dan damai.

Air terjun kembar ini berada di cekungan bukit sehingga jika kita ingin sampai ke lokasi kita harus menuruni bukit yang lumayan curam dengan kemiringan yang lumayan pula. Sedikit menguras tenaga tentunya tetapi setelah sampai lokasi dijamin lelah kita saat menuruni bukit akan terhapus dengan kesejukan serta keindahan air terjun kembar ini. Selain sejuknya udara kita juga disuguhi celotehan burung-burung kecil serta nyanyian khas tonggeret yang saling sahut-sahutan.

Top