Category: Wonogiri

5 Destinasi Wisata yang Wajib dikunjungi di Wonogiri

Wonogiri merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Wonogiri memiliki julukan kota Gaplek. Secara geografis, Kabupaten Wonogiri berada di tenggara jawa Tengah. diketahui bahwa total keseluruhan penduduk Wonogiri ada sekitar 1,5 juta jiwa, dengan luas wilayah 1.822,37 km². Adapun ibukota Kabupatennya adalah kecamatan Wonogiri. Selain berbatasan dengan daerah yang kaya akan destinasi wisata seperti Solo, Wonogiri juga bersebelahan wilayah dengan Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Gunung Kidul. Berbatasan dengan daerah-daerah tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi berbagai daerah di Wonogiri terutama akses ke tempat wisata. Selain di dominasi oleh wisata pantai, Kabupaten Wonogiri juga menyimpan potensi wisata yang tak kalah indah dan menariknya. Berikut destinasi wisata yang ada di wonogiri.

  1. Pantai Banyutowo

Pantai Banyutowo terletak di Desa Gudangharjo Kecamatan Paranggupito Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Untuk perjalanan darat biasanya diperlukan 4 jam dari pusat Kota Wonogiri.Keistimewahan Pantai Banyutowo terletak pada airnya yang tidak asin. Maklum saja, Pantai Banyutowo merupakan tempat pertemuan antara air sungai dan air laut. Air tawar bersumber dari air bawah tanah yang bermuara di tepi pantai. Asal muasal nama Banyutowo tidak lain mengambil dari ujaran bahasa Jawa yang berarti “air tawar”.

Kondisi pantai memang sesuai dengan deskripsi nama tersebut.  Pemandangan pantainya semakin mempesona manakala wisatawan dapat melihat air tawar yang jatuh dari bebatuan karang tepat di bibir pantai. Dari kejauhan tampak terlihat warna bening air serupa siluet putih diantara birunya laut. Di tambah hamparan karst yang terbentang sepanjang pantai menjadikan Pantai Banyutowo jadi salah satu destinasi wajib saat berkunjung ke Wonogiri. Pemandangan di Pantai banyutowo mampu memanjakan mata karena keeksotisannya. Karena pemandangan inilah yang menjadikan Pantai Banyutowo sebagai wisata di Wonogiri yang wajib Anda kunjungi.

  1. Pantai Nampu

Pantai nampu berada  di Desa Dringo, Kelurahan Gunturharjo, Kecamatan Paranggupito atau sekitar 70 km dari pusat kota Wonogiri. Dapat diakses dari solo dengan memakan waktu sekitar 3 jam dan bisa juga diakses dari Kota Pacitan. Pantai ini memiliki garis pantai yang cukup panjang dan pasir putih yang landai disertai deburan ombak yg menggelegar khas pantai selatan. Namun ada sedikit keunikan dari pantai ini, bisa di bilang sih satu nama tapi terdiri dari 3 pantai. Karena pantai ini memiliki tiga bagian yang terpisah oleh bukit. Namun yang lebih mudah diakses adalah pantai yang utama. Karena hanya perlu berjalan kaki menuruni bukit lewat tangga yang telah tersedia. Untuk mencapai pantai lannya, kamu perlu sedikit treking menyusuri jalan setapak bukit.

Tempat Wisata di Kabupaten Wonogiri ini menawarkan pemandangan pasir putih dan batu karang yang sangat indah. Pantai ini terbilang masih asri dan masih belum banyak terjamah manusia. Udara pantainya yang segar dan bersih menjadi daya tarik tersendiri. Untuk harga tiket masuk ke Pantai Nampu sangat murah yaitu Rp 2000.

  1. Air Terjun Setren Girimanik

Air terjun ini terletak di Desa Setren, Kecamatan Slogohimo Wonogiri Jawa Tengah. Di lokasi wisata air terjun ini ada tiga buah air terjun dalam satu area. Ketiga air terjun ini memiliki nama yang sendiri-sendiri Ketiga air terjun tersebut adalah Air Terjun Manik Moyo, Air Terjun Condromoyo dan Air Terjun Tinjo Moyo. Ketinggian air terjun ini berbeda-beda, perinciannya adalah sebagai berikut. Air Terjun Manik Moyo memiliki ketinggian 70 meter, sedangkan Air terjun Condromoyo dan Tinjomoyo setinggi sekitar 30 meter. Selain air terjun, di kawasan ini juga anda dapat menikmati agrowisata berupa buah durian. Kecamatan Slogohimo merupakan salah satu kecamatan yang sangat potensial untuk dikembangkan tanaman durian. Setiap tahun, di Setren dilangsungkan upacara adat Susuk Wangan, yakni upacara syukur dari warga Setren atas hasil bumi yang diraih.  Saat upacara susuk wangan itu, pengunjung  bisa melihat ratusan ayam panggang yang dipersembahkan oleh para petani kepada Sang Khalik.

Berjarak sekitar 35 km dari pusat kota Wonogiri ke arah timur menuju Ponorogo.  Dari kota Wonogiri perjalanan di arahkan ke Slogohimo ke arah utara, sekitar 10 km dengan jalan yang menanjak hingga pintu masuk air terjun.  Selanjutnya dari pintu masuk perjalanan diteruskan ke Bumi Perkemahan. Untuk menuju Air Terjun Manikmoyo diperlukan waktu sekitar 5 menit dari lokasi perkemahan.  Sedangkan untuk ke Air Terjun Tejomoyo diperlukan waktu 30 menit dari bumi perkemahan  dengan mengambil arah jalan lain menuruni lembah.  Dan untuk ke air terjun yang ketiga Condromoyo, dari jalur kedatangan tepat di persimpangan antara bumi perkemahan dan Air Terjun Tejomoyo mengambil jalan ke arah kanan.  Waktu yang diperlukan ke air terjun ketiga ini sekitar 15 menit. Tiket masuk adalah Rp 5000 per orang.  Biaya parkir adalah Rp 2000 untuk kendaraan roda dua.

  1. Goa Putri Kencono

Goa Putri Kencono terletak di desa Wonodadi, kecamatan Pracimantoro, Wonogiri atau sekitar 40 kilometer dari kota Wonogiri. Dari kecamatan Pracimantoro jaraknya sekitar 8 kilometer. Para wisatawan bisa memakai transportasi pribadi seperti mobil yang bisa dirental di kota Wonogiri atau motor. Perjalanan menuju Goa Putri Kencono diiringi panorama alam yang hijau penuh keteduhan. Dengan biaya masuk sekitar Rp5000 wisatawan bisa menikmati beningnya suasana Goa Putri Kencono.

Goa Putri Kencono menampilkan pemandangan yang sangat indah berupa stalaktit dan stalakmit yang terdapat di sepanjang gua. Luas Goa Putri Kencono mencapai 1000 meter persegi sehingga memungkinkan wisatawan bisa leluasa menikma seluruh isi gua. Warna dan kilauan yang terpantul dari stalaktit dan stalakmit memberikan aura tersendiri bagi para wisatawan. Warna yang mendominasi Goa Putri Kencono adalah putih dan keemasan sebagaimana gua itu terbentuk dari bebatuan kapur yang terdapat di kawasan tersebut. Berada dalam Goa Putri Kencono memberikan suasana damai dan ketenangan yang khas bagi para wisatawan.

Bentuk stalaktit dan stalakmit di Goa Putri Kencono begitu beragam. Mulai dari berbentuk candi, gapura hingga taring binatang buas. Pemandangan seperti itu membuat para wisatawan selintas membayangkan bahwa Goa Putri Kencono adalah tempat semedi para resi di masa lalu.

  1. Bukit Cumbri

Bukit Cumbri merupakan sebuah bukit indah yang terletak di perbatasan Wonogiri dan Ponorogo. Lebih tepatnya di Ds. Pager Ukir, Kec. Sampung, Kab. Ponorogo dan di Ds. Biting, Kec. Purwantoro, Wonogiri. Bukit ini memiliki ketinggian sekitar 638 mdpl. Bukit cumbri memiliki sejarah yang cukup unik, menurut cerita, dahulu di bukit cumbri dihuni oleh seekor burung besar bernama “burung beri” atau biasa disebut dalam bahasa jawa “cok-bri” dan “manuk beri”. Burung beri sering memangsa hewan-hewan ternak warga sekitar, seperti sapi-sapi penduduk yang sering digunakan untuk membajak sawah, karena kesal, akhirnya warga sekitar mengumpulkan tikus-tikus yang akan digunakan untuk mengusir burung tersebut. Hingga lalu keesokan harinya, bulu-bulu dari burung cumbri tersebut rontok karena digerogoti oleh tikus-tikus warga, saat burung beri mencoba untuk terbang, ia terjatuh dari puncak bukit karena tidak memiliki bulu, hingga akhirnya burung beri mati, oleh karena itu bukit ini dinamakan bukit cumbri.

Bukit Cumbri menawarkan keindahan alam yang amat mempesona. Perbukitan yang mungil namun bisa menjadi spot yang super nyaman menjadi view utama dari tempat wisata ini. Di puncak Cumbri ini setiap pasang mata akan dimanjakan oleh indahnya lukisan Tuhan ditemani dengan angin gunung yang semilir. Tak heran jika bukit ini banyak dijadikan tujuan wisata bagi kawula muda. Terlebih jika bisa mengunjungi wisata ini bersama komunitas backpaker atau mengajak banyak teman, tentunya akan menambah cerita seru yang tak terlupakan. Di puncak Cumbri Ponorogo ini terdapat 2 puncak. Puncak kanan lebih tinggi dibandingkan puncak yang kiri. Karena kanan kiri bukit ini sangat curam, jadi sangat disarankan untuk ekstra hati-hati selama pendakian. Bagi anda yang sudah terbiasa melakukan aksi hiking, maka mendaki bukit ini tidak akan menjadi masalah. Nah bagi anda yang masih pemula, bukit Cumbri ini memang sangat cocok sebagai ajang latihan hiking.

Bukit Cumbri memiliki susunan batuan yang mana salah satu bagian batuan tersebut lebih tinggi dari batuan yang lain. Dari ketinggian inilah kita bisa menikmati view bukit-bukit yang lain. Yang jelas, pemandangan yang disuguhkan di bukit ini sangat keren dan mempesona. Jika anda berada disini pada pagi hari anda akan menemui awan berterbangan di depan mata anda. Inilah mengapa bukit Cumbri juga disebut-sebut sebagai negeri diatas awan. Memiliki ketinggian 638 mdpl, biasanya wisatawan yang ingin mendaki akan melalui jalur di kecamatan purwantoro, wonogiri.

Top